Pemindahan Ibu Kota Negara
Ahok hingga Menristik Masuk Bursa Calon Pemimpin Ibu Kota Baru
Ibu Kota Negara (IKN) setera provinsi. Sejumlah nama meramaikan bursa kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/180122-IKN.jpg)
Tumiyana tak hanya bisnis peternakan sapi. Dirinya juga menggeluti bisnis beras. Ia mengaku tak terlalu ebrani bermain saham karena fluktuktuasinya yang tinggi.
Sementara itu, dirinya memiliki tanggungan kegiatan rutin di kantor. Dengan demikian, ia memilih bisnis yang bisa ia lepas seperti ternak sapi.
Bermain di sektor riil tak membuat Pak Tum, sapaan akrabnya, mengategorikan diri sebagai investor konservatif. Tumiyana mengaku ia termasuk kategori investor agresif lantaran selalu memiliki leverage diri yang tinggi.
Ibu Kota Nusantara
Diberitakan sebelumnya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa hari ini mengungkapkan, ibu kota baru akan diberi nama Nusantara.
Nama Nusantara dipilih karena istilah tersebut sudah dikenal sejak lama dan ikonik di dunia internasional.
"Ini saya baru mendapatkan konfirmasi dan perintah lagsung dari Bapak Presiden yaitu pada hari Jumat. Jadi sekarang hari Senin, hari Jumat lalu, dan beliau mengatakan ibu kota negara ini Nusantara," kata Suharso dalam rapat Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) DPR dengan pemerintah di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (17/1/2022). (Tribunnews)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul PROFIL 4 Calon Pemimpin Ibu Kota Baru: Eks Gubernur, Eks Bupati, Dekan UI hingga Pengusaha Sapi