Jumat, 27 Maret 2026

Bansos 2026

Cara Turunkan Desil 2026 agar Bisa Dapat PKH dan BPNT, Ini Panduannya

Desil menentukan penerima bansos PKH dan BPNT. Jika merasa salah data, ini cara menurunkan desil agar berpeluang mendapat bantuan.

Tayang:
Editor: Tita Rumondor
zoom-inlihat foto Cara Turunkan Desil 2026 agar Bisa Dapat PKH dan BPNT, Ini Panduannya
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
PENERIMA BANSOS - Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan sosial (bansos) dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kantor Pos Besar, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (10/5/2024). 
Ringkasan Berita:
  • Hanya desil 1–4 yang berhak menerima bansos PKH dan BPNT dari Kemensos.
  • Warga bisa ajukan penurunan desil lewat desa, dinas sosial, atau aplikasi Cek Bansos.
  • Data desil bersifat dinamis dan diperbarui berkala berdasarkan kondisi sosial ekonomi.

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Desil merupakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan rumah tangga di Indonesia yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Skema ini dibagi ke dalam 10 kategori, dimulai dari desil 1 sebagai kelompok dengan kondisi ekonomi paling rendah hingga desil 10 yang mencerminkan tingkat kesejahteraan tertinggi.

Dalam proses penyaluran bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako, Kementerian Sosial (Kemensos) menjadikan desil sebagai salah satu acuan utama untuk menentukan penerima manfaat.

Hanya masyarakat yang masuk dalam rentang desil 1 sampai desil 4 yang memenuhi syarat untuk menerima bantuan PKH maupun Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Sebaliknya, mereka yang tercatat pada desil 5, terlebih lagi desil 6 hingga 10, tidak termasuk dalam kategori penerima bantuan tersebut.

Baca juga: Desil Jadi Penentu Penerima Bansos 2026, Ini Cara Mengeceknya Lewat HP

Cara Menurunkan Desil

Di sisi lain, masih banyak warga yang merasa penempatan desil mereka tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya.

Misalnya, ada yang terdata di desil 6 padahal secara nyata berada dalam kondisi kekurangan.

Menanggapi hal ini, Kemensos menyediakan mekanisme pengajuan pembaruan data bagi masyarakat yang ingin memperbaiki status desilnya.

Terdapat tiga jalur yang bisa ditempuh untuk mengajukan penurunan desil agar berpeluang menjadi penerima bansos, yaitu:

  • Mengajukan usulan melalui operator SIKS-NG di kantor desa atau kelurahan
  • Mendatangi operator SIKS-NG di dinas sosial tingkat kabupaten/kota
  • Menggunakan fitur usulan pada aplikasi Cek Bansos

Baca juga: Sudah Tahu Anda Masuk Desil Berapa? Begini Cara Cek Status Penerima Bansos 2026

Untuk pengajuan melalui desa/kelurahan maupun dinas sosial, pemohon akan diminta menjawab 39 pertanyaan yang diinput oleh operator.

Sementara itu, pengajuan lewat aplikasi Cek Bansos akan ditindaklanjuti dengan proses survei oleh pendamping sosial di wilayah setempat.

Berikut langkah lengkap cara menurunkan desil tahun 2026 yang dirangkum dari akun Instagram Dinas Sosial Grobogan:

1. Pengusulan Melalui Aplikasi Cek Bansos

  • Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos melalui PlayStore (Android) atau AppStore (iPhone)
  • Buat akun di aplikasi Cek Bansos
  • Ajukan pembaruan desil melalui aplikasi
  • Lakukan proses verifikasi lapangan oleh Pendamping Sosial Kemensos
  • Data akan divalidasi secara bertahap oleh Kemensos
  • Selanjutnya diproses oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk pemeringkatan desil

2. Pengusulan Melalui Kelurahan/Desa

  • Datang ke kantor desa/kelurahan sesuai domisili dengan membawa fotokopi KK dan KTP
  • Konsultasi dan ajukan pembaruan data kepada petugas pengisi data desa/kelurahan
  • Petugas akan membantu proses pengusulan melalui sistem SIKS-NG Kemensos
  • Usulan akan diverifikasi secara bertahap oleh Dinas Sosial dan Kemensos
  • Selanjutnya diproses oleh BPS untuk pemeringkatan desil

Pengisi data desa/kelurahan hanya membantu proses pengajuan pembaruan melalui sistem SIKS-NG Kemensos jika data dinyatakan sesuai.

