Senin, 1 Juni 2026

BERITA HEBOH

Tinggal Hitungan Jam Menuju Akad, Pengantin Wanita Diduga Kabur dengan Pria Lain

Warga Desa Tajungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, dibuat geger setelah seorang calon pengantin wanita dilaporkan menghilang

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Tinggal Hitungan Jam Menuju Akad, Pengantin Wanita Diduga Kabur dengan Pria Lain
TribunGorontalo.com
KOLASE -- Momen mempelai pria dan wanita berfoto bersama menunjukan cincin pertunangan. Foto kedua terkait motor yang jadi hantaran pernikhan. 
Ringkasan Berita:
  • Seorang calon pengantin wanita bernama Nayla di Kabupaten Pati mendadak menghilang beberapa jam sebelum akad nikah digelar.
  • Peristiwa itu menjadi sorotan karena pihak pria disebut telah menyiapkan mahar berupa motor PX 2026 untuk pernikahan tersebut.
  • Polisi kini masih melakukan pencarian dan mendalami penyebab kaburnya Nayla yang diduga pergi bersama pria lain.

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Warga Desa Tajungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, dibuat geger setelah seorang calon pengantin wanita dilaporkan menghilang hanya beberapa jam sebelum akad nikah dilangsungkan.

Peristiwa yang terjadi Kamis (21/5/2026) itu melibatkan perempuan bernama Nayla (19) dan calon mempelai pria Muhammad Musalim (33).

Pernikahan keduanya sebelumnya telah dipersiapkan untuk berlangsung pada Kamis pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Bahkan berbagai persiapan acara disebut sudah rampung menjelang hari akad.

Namun situasi mendadak berubah ketika Nayla diketahui tidak berada di rumah pada dini hari sebelum acara dimulai.

Kabar hilangnya calon pengantin wanita itu langsung menyebar dan menjadi pembicaraan warga sekitar.

Baca juga: Sama-Sama Single, Acha Septriasa dan Baim Wong Bikin Netizen Baper hinga Dijodohkan

Sorotan publik semakin besar karena calon mempelai pria dikabarkan telah menyiapkan mahar berupa motor PX tahun 2026 untuk pernikahan tersebut.

Di balik hebohnya kabar itu, muncul dugaan bahwa gagalnya pernikahan bukan disebabkan perjodohan ataupun penolakan keluarga.

Seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa hubungan Nayla dan Musalim sebenarnya sudah berjalan hingga tahap tunangan.

Namun di tengah persiapan menuju pernikahan, beredar kabar bahwa Nayla diduga dekat dengan pria lain yang usianya lebih sebaya dengannya.

“Dilamar menerima, udah sampai tunangan, tapi di tengah jalan ada desas-desus ceweknya kecantol cowok lain yang seumuran, terus sama si Salim ditanya, masih mau lanjut atau enggak,” ujar warga tersebut.

Menurutnya, Nayla saat itu masih menyatakan ingin melanjutkan rencana pernikahan.

“Dijawab mau. Sampai semalam gak ada tanda2 aneh tapi akhirnya menjelang akad nikah dini hari malah kabur, diduga kuat lari sama cowok selingkuhannya ini,” lanjutnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Pati, Ipda Hafid Amin, menjelaskan pihak keluarga pertama kali menyadari Nayla menghilang sekitar pukul 03.00 WIB.

Keluarga mempelai wanita kemudian memberi tahu keluarga calon pengantin pria sekitar pukul 06.00 WIB mengenai situasi tersebut.

Karena calon mempelai wanita tak kunjung ditemukan, pihak keluarga akhirnya memutuskan membatalkan prosesi akad nikah yang sedianya digelar pagi hari itu.

Usai kejadian, ibu Nayla bernama Siti Munawaroh (36) bersama suaminya Sugiyanto (50) mendatangi Polsek Tlogowungu sekitar pukul 10.00 WIB untuk meminta bantuan pencarian.

Polisi pun langsung melakukan koordinasi dengan perangkat desa setempat guna menelusuri keberadaan Nayla.

“Kami dari Polsek Tlogowungu setelah mendapatkan informasi dari pihak keluarga mempelai perempuan, melakukan koordinasi dengan pihak desa,” ujar Ipda Hafid Amin.

“Setelah itu, kami melakukan upaya pencarian kepada Saudari Nayla,” lanjutnya.

Hingga kini pihak kepolisian masih terus mendalami motif di balik hilangnya calon pengantin wanita tersebut.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan Nayla agar segera memberikan informasi kepada aparat kepolisian terdekat.

“Kami mohon apabila ada masyarakat yang mengetahui keberadaan perempuan tersebut atau saudari Nayla, kami mohon untuk diinformasikan ke kami, ke kepolisian terdekat atau menghubungi 110,” tandas Ipda Hafid Amin. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved