Bansos 2026
Cek Bansos PKH-BPNT Maret 2026 Bisa Lewat HP, Ini 2 Data yang Harus Disiapkan
Kemensos mengimbau masyarakat cek sendiri status penerima bansos PKH dan BPNT Maret 2026 lewat HP tanpa aplikasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bansos-cair-Februari-2026.jpg)
Ringkasan Berita:
- Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap Januari–Maret 2026 telah mencapai sekitar 90 persen secara nasional.
- Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara mandiri melalui situs cekbansos.kemensos.go.id menggunakan NIK KTP.
- Bantuan PKH disalurkan sesuai kategori penerima, sementara BPNT sebesar Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 untuk tiga bulan.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Kementerian Sosial (Kemensos) mengimbau masyarakat untuk secara mandiri mengecek status penerima bantuan sosial, khususnya Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).
Pengecekan ini dapat dilakukan dengan mudah melalui peramban (browser) di ponsel tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan.
Layanan pengecekan mandiri tersebut menjadi penting karena penyaluran bantuan sosial tahap pertama untuk periode Januari hingga Maret 2026 telah mencapai sekitar 90 persen pada pertengahan Maret.
Baca juga: Cara Cek Bansos Maret 2026: BLT, PKH, BPNT Mulai Masuk Rekening Penerima
Secara nasional, program ini menargetkan sekitar 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf membenarkan capaian penyaluran tersebut saat berada di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026).
Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menjelaskan bahwa sebagian penerima masih harus menunggu proses pencairan karena adanya tahapan administrasi yang belum selesai, khususnya terkait perbankan.
“Sisanya masih dalam proses karena terdapat penerima baru hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang perlu membuka rekening kolektif,” ujar Gus Ipul dalam keterangan resmi Kemensos.
Baca juga: Cek NIK KTP Anda Sekarang! 5 Bansos Sudah Cair 9 Maret 2026
Pemerintah menargetkan masyarakat pada kelompok Desil 1 hingga 4 dalam basis data DTSEN sebagai penerima program bantuan sosial.
Program ini bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, serta mendukung upaya penurunan angka stunting.
Untuk mengetahui apakah termasuk penerima bantuan, masyarakat dapat melakukan pengecekan secara mandiri dengan mengikuti langkah-langkah berikut.
Baca juga: Daftar 5 Bansos Cair Maret 2026, Ada PKH, BPNT hingga BLT Desa, Cek Apakah Anda Penerimanya
Cara Cek Status Bansos Lewat HP
Masyarakat cukup menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada Kartu Tanda Penduduk (KTP). Berikut langkah-langkahnya:
-Buka peramban (browser) di ponsel lalu akses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
-Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai yang tertera pada KTP.
-Ketik kode keamanan (captcha) yang muncul di layar.
-Klik tombol “Cari Data”.
Sistem akan menampilkan informasi terkait nama penerima, kategori desil, serta status penerima bantuan.
Rincian Nominal PKH Tahap Pertama (Per Tiga Bulan)
Besaran bantuan PKH disesuaikan dengan kategori anggota keluarga penerima manfaat. Berikut rinciannya:
-Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
-Ibu hamil atau nifas: Rp750.000
-Anak balita usia 0–6 tahun: Rp750.000
-Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp600.000
-Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
-Siswa SMA/sederajat: Rp500.000
-Siswa SMP/sederajat: Rp375.000
-Siswa SD/sederajat: Rp225.000
Rincian Nominal BPNT
Selain PKH, Kemensos juga menyalurkan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) sebesar Rp200.000 per bulan untuk setiap penerima.
Pada pencairan tahap pertama yang mencakup tiga bulan sekaligus, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima bantuan dengan total Rp600.000. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.