Universitas Negeri Gorontalo
Rektor UNG Gorontalo Eduart Wolok Dorong Living Lab Jadi Wadah Inovasi Dosen dan Mahasiswa
Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Eduart Wolok, menegaskan bahwa keberadaan Living Lab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rektor-Universitas-Negeri-Gorontalo-Eduart-Wolok-saat-meninjau-Living-Lab.jpg)
Ringkasan Berita:
- Eduart Wolok, menegaskan bahwa Living Lab Fakultas Pertanian (Faperta) harus berfungsi sebagai pusat inovasi
- Hasil riset yang dihasilkan dari Living Lab harus berkualitas dan aplikatif
- Living Lab dinilai memiliki potensi besar sebagai ruang kolaborasi akademik dan pengembangan teknologi pertanian
TRIBUNGORONTALO.COM – Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Eduart Wolok, menegaskan bahwa keberadaan Living Lab Fakultas Pertanian (Faperta) harus menjadi pusat inovasi yang melahirkan riset berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Eduart saat meninjau langsung fasilitas laboratorium alam tersebut, Sabtu (30/11).
Dalam kunjungan itu, Eduart mengamati berbagai aktivitas penelitian yang dilakukan mahasiswa dan dosen.
Ia menilai Living Lab memiliki potensi besar untuk menjadi ruang kolaborasi akademik sekaligus wadah pengembangan teknologi pertanian yang aplikatif.
“Laboratorium ini harus menjadi pusat inovasi, bukan sekadar tempat penelitian. Hasil riset yang lahir dari sini harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” tegas Eduart.
Menurutnya, dukungan penuh dari rektorat akan diberikan agar Living Lab benar-benar menjadi motor penggerak riset unggulan UNG.
Eduart menekankan pentingnya menjadikan laboratorium alam sebagai ruang belajar, berkarya, dan berinovasi bagi sivitas akademika.
Selain itu, ia menambahkan bahwa keberadaan Living Lab sejalan dengan komitmen UNG dalam mengintegrasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Eduart berharap laboratorium ini mampu memperkuat peran universitas dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. (*)