Rabu, 11 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

Sopir Ekspedisi Tuntut Gubernur Gorontalo Tertibkan Antrean BBM di SPBU

Masalah antrean panjang di sejumlah SPBU Pertamina se-Provinsi Gorontalo kembali menjadi sorotan publik. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Sopir Ekspedisi Tuntut Gubernur Gorontalo Tertibkan Antrean BBM di SPBU
TribunGorontalo.com
ANTREAN SOLAR - Ilustrasi antrean solar di SPBU Telaga dan Limboto, Kamis (7/8/2025). Sejumlah sopir truk ekspedisi meminta Gubernur Gorontalo menertibkan antean BBM solar. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Masalah antrean panjang di sejumlah SPBU Pertamina se-Provinsi Gorontalo kembali menjadi sorotan publik. 

Antrean yang kerap kali semrawut tidak hanya memicu kemacetan, tetapi juga menimbulkan perselisihan antar pengguna jalan.

Kondisi ini disebut sudah berlangsung lama tanpa ada solusi nyata.

Warga menilai pemerintah daerah maupun pihak Pertamina belum mengambil langkah tegas untuk menata pola pelayanan di SPBU.

Salah satu persoalan yang paling menonjol adalah benturan kepentingan antara tukang tap BBM dengan sopir truk ekspedisi.

Truk pengangkut barang yang membutuhkan solar untuk kelancaran distribusi logistik sering kali terhambat oleh aktivitas tukang tap yang diduga membeli BBM dalam jumlah besar untuk dijual kembali.

Ketua Aliansi Sopir Ekspedisi Gorontalo, Harimukti Gaib, menegaskan situasi tersebut merugikan sopir dan masyarakat luas.

"Kami meminta agar pemerintah provinsi bersama Pertamina membuat regulasi khusus, terkait pemisahan jalur antrean dan penjadwalan pelayanan antara tukang tap BBM dan truk ekspedisi, sehingga tidak saling tumpang tindih," ujarnya, Kamis (25/9/2025).

Baca juga: Gubernur Gorontalo Beri Santunan ke Pengurus Masjid Al-Muwahhidin usai Salat Jumat

Menurut Harimukti, pola antrean yang belum tertata rapi jelas merugikan banyak pihak.

Setiap hari warga harus menghabiskan waktu berjam-jam di jalan, bahkan mengganggu aktivitas ekonomi.

"Pemerintah provinsi harus segera hadir memberikan solusi, termasuk mengatur antrean antara tukang tap dan ekspedisi truk agar tidak saling berbenturan," tegasnya.

Masyarakat berharap Gubernur Gorontalo segera turun tangan mengambil langkah strategis.

Selain penertiban pola antrean dengan regulasi yang jelas, digitalisasi pelayanan di SPBU juga dinilai penting untuk memastikan distribusi BBM berlangsung adil, transparan, dan tepat sasaran.

"Tuntutan ini dianggap mendesak, mengingat ketertiban distribusi BBM berkaitan langsung dengan stabilitas sosial dan ekonomi daerah," kata Harimukti.

Pantauan TribunGorontalo.com di lapangan pun menunjukkan hal serupa.

Beberapa SPBU di Kota Gorontalo maupun di Kabupaten Gorontalo kerap dipadati antrean panjang. Bahkan sejumlah sopir truk mengaku sudah datang sejak pagi hanya untuk mendapatkan solar.

Kondisi ini mencerminkan bahwa penataan distribusi BBM tidak lagi bisa ditunda.

Desakan sopir ekspedisi kini menunggu respons cepat dari Gubernur Gorontalo agar roda distribusi logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat tidak terus terganggu.

Tanggapan Pertamina Terkait Kuota BBM 

Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fanda Chrismianto, menjelaskan komitmen Pertamina dan Pemerintah Daerah (Pemda) Gorontalo untuk melakukan pengawasan ketat.

Tujuannya adalah memastikan BBM bersubsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak dan mencegah penyelewengan.

"Kami Pertamina bersama Pemda sama-sama mengawasi dan memastikan kalau memang ada potensi penyelewengan akan kami tindak secara tegas," tegasnya.

Ia menambahkan, koordinasi antara Pemda dan Pertamina menjadi kunci penting dalam pengendalian distribusi.

Pemda memiliki kewenangan terkait izin, sementara Pertamina berwenang dalam hal pembinaan dan distribusi.

Dengan adanya potensi penambahan kuota dan pengawasan bersama, EGM Pertamina memastikan kebutuhan BBM di Gorontalo masih dalam kondisi aman.

"Aman, yang penting tidak ada penyelewengan dan seterusnya, kita awasi bersama-sama," pungkas Fanda.

Pertemuan ini mempertegas komitmen Pemprov untuk proaktif menjamin agar aktivitas ekonomi dan keseharian masyarakat Gorontalo tidak terganggu akibat keterbatasan BBM.

 

(tribungorontalo.com/herjianto tangahu)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 11 Maret 2026 (21 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:30
Subuh 04:40
Zhuhr 12:01
‘Ashr 15:08
Maghrib 18:04
‘Isya’ 19:12

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved