Rakernas PDIP
Bukan Soal Kekuasaan, Ini yang Dipuji Rocky dari Pidato Megawati di Rakernas PDIP
Pengamat politik Rocky Gerung menyampaikan kesan positif terhadap pidato Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/RAKERNAS-PDIP-Reocky-Gerung-usai-menghadiri-Rapat-Kerja-Nasional.jpg)
Ringkasan Berita:
- Rocky Gerung mengapresiasi pidato Megawati dalam pembukaan Rakernas I PDI-P karena tidak terjebak pada politik praktis.
- Ia menilai Megawati justru mengangkat isu geopolitik, krisis iklim, dan solidaritas kemanusiaan sebagai pesan utama.
- Bagi Rocky, pidato itu menunjukkan kepedulian terhadap masa depan peradaban, terutama bagi generasi muda.
TRIBUNGORONTALO.COM - Pengamat politik Rocky Gerung menyampaikan kesan positif terhadap pidato Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Pidato itu disampaikan dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional I PDI-P yang berlangsung di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Menurut Rocky, Megawati tampil jauh dari dugaan publik yang menunggu pidato sarat manuver kekuasaan.
Sebaliknya, ia justru mengarahkan perhatian pada persoalan yang lebih luas dan mendasar.
Rocky menilai Megawati membawa peserta Rakernas keluar dari rutinitas wacana elektoral menuju diskursus tentang kemanusiaan, lingkungan, dan relasi antarmanusia.
Bagi Rocky, pilihan tema tersebut menunjukkan kemampuan Megawati membaca kegelisahan generasi muda yang semakin peduli pada isu-isu global dan masa depan peradaban.
Ia menjelaskan bahwa Megawati membuka pidatonya dengan gambaran situasi politik internasional.
Baca juga: Bupati Gorut Thariq Modanggu Pantau Abrasi di Pantai Minanga Kota Jin
Salah satu yang disorot adalah Venezuela, yang diposisikan sebagai contoh negara yang berjuang mempertahankan kedaulatannya di tengah tekanan kekuatan besar dunia.
Dalam pandangan Rocky, penekanan itu mencerminkan sikap konsisten Indonesia yang menolak dominasi dan praktik imperialisme modern.
Rocky melihat Megawati tidak sekadar menyampaikan pandangan geopolitik.
Menurutnya Megawati menautkannya dengan prinsip dasar kemerdekaan dan hak suatu bangsa untuk menentukan nasibnya sendiri tanpa campur tangan negara adikuasa.
Bagi dia, cara Megawati mengurai persoalan tersebut menunjukkan pemahaman mendalam terhadap dinamika dunia yang terus berubah.
Selain geopolitik, perhatian Megawati terhadap krisis iklim juga menjadi sorotan Rocky.
Ia menilai pembahasan mengenai perubahan iklim dan gerakan perlindungan lingkungan disampaikan bukan dalam kerangka teknokratis semata.
Lebih dari itu, persoalan itu disampaikan sebagai persoalan etika dan tanggung jawab manusia terhadap kehidupan.
Rocky menyebut bahwa ajakan Megawati agar Indonesia tampil sebagai pelopor dalam menjaga keberlanjutan alam terasa relevan dengan situasi global saat ini.
Menurutnya, krisis lingkungan semakin nyata dan berdampak luas pada kehidupan sosial serta ekonomi.
Lebih jauh, Rocky menggarisbawahi pesan Megawati tentang solidaritas kemanusiaan.
Menurutnya, gagasan mengenai persahabatan antarindividu dan antarbangsa diletakkan sebagai fondasi peradaban yang harus terus dijaga dan diperkuat.
Pesan itu, kata Rocky, juga diarahkan sebagai kompas ideologis bagi kader-kader PDI-P dalam menjalankan peran politik mereka.
Walaupun Megawati tidak menyampaikan arahan politik praktis secara gamblang, Rocky menilai pidato tersebut justru sarat muatan politik dalam arti yang lebih luas.
Ia melihat Megawati ingin menegaskan bahwa politik tidak hanya berkisar pada perebutan kekuasaan, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral terhadap dunia.
Rocky bahkan menggambarkan pidato itu sebagai ekspresi kegelisahan Megawati terhadap tatanan global yang dinilai semakin rusak oleh arogansi negara-negara kuat, termasuk Amerika Serikat di bawah Donald Trump.
Dalam pandangannya, Megawati sedang menunjukkan bahwa ia memahami politik, tetapi memilih menempatkan kepentingan kemanusiaan dan keteraturan dunia sebagai prioritas yang lebih tinggi. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.