Selasa, 24 Maret 2026

Viral Pelecehan

Merasa Difitnah, AKP Atmal Fauzi Laporkan Akun Medsos Gorontalo Gtlo Karlota ke Polda

AKP Atmal Fauzi mengaku dirinya difitnah oleh akun media sosial (medsos) di Gorontalo. 

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Merasa Difitnah, AKP Atmal Fauzi Laporkan Akun Medsos Gorontalo Gtlo Karlota ke Polda
TribunGorontalo.com
KOLASE -- Akun medsos gosip di Gorontalo, Gtlo Karlota, dilaporkan ustaz polisi AKP Atmal Fauzi ke Polda. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- AKP Atmal Fauzi mengaku dirinya difitnah oleh akun media sosial (medsos) di Gorontalo. 

Karena itu, bukan untuk klarifikasi kasus, Kabag Ops Polres Bone Bolango ini mendatangi Polda Gorontalo untuk melapor. 

Akun medsos, baik Instagram maupun Facebook dengan nama Gtlo Karlota itu dilaporkan oleh Atmal. 

Perwira menengah Polri itu mengambil langkah hukum dengan mendatangi Ditreskrimsus Polda Gorontalo.

Ia menyampaikan bahwa laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pencemaran nama baik.

Baca juga: Kronologi Polisi Gorontalo Atmal Fauzi Kenal Wanita FD, Bermula dari Laporan Dugaan Pelecehan

“Saat ini saya berada di Reskrimsus Polda Gorontalo melaporkan terkait dengan pencemaran nama baik yang dilontarkan di akun Karlota,” ujarnya dalam video tersebut, Kamis (8/1/2026).

Atmal menegaskan seluruh informasi yang beredar dan ditudingkan kepadanya tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya. 

Menurutnya, narasi yang berkembang di media sosial telah menggiring opini publik tanpa dasar yang jelas.

“Semua yang disampaikan adalah fitnah, sebenarnya yang terjadi bukanlah peristiwa itu,” tegasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, khususnya di media sosial. 

Atmal meminta publik tidak serta-merta mempercayai dan menyebarluaskan tuduhan yang belum tentu benar.

“Sehingga itu mesti cerdas dalam melihat berita, sehingga jangan hanya menyebarkan fitnah,” katanya.

Dalam pernyataannya, Atmal juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan menempuh jalur hukum atas apa yang ia anggap sebagai serangan terhadap nama baik dan keluarganya.

Baca juga: Oknum Polisi Gorontalo Dituding Lecehkan Wanita, AKP Atmal Fauzi Curiga Ada Pihak Incar Jabatannya

“Dan kami yang jadi korban akan mengambil tindakan hukum,” pungkasnya.

Langkah pelaporan ini merupakan kelanjutan dari bantahan Atmal terhadap dugaan tindakan asusila yang sebelumnya beredar luas. 

Dalam bantahan tersebut, Atmal menegaskan dirinya tidak pernah melakukan perbuatan sebagaimana dituduhkan dan menyebut isu tersebut sebagai fitnah yang merugikan dirinya secara pribadi maupun institusi.

Hingga berita ini dimuat , belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait proses laporan yang disampaikan Atmal. 

Latarbelakang Kasus

Nama AKP Atmal Fauzi, perwira tiga balok yang saat ini menjabat sebagai Kabag Ops Polres Bone Bolango, mendadak menjadi perbincangan publik setelah fotonya diunggah oleh salah satu akun gosip di Gorontalo. 

Unggahan tersebut memuat kronologi dugaan tindakan dugaan asusila yang disebut melibatkan dirinya dengan seorang wanita berinisial FD.

Dalam unggahan itu, dituliskan bahwa korban atau pelapor awalnya ditawari bantuan hukum oleh Atmal. 

Disebutkan pula bahwa Atmal menjanjikan persoalan pelapor dapat diselesaikan, namun meminta pertemuan secara tertutup yang dilakukan di dalam sebuah mobil.

Akun tersebut juga menguraikan bahwa dalam pertemuan itu, terlapor meminta pelapor duduk di kursi belakang dan diduga melakukan tindakan asusila dengan memegang alat vital korban. 

Namun, korban disebut selalu menghindari tindakan tersebut.

Masih menurut kabar yang beredar di akun tersebut, Atmal disebut telah diperiksa oleh Paminal Polda Gorontalo dan mengakui perbuatannya. 

Meski demikian, hingga kini belum ada informasi resmi mengenai perkembangan lanjutan kasus tersebut.

Atmal Bantah Tuduhan

Menanggapi tudingan yang beredar luas itu, AKP Atmal Fauzi secara tegas membantah seluruh isi unggahan tersebut. 

Saat diwawancarai, ia mengaku sangat dirugikan atas pemberitaan yang menurutnya tidak berdasar.

“Saya merasa difitnah dengan adanya berita yang belum tentu kebenarannya,” ujar Atmal, Kamis (8/1/2026).

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved