Berita Nasional
Terkuak Penyebab Kecelakaan Maut Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman
Teka-teki di balik kecelakaan tragis yang menimpa rombongan anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Hilman Mufidi atau yang akrab disapa Gus Hilman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-foto-kecelakaan-mobil-Satlantas-Probolinggo-Kota.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kecelakaan tragis mobil Innova rombongan anggota Komisi X DPR RI, Gus Hilman, di Tol Paspro KM 834 diduga kuat terjadi karena kelalaian manusia (human error)
- Insiden tabrakan dengan bagian belakang dump truk ini menyebabkan dua orang staf pendamping (Alex Anwaruh dan Adinda Najwa) meninggal dunia di lokasi
- Untuk mengantisipasi risiko kecelakaan di jalan raya, pengendara diimbau untuk menjaga fokus, mengemudi sesuai kondisi kesehatan diri, mengantisipasi blindspot
TRIBUNGORONTALO.COM – Teka-teki di balik kecelakaan tragis yang menimpa rombongan anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Hilman Mufidi atau yang akrab disapa Gus Hilman, akhirnya mulai menemui titik terang.
Pihak kepolisian membeberkan dugaan kuat yang menjadi pemicu utama insiden maut di Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) KM 834, Jawa Timur, pada Sabtu (23/5/2026) sore tersebut.
Faktor kelalaian manusia (human error) berupa kondisi fisik pengemudi yang tidak prima diduga menjadi akar penyebab kendaraan mewah tersebut hilang kendali.
Polisi mensinyalir ada unsur kelelahan hebat yang dialami oleh sang sopir sebelum tabrakan fatal itu terjadi.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Probolinggo Kota, Aipda Muhammad Taufik Rahadian, mengungkapkan bahwa pengemudi mobil Toyota Innova rombongan Gus Hilman diduga kuat mengemudi dalam kondisi mengantuk berat.
Akibatnya, konsentrasi mendadak buyar saat kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi.
"Sopir kendaraan Innova diduga mengantuk atau kurang konsentrasi sehingga kendaraan ke kiri dan menabrak bagian bak belakang sebelah kanan dump truk," ungkap Taufik di Probolinggo, Sabtu (23/5/2026) malam.
Kronologi petaka ini bermula ketika mobil Innova yang dikemudikan oleh Mahrus Ali tersebut bergerak dari arah timur ke barat, tepatnya dari arah Probolinggo menuju Pasuruan.
Di dalam mobil tersebut, Mahrus membawa tiga orang penumpang, yakni Gus Hilman serta dua staf pendampingnya.
Pada saat yang sama, sebuah kendaraan dump truk yang dikemudikan oleh Imam Subekti tengah berjalan searah di lajur yang sama.
Karena kantuk yang tak tertahankan, Mahrus Ali diduga tidak mampu mengantisipasi jarak aman antarkendaraan.
Mobil Innova yang melaju kencang di lajur kanan tiba-tiba bergerak liar ke arah kiri tanpa kendali.
Benturan keras pun tak terhindarkan ketika moncong mobil ringsek menghantam bagian belakang kanan bak truk.
Guna memastikan validitas dugaan tersebut, pihak Satlantas Probolinggo Kota menegaskan tidak akan berhenti pada kesimpulan awal.