Baca juga: Update Bansos 2026: Ini Daftar Bantuan yang Masih Cair April–Juni, KIP Kuliah hingga Subsidi BBM

Hasil Pembaruan Desil

Pembaruan desil dapat menghasilkan:

  • Desil naik
  • Desil turun
  • Desil tetap

Kategori desil ditentukan berdasarkan kondisi sosial ekonomi terbaru serta hasil verifikasi data.

Oleh karena itu, masyarakat diminta memberikan jawaban yang jujur dan sesuai kondisi sebenarnya.

Data yang akurat membantu pemerintah menyalurkan bantuan sosial secara tepat sasaran.

Desil Bersifat Dinamis

Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) Kemensos, Joko Widiarto, menjelaskan bahwa pengelompokan desil didasarkan pada berbagai variabel sosial ekonomi.

Variabel tersebut meliputi:

  • Data individu (pekerjaan, pendidikan)
  • Kondisi perumahan (kualitas rumah, daya listrik)
  • Kepemilikan aset
  • Jumlah anggota keluarga

"Semakin banyak asetnya, semakin bagus rumahnya, semakin tinggi tingkat pendidikannya, semakin layak pekerjaannya, dan semakin sedikit anggota keluarganya, maka cenderung menjadi keluarga sejahtera," ujarnya.

"Sebaliknya, semakin tidak punya aset, semakin rumah tidak bagus, semakin rendah tingkat pendidikannya, dan semakin banyak anggota keluarganya, maka cenderung menjadi kelompok tidak mampu," tambahnya.

Terdapat 10 desil, masing-masing mewakili 10 persen keluarga di Indonesia.

Desil 1: 10 persen terbawah (paling tidak sejahtera)

Desil 10: 10 persen teratas (paling sejahtera)

"Desil bersifat dinamis, jika tidak sesuai dapat diperbarui melalui desa atau kelurahan, dinas sosial, atau aplikasi Cek Bansos," jelasnya.

Rincian Desil:

  • Desil 1: Sangat miskin
  • Desil 2: Miskin
  • Desil 3: Hampir miskin
  • Desil 4: Rentan miskin
  • Desil 5: Pas-pasan
  • Desil 6–10: Menengah ke atas

Perhitungan desil diperbarui secara berkala oleh BPS setiap tiga bulan.

Data desil merupakan hasil integrasi dari:

  • Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
  • Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek)
  • Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE)

Cara Cek Desil

Masyarakat dapat mengecek status desil secara mandiri melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan memasukkan 16 digit NIK KTP.

Langkah-langkahnya:

  • Kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id
  • Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP
  • Input kode CAPTCHA yang muncul
  • Klik ikon refresh jika kode kurang jelas
  • Klik tombol CARI DATA

Hasil pencarian akan menampilkan nama penerima dan status desil.

Dengan memahami mekanisme desil dan cara pembaruannya, masyarakat diharapkan lebih proaktif memastikan data sosial ekonominya sudah sesuai kondisi terbaru.

Langkah ini penting agar bantuan seperti PKH dan sembako dapat tersalurkan secara tepat sasaran. (*)

 

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cara Menurunkan Desil agar Terima Bansos PKH dan Sembako, https://www.tribunnews.com/nasional/7793908/cara-menurunkan-desil-agar-terima-bansos-pkh-dan-sembako

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved