Gempa Bumi
Terkini! Gempa Bumi Terjadi Kamis Malam 18 Desember 2025, Cek Kedalaman
Gempa bumi tektonik kembali mengguncang wilayah Papua Barat Daya pada Kamis (18/12/2025) petang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEMPA-BUMI-Gempa-Mag27-18-Dec-2025-185445WIB.jpg)
Ringkasan Berita:
- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,7 terjadi di wilayah Papua Barat Daya pada Kamis (18/12/2025) pukul 18.54 WIB dengan kedalaman 10 kilometer.
- Pusat gempa berada sekitar 114 kilometer barat daya Raja Ampat dan dipicu aktivitas tektonik di zona pertemuan lempeng.
- BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, waspada, serta memantau informasi resmi untuk menghindari hoaks.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Gempa bumi tektonik kembali mengguncang wilayah Papua Barat Daya pada Kamis (18/12/2025) petang.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut memiliki kekuatan magnitudo 2,7 dan terjadi pada pukul 18.54 WIB.
Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada di koordinat 1,08 Lintang Selatan dan 129,93 Bujur Timur, atau sekitar 114 kilometer barat daya Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Gempa ini tergolong gempa dangkal karena memiliki kedalaman sekitar 10 kilometer di bawah permukaan bumi.
Wilayah Raja Ampat dan sekitarnya dikenal sebagai salah satu kawasan rawan gempa di Indonesia.
Secara geologis, Papua berada di zona pertemuan beberapa lempeng besar dunia, yakni Lempeng Indo-Australia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Eurasia.
Selain itu, kawasan ini juga dipengaruhi oleh sejumlah patahan aktif yang kerap memicu aktivitas seismik, baik dalam skala kecil maupun menengah.
Kondisi tersebut membuat gempa bumi relatif sering terjadi di wilayah Papua, termasuk Papua Barat Daya.
Terkait kekuatan gempa, magnitudo 2,7 tergolong kecil dan umumnya tidak menimbulkan kerusakan signifikan.
Namun, kedalaman yang dangkal dapat menyebabkan getaran tetap terasa di sekitar lokasi episenter, terutama bila pusat gempa berada dekat dengan permukiman.
Semakin dangkal suatu gempa, semakin besar potensi getaran dirasakan di permukaan, meski magnitudonya relatif rendah.
BMKG menegaskan bahwa informasi gempa yang disampaikan merupakan data awal yang mengutamakan kecepatan penyebaran informasi kepada masyarakat.
Oleh karena itu, hasil pengolahan data masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring dengan kelengkapan data dari stasiun pemantauan gempa.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik. Warga di daerah rawan gempa disarankan memastikan jalur evakuasi aman, menghindari bangunan yang berpotensi runtuh saat terjadi guncangan, serta melindungi diri dengan berlindung di tempat aman jika gempa kembali terjadi. Selain itu, masyarakat diingatkan untuk selalu menyiapkan tas siaga bencana yang berisi kebutuhan darurat.
Menutup keterangannya, BMKG mengajak masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Warga diharapkan terus memantau perkembangan informasi resmi hanya melalui kanal BMKG guna memperoleh data yang akurat dan terpercaya terkait aktivitas kegempaan di wilayah Papua Barat Daya. (*)
| 3 Gempa Bumi Guncang Sulawesi dan Sekitarnya, BMKG Ingatkan Aktivitas Tektonik Masih Aktif |
|
|---|
| Terkini! Gempa Bumi Malam Ini Selasa 06 Juni 2026, Cek Kedalaman |
|
|---|
| Gempa Bumi Guncang Barat Laut Maluku Tenggara Barat, Berpusat di Kedalaman 202 Km |
|
|---|
| Gempa Magnitudo 2,5 Guncang Barat Daya Bantul DIY, Berpusat di Laut Kedalaman Dangkal |
|
|---|
| Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Timur Laut Waingapu NTT, Berpusat di Kedalaman 72 Kilometer |
|
|---|