Doa Islam
Niat Salat Idul Fitri Sendiri dan Berjamaah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, umat Muslim perlu mengetahui niat salat Id yang benar, baik dilakukan secara berjamaah di masjid maupun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/MASJID-AGUNG-Momen-mendengarkan-tausiyah-di-Masjid-Agung-Kota-Gorontalo.jpg)
Ringkasan Berita:
- Salat Idul Fitri memiliki tiga variasi niat sesuai posisi, yakni sebagai makmum, imam, atau saat dilakukan sendiri.
- Ibadah ini terdiri dari dua rakaat dengan tambahan takbir yang menjadi pembeda dari salat lainnya.
- Setelah pelaksanaan salat, rangkaian dilanjutkan dengan khutbah yang disampaikan usai salat.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Menjelang Hari Raya Idul Fitri, umat Muslim perlu mengetahui niat salat Id yang benar, baik dilakukan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah.
Salat Idul Fitri merupakan ibadah sunnah muakkad yang sangat dianjurkan, dan diawali dengan niat sebelum takbiratul ihram.
Niat Salat Idul Fitri Berjamaah (Makmum)
Baca juga: Doa Akhir Ramadan agar Dipertemukan dengan Ramadan Berikutnya, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ عِيدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Ushallī sunnata ‘Īdil fiṭri ركعتين ma’mūman lillāhi ta‘ālā
Artinya:
“Saya niat salat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
Niat Salat Idul Fitri Berjamaah (Imam)
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ عِيدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Ushallī sunnata ‘Īdil fiṭri raka‘ataini imāman lillāhi ta‘ālā
Artinya:
“Saya niat salat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
Niat Salat Id Sendiri di Rumah
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ عِيدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Ushallī sunnata ‘Īdil fiṭri raka‘ataini lillāhi ta‘ālā
Artinya:
“Saya niat salat sunnah Idul Fitri dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
TATA CARA SALAT IDUL FITRI
Tata Cara Salat Idul Fitri Lengkap dengan Urutan dan Bacaan
Salat Idul Fitri terdiri dari dua rakaat dengan tambahan takbir yang membedakannya dari salat biasa.
Berikut tata cara lengkapnya:
Rakaat Pertama:
Niat
Takbiratul ihram
Membaca doa iftitah
Takbir 7 kali (disunnahkan membaca tasbih di sela-sela)
Membaca Al-Fatihah
Membaca surat pendek
Rukuk, i’tidal, sujud seperti biasa
Rakaat Kedua:
Bangkit ke rakaat kedua
Takbir 5 kali
Membaca Al-Fatihah
Membaca surat pendek
Rukuk hingga salam
Setelah Salat:
Dilanjutkan dengan khutbah Idul Fitri (berbeda dengan salat Jumat karena khutbah dilakukan setelah salat).
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.