Copa del Rey
Debut Alvaro Arbeloa, Real Madrid Tereliminasi dari Copa Del Rey usai Dikalahkan Albacete
Real Madridkalah 2-3 dari Albacete pada babak 16 besar di Estadio Carlos Belmonte pada Rabu (14/1/2026) waktu setempat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ekspresi-Alvaro-Arbeloa-melihat-timnya-bermain.jpg)
Ringkasan Berita:
- Real Madrid tersingkir dramatis dari Copa del Rey setelah kalah 2-3 dari klub kasta kedua, Albacete
- Gol Madrid dicetak Mastantuono dan Gonzalo
- Kekalahan ini memupus harapan treble winner dan menimbulkan spekulasi soal masa depan pelatih Alvaro Arbeloa
TRIBUNGORONTALO.COM – Real Madrid harus angkat koper lebih cepat dari ajang Copa del Rey.
Klub berjuluk Los Blancos tersebut kalah 2-3 dari Albacete pada babak 16 besar di Estadio Carlos Belmonte, Rabu (14/1/2026) waktu setempat atau Kamis (15/1/2026) Wita.
Pertandingan yang digelar di Estadio Carlos Belmonte berlangsung sengit.
Kabut tebal menyelimuti stadion pada menit-menit awal sehingga kedua tim kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Hanya dua tembakan jarak jauh dari Fede Valverde yang sempat mengancam gawang Albacete.
Kebuntuan pecah menjelang turun minum. Albacete membuka keunggulan lewat sundulan Javi Villar pada menit ke-43 setelah memanfaatkan situasi sepak pojok. Namun Real Madrid segera membalas di masa tambahan waktu babak pertama.
Arda Guler mengeksekusi sepak pojok, Huijsen menyundul bola, dan Mastantuono memanfaatkan bola rebound setelah penyelamatan gemilang kiper Raul Lizoain untuk menyamakan kedudukan 1-1.
Memasuki babak kedua, dominasi Real Madrid meningkat. Mereka nyaris berbalik unggul melalui situasi bola mati.
Pada menit ke-68, Arda Guler mengeksekusi tendangan bebas dan sundulan Gonzalo hanya melenceng tipis dari gawang.
Madrid terus menekan, bahkan memberi kesempatan debut bagi Cesar Palacios dan Manuel Angel. Namun justru Albacete yang kembali unggul.
Pada menit ke-82, Jefte mencetak gol kedua tim tuan rumah, mengubah skor menjadi 2-1.
Drama berlanjut di masa tambahan waktu. Serangkaian sepak pojok Madrid akhirnya berbuah hasil.
Arda Guler kembali mengirim bola ke kotak penalti, dan kali ini Gonzalo berhasil menuntaskannya dengan sundulan indah untuk menyamakan skor 2-2.
Saat semua pihak mengira laga akan berlanjut ke perpanjangan waktu, Albacete memberikan kejutan besar. Di detik terakhir pertandingan, Jefte kembali mencetak gol dan memastikan kemenangan 3-2 bagi tim tuan rumah.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Real Madrid.
Betapa tidak, Albacete hanyalah klub kasta kedua di Spanyol, tepatnya bermain di kompetisi La Liga 2 (Segunda Division).
Albacete berada satu tingkat di bawah kompetisi yang dihuni Real Madrid dan Barcelona. Namun, perbedaan itu tak membuat Albacete kehilangan determinasi.
Mereka membuktikan bahwa permainan kolektif mampu menyingkirkan nama besar.
Dari sisi Madrid, tersingkirnya Los Blancos dari Copa Del Rey memupuskan harapan klub meraih treble winner musim ini.
Selain itu, kekalahan dari Albacete menjadikan debut buruk bagi Alvaro Arbeloa yang baru saja menggantikan Xabi Alonso.
Selepas pertandingan, Arbeloa menyatakan kekecewaannya terhadap hasil yang diperoleh Los Blancos.
"Kita semua pulang dengan perasaan terluka, kita harus bangkit dan bersiap untuk pertandingan hari Sabtu," ujar Arbeloa seperti dilansir TribunGorontalo.com dari situs resmi Real Madrid, Kamis (15/1/2026).
Real Madrid kini harus memutar otak, apakah tetap mempercayakan Arbeloa atau mencari pelatih sarat pengalaman.
Real Madrid beberapa waktu lalu erat dikaitkan dengan Jurgen Klopp sepeninggalan Xabi Alonso.
Klopp saat ini sedang menganggur usai mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih kepala Liverpool FC pada akhir musim 2024.
Baca juga: Xabi Alonso Mengundurkan Diri, Ini Sosok Pelatih Baru Real Madrid
Rating Pemain Real Madrid
Andriy Lunin – 6
Kiper asal Ukraina ini sebenarnya tidak sepenuhnya bersalah atas kekalahan. Namun, ia tampak bisa berbuat lebih baik pada gol kedua dan ketiga Albacete.
David Jimenez – 6
Dipercaya Arbeloa tampil sejak awal, tetapi pengalaman minim di level tertinggi membuatnya sering menjadi sasaran serangan lawan.
Raul Asencio – 6
Menunjukkan permainan yang cukup solid, meski tidak terlalu menonjol.
Dean Huijsen – 5.5
Bek muda ini terlihat jauh dari performa terbaiknya di awal musim. Ia masih berbahaya saat menyerang lewat bola mati, tetapi di lini belakang tampak ragu-ragu.
Fran Garcia – 6
Berusaha keras, namun kontribusinya tidak terlalu efektif.
Fede Valverde – 6
Kembali dimainkan di lini tengah, tetapi tampil mengecewakan. Saat ini, ia justru lebih cocok dimainkan sebagai bek kanan.
Jorge Cestero – 6.5
Gelandang muda ini menunjukkan potensi menjanjikan dengan permainan yang cukup berani.
Arda Guler – 6.5
Memberikan assist untuk gol kedua Madrid, tetapi performanya masih jauh dari level terbaik yang diharapkan.
Franco Mastantuono – 6.5
Mencetak gol menjelang turun minum, namun secara keseluruhan penampilannya kurang efektif meski tetap bekerja keras.
Gonzalo Garcia – 6.5
Sulit ditemukan rekan setimnya di lapangan, tetapi ketika mendapat umpan dari Guler lewat sepak pojok, ia mampu memanfaatkannya dengan baik.
Vinicius Junior – 6.5
Memulai laga dengan baik, namun kemudian berhasil dimatikan oleh pertahanan sisi kanan Albacete. Harapan besar agar ia memimpin Madrid lolos pupus dengan performa yang kembali mengecewakan.
Pemain Pengganti
David Alaba – 5.5
Masuk menggantikan Dean Huijsen, bek asal Austria ini justru kesulitan menjaga stabilitas pertahanan. Penampilannya kurang meyakinkan dan tidak mampu menutup celah yang dimanfaatkan Albacete.
Eduardo Camavinga – 6
Gelandang muda asal Prancis tampil, tetapi tidak memberikan dampak signifikan. Kehadirannya di lapangan terasa hambar dan tidak banyak membantu alur permainan Madrid.
Dani Carvajal – 6
Kembali merumput setelah pulih dari cedera, Carvajal sempat menunjukkan permainan yang cukup baik. Namun, ia gagal mengantisipasi dengan tepat pada proses gol kemenangan Albacete, yang akhirnya menjadi penentu tersingkirnya Madrid.
Cesar Palacios – 6
Momen bersejarah bagi Palacios yang menjalani debut bersama tim utama. Meski belum menonjol, kehadirannya menjadi catatan penting bagi perjalanan kariernya.
Manuel Angel (Tidak ada)
Turut menjalani debut, tetapi waktu bermain yang sangat singkat membuatnya tidak sempat memberikan kontribusi berarti.
Sebagian artikel ini dioptimasi dari Football Espana
| Sempat Buntu 65 Menit di Kandang Racing, Barcelona Akhirnya Lolos Perempat Final |
|
|---|
| Hasil Copa del Rey – Real Madrid Lolos Babak 16 Besar usai Kalahkan Talavera 2-3 |
|
|---|
| Fakta Menarik Kemenangan 5-0 Barcelona Atas Valencia, Hansi Flick Samai Rekor Pep Guardiola |
|
|---|
| Final Copa del Rey Real Madrid vs Osasuna - Prediksi Skor, Susunan Pemain, Head to Head |
|
|---|
| Gol Bunuh Diri Militao: Barcelona Ungguli Real Madrid di Semifinal Copa del Rey |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.