Duta Bahasa Gorontalo 2026
Kamis Hari Ini, 20 Finalis Ikut Puncak Raya Duta Bahasa 2026
Pemilihan Duta Bahasa Gorontalo 2026 resmi memasuki malam puncak. Kegiatan tersebut berlangsung
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Puncak-raya-pemilihan-Duta-Bahasa-Gorontalo-66688888777.jpg)
Ringkasan Berita:
- 20 Finalis duta bahasa 2026 mengikuti puncak raya di Kantor Bahasa Gorontalo
- Vadly Mahmud mengatakan proses seleksi tahun ini berlangsung cukup panjang
TRIBUNGORONTALO.COM – 20 Finalis duta bahasa 2026 mengikuti puncak raya di Kantor Bahasa Gorontalo, pada Kamis (22/5/2026).
Acara puncak Duta Bahasa Gorontalo 2026 berlangsung meriah dan dihadiri peserta, orangtua finalis, perwakilan kampus serta sejumlah tamu undangan lainnya
Pantauan wartawan Tribun Gorontalo kegiatan dimulai sekitar pukul 14.20 Wita. Para tamu undangan datang silih berganti memasuki aula Kegiatan hadir pula sejumlah dosen masing-masing kampus di Gorontalo.
Pemerintah provinsi dihadiri Staf Ahli Gubernur Gorontalo, hadir pula Kadis Pendidikan Gorontalo, Kepala Ombudsman.
Kegiatan akan berlangsung hingga malam hari, rencana penutupan dilakukan Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah pada pukul 18.00 Wita.
Ketua Panitia Duta Bahasa Gorontalo 2026, Vadly Mahmud mengatakan proses seleksi tahun ini berlangsung cukup panjang. Panitia lebih dulu melakukan sosialisasi ke-12 perguruan tinggi di Gorontalo untuk menjaring peserta potensial.
"Pada tahap awal kami melakukan sosialisasi ke-12 perguruan tinggi. Dari situ, kami mencari peserta yang memenuhi syarat administrasi hingga masuk ke tahap finalis," ujar Vadly saat memberikan sambutan.
Setelah melewati seleksi administrasi, peserta mengikuti berbagai tahapan kompetensi mulai dari kemampuan menulis, public speaking, wawancara hingga kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar.
Dari seluruh tahapan tersebut, panitia akhirnya menetapkan 20 finalis yang terdiri dari 10 putra dan 10 putri.
Tidak berhenti di situ, para finalis kemudian menjalani pembekalan selama kurang lebih dua bulan bersama sejumlah narasumber yang dinilai kompeten di bidangnya masing-masing.
Mereka mendapatkan pelatihan tentang kebahasaan, literasi, komunikasi publik hingga pengembangan program sosial yang berkaitan dengan penggunaan bahasa di lingkungan masyarakat.
"Para finalis juga dibekali berbagai materi kebahasaan dan diminta membuat program kerja yang berkaitan dengan kondisi kebahasaan di Gorontalo," bebernya.
Menurut Vadly, para finalis tidak hanya dituntut memiliki kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga harus mampu membawa dampak positif di lingkungan sosial.
Oleh karena itu, para peserta diminta berkolaborasi dengan berbagai pihak di luar Kantor Bahasa Gorontalo untuk menjalankan program kebahasaan mereka.
Ia berharap para finalis Duta Bahasa Gorontalo 2026 nantinya mampu menjadi generasi muda yang aktif, kreatif dan mampu membawa pengaruh positif bagi masyarakat.
"Harapannya mereka bukan hanya menjadi generasi berprestasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial melalui program-program kebahasaan," katanya.
Vadly juga menjelaskan, pada malam puncak pemilihan Duta Bahasa Gorontalo 2026, panitia menghadirkan tiga dewan juri yang dianggap kompeten.
Ketiganya yakni Kepala Kantor Bahasa Gorontalo, akademisi, serta unsur pemerintah daerah yang telah lama terlibat dalam pengembangan bahasa dan literasi di Gorontalo.
Ia optimis Duta Bahasa Gorontalo tahun ini mampu bersaing di tingkat nasional dan membawa nama baik daerah.
"Kami berharap Duta Bahasa Provinsi Gorontalo tahun 2026 bisa mengharumkan nama Gorontalo pada ajang pemilihan Duta Bahasa Nasional," ungkapnya.
Kepala Kantor Bahasa Gorontalo, Zamzam Hariro mengatakan seluruh finalis telah melewati proses pembinaan yang panjang dan penuh tantangan.
Menurut dia, selama mengikuti karantina dan pembekalan, para peserta belajar menerima kritik, memperbaiki diri, hingga memahami pentingnya menggunakan bahasa yang baik dan benar.
"Mereka belajar bagaimana berbahasa yang baik, bekerja sama dengan baik, dan menghasilkan karya yang bermanfaat untuk masyarakat," ujar Zamzam.
Ia menilai para finalis kini mulai memahami bahwa setiap ucapan memiliki makna dan tanggung jawab.
Selain itu, mereka juga mulai menyadari pentingnya budaya membaca sebagai kunci dalam menghasilkan karya dan gagasan yang berkualitas.
Zamzam turut menyinggung masih adanya anggapan di masyarakat yang menilai bahasa dan sastra bukan hal penting.
Padahal menurutnya, bahasa memiliki kedudukan yang sangat besar dalam kehidupan manusia, bahkan dalam nilai-nilai keagamaan.
"Kita sering lupa bahwa kitab suci diturunkan melalui bahasa. Ayat pertama yang turun adalah perintah membaca," katanya.
Ia menambahkan bahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga sarana membangun peradaban dan menyampaikan ilmu pengetahuan.
Dia berharap para finalis Duta Bahasa Gorontalo mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar tanpa meninggalkan bahasa daerah.
Daftar lengkap finalis Duta Bahasa Provinsi Gorontalo 2026 :
- Alyawati Putri Kurniasih Zabur — Universitas Negeri Gorontalo
- Dwi Alda Mustapa Ismail — Universitas Negeri Gorontalo
- Mita Rosiana Safitri — Umum
- Noerja Fadhilla Hadjaratie — Universitas Negeri Gorontalo
- Nurlia Herman — Umum
- Pinky Dunggio — Universitas Muhammadiyah Gorontalo
- Rahmiyati Padjunge — IAIN Sultan Amai Gorontalo
- Seli Adhalina — Universitas Negeri Gorontalo
- Siti Nurhaliza Mustapa — Universitas Negeri Gorontalo
- Sofya Salzabilah Hasiru — Universitas Negeri Gorontalo
- Abdul Haris M. Madina — Universitas Muhammadiyah Gorontalo
- Andriyanto Mustapa — Umum
- Hariansya A. Lahama — Universitas Muhammadiyah Gorontalo
- Moh. Falmes Lakadjo — Universitas Bina Mandiri
- Moh. Ramdhan — Universitas Muhammadiyah Gorontalo
- Mohamad Rizky Pakaya — Poltekkes Kemenkes Gorontalo
- Mohamad Rizky Tahir M. Ahmad — Universitas Negeri Gorontalo
- Mohamad Taufik Sapii — Universitas Negeri Gorontalo
- Nandar Arbi — Universitas Gorontalo
- Wahyu Tegar Ramadan Daaliuwa — Universitas Negeri Gorontalo. (*/Jefri)
| Nama-Nama Finalis Duta Bahasa Gorontalo 2026, Ada Perwakilan Kampus dan Jalur Umum |
|
|---|
| 20 Finalis Duta Bahasa Gorontalo Masuk Karantina, Jadi Wajah Bahasa dan Budaya ke Tingkat Nasional |
|
|---|
| Finalis Duta Bahasa Gorontalo Kenalkan Bahasa Daerah Lewat Lagu di SDN 34 Buladu |
|
|---|
| Finalis Duta Bahasa Provinsi Gorontalo Kunjungi SDN 2 Kabila Bone, Edukasi Bahasa Maritim |
|
|---|
| 4 Finalis Duta Bahasa Provinsi Gorontalo Perkenalkan Bahasa Daerah di Sakura Kids School |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.