Bansos 2026
6 Bansos Lanjut 2026, Ini Cara Cek Apakah Anda Termasuk Penerima Bantuan
Pemerintah memastikan enam program Bantuan Sosial (Bansos) reguler tetap berlanjut tahun ini, dengan sistem penyaluran yang lebih terarah
Ringkasan Berita:
- Penyaluran bansos kini menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Nasional (DTSEN), menggantikan DTKS
- Tahun 2026, bantuan difokuskan pada keluarga desil 1–4 (sangat miskin hingga rentan miskin), sementara desil 5 hanya berpeluang terbatas
- Sekitar 300 ribu keluarga ditargetkan “naik kelas” agar tidak lagi bergantung pada bansos.
TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah memastikan enam program Bantuan Sosial (Bansos) reguler tetap berlanjut tahun ini, dengan sistem penyaluran yang lebih terarah melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Nasional (DTSEN).
Langkah ini diambil agar distribusi bantuan semakin tepat sasaran, terutama bagi keluarga prasejahtera yang masuk kategori desil terbawah.
Dengan DTSEN, data penerima kini terintegrasi dari berbagai instansi, mulai dari Kemensos, BPS, Dukcapil, Bappenas, hingga pemerintah daerah.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sistem DTSEN menggantikan DTKS sebagai basis tunggal penyaluran bansos. Artinya, masyarakat tidak perlu khawatir lagi soal data ganda atau perbedaan antarinstansi.
Tahun 2026, pemerintah menegaskan bahwa bansos akan diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4, yakni kategori sangat miskin, miskin, hampir miskin, dan rentan miskin. Sementara desil 5 masih berpeluang menerima bantuan, namun terbatas.
Dari hasil pemutakhiran data, ada sekitar 300 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) yang ditargetkan “naik kelas” dan tidak lagi bergantung pada bansos. Hal ini menjadi bukti bahwa program sosial tidak hanya memberi bantuan, tetapi juga mendorong kemandirian.
Adapun enam bansos reguler yang diprediksi tetap cair di tahun 2026 adalah:
1. BPNT dan PKH
Jadi bansos yang paling banyak diminati dan dinanti, kedua bansos reguler yang paling banyak penerimanya ini dikabarkan berlanjut pada tahun 2026. Pencairan pada awal tahun pun masih tertunda dikarenakan penuntasan susulan 2025 yang belum selesai.
2. Program PIP & PBI JKN
Bansos yang menyasar sektor pendidikan juga akses gratis kesehatan ini, dipastikan berlanjut di tahun ini.
Dimana Pemerintah tetap menjamin biaya sekolah anak-anak dari keluarga prasejahtera dan layanan pengobatan gratis di fasilitas kesehatan tetap tersedia di tahun 2026.
3. BLT Dana Desa
Program yang diperuntukan bagi warga miskin ekstrem pada lingkup desa sebesar Rp 300.000 perbulan ini, akan berlanjut di tahun 2026.
4. Bantuan Beras 10-20 Kg
Bantuan dengan fokus utama bahan pokok berupa beras ini, diperkirakan akan berlanjut pada tahun 2026 ini, untuk 4 bulan pertama (Januari–April 2026) bagi 18,27 juta keluarga.
5. Bantuan Makanan untuk Lansia & Disabilitas
Program bantuan permakanan bagi lansia dan penyandang disabilitas tunggal kini bersinergi dengan kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diambil pemerintah guna memastikan kualitas gizi dan asupan makanan yang diterima para penerima manfaat jadi jauh lebih bermutu dan sehat.
6. Atensi Yatim Piatu (YAPI)
Tetap cair Rp200.000 per bulan (biasanya dirapel Rp600.000 per tahap).
Baca juga: Info Loker Gorontalo Hari Ini 20 Januari 2026, Terbuka untuk Lulusan SMA
Bansos yang Dihentikan 2026
1. Bantuan Penebalan untuk Bencana atau Krisis Tertentu Rp400.000
Jika tidak ada bencana besar, program seperti BLT untuk bencana alam (misalnya banjir atau gempa) mungkin tidak ada.
2. Bansos Minyak Goreng 4 Liter
Bansos yang diluncurkan pada 2022-2023 sebagai respons inflasi minyak goreng resmi dihentikan karena subsidi minyak goreng dianggap sudah stabil dan dialihkan ke program lain.
3. BLT Elpiji (Bantuan Langsung Tunai untuk LPG 3 Kg)
Bansos untuk meringankan beban subsidi LPG, juga diprediksi akan tidak dilanjutkan jika harga energi sudah terkendali.
Cara Cek Penerima Bansos 2026
Demi memastikan nama anda termasuk dalam data penerima di tahun 2026, ada baiknya untuk mengecek detail desil atau tingkatan peluang penerimaan bansos pada data anda.
Pengecekan bansos bisa dilakukan secara terbuka dan mudah, selama data yang dimasukkan sesuai identitas.
Sementara itu, beberapa bansos yang bersifat darurat atau berbasis subsidi dipastikan berhenti tahun ini. Misalnya bantuan minyak goreng, BLT elpiji, serta bantuan penebalan untuk bencana tertentu jika tidak ada kejadian besar.
Berikut langkah-langkah cek penerima Bansos 2026:
- Cek BLT Kesra Lewat Website Kemensos
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih data wilayah domisili secara berurutan: Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan
- Masukkan nama lengkap sesuai e-KTP (tanpa singkatan)
- Ketik kode captcha yang tampil di layar
- Klik tombol “Cari Data”
- Setelah itu, sistem akan memproses data secara otomatis.
Jika nama terdaftar dan status kepesertaan masih aktif, laman akan menampilkan tabel yang berisi identitas seperti nama, usia, serta jenis bantuan yang diterima.
2. Cek BLT Kesra Lewat Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi dan pilih menu Cek Bansos.
- Pilih lokasi domisili lengkap, mulai dari provinsi hingga kelurahan/desa.
- Masukkan nama sesuai KTP.
- Jawab pertanyaan verifikasi, lalu tekan Cari Data.
Aplikasi akan menampilkan apakah namamu termasuk penerima BLT Kesra 2025 beserta status pencairannya.
Artikel ini telah tayang di Tribunpriangan.com dengan judul Catat! Ini Kriteria Penerima Bansos yang Disesuaikan dengan DTSEN Terbaru 2026 Khusus Warga Priangan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Simak-daftar-bantuan-sosial-yang-dikabarkan-akan-cair-awal-tahun-2026.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.