Dunia Musik
Pee Wee Gaskins Rilis Mini Album pada 26 September 2025, Simak Daftar Lagunya
Album bertajuk "Salute From Pee Wee Gaskins: Putar Waktu Kembali" ini dijadwalkan mengudara 26 September 2025.
TRIBUNGORONTALO.COM – Band pop punk asal Jakarta, Pee Wee Gaskins alias PWG segera merilis mini album (EP).
Album bertajuk "Salute From Pee Wee Gaskins: Putar Waktu Kembali" ini dijadwalkan mengudara pada 26 September 2025.
Lantas, apa saja lagu yang bakal dikeluarkan Pee Wee Gaskins?
Pengamatan TribunGorontalo.com di kanal Spotify, terdapat lima buah lagu masuk dalam daftar putar Salute From Pee Wee Gaskins.
Lagu-lagu ini sejatinya bukan ciptaan para personel PWG, melainkan lagu yang pernah populer di era kaset pita. Di antaranya: Piknik 72 (Naif), Terbang (Gigi), Aku Ingni (/rif), Bermