Gempa Bumi
Terkini! Gempa Bumi Rabu Sore Ini 22 Oktober 2025, BMKG Rilis Kedalaman
Guncangan gempa bumi kembali dirasakan di wilayah Sumba, Nusa Tenggara Timur, Rabu (22/10/2025) sore.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEMPA-BUMI-Gempa-hari-ini-rabu-sore-terjadi-di-Sumba-NTT.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM — Guncangan gempa bumi kembali dirasakan di wilayah Sumba, Nusa Tenggara Timur, Rabu (22/10/2025) sore.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 16.49 Wita dengan magnitudo 2,7.
Episentrum gempa berada di koordinat 9,46 Lintang Selatan dan 119,94 Bujur Timur, dengan kedalaman 51 kilometer.
Meski tergolong kecil, gempa ini tetap menjadi pengingat bahwa wilayah Sumba berada di zona rawan aktivitas seismik.
Pulau ini terletak di kawasan pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia, menjadikannya rentan terhadap gempa tektonik.
Selain itu, keberadaan sesar aktif di sekitar wilayah Sumba juga turut meningkatkan potensi terjadinya gempa bumi.
Biasanya, gempa dengan magnitudo rendah seperti ini umumnya tidak menimbulkan kerusakan signifikan, apalagi jika terjadi di kedalaman menengah seperti 51 km.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada.
Warga diminta tidak mudah terpancing isu atau informasi yang belum terverifikasi.
Jika merasakan guncangan, segera berlindung di bawah meja atau struktur kuat, menjauh dari kaca dan benda yang mudah jatuh, serta segera keluar dari bangunan jika memungkinkan.
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat juga disarankan untuk:
Menyusun rencana evakuasi keluarga
Menyimpan perlengkapan darurat seperti senter, air minum, dan P3K
Mengenali titik kumpul aman di lingkungan sekitar
Mengikuti informasi resmi dari BMKG melalui aplikasi InfoBMKG atau kanal resminya
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa akibat gempa tersebut. BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan terus memantau informasi resmi dari BMKG.
Kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah rawan gempa seperti Sumba. (*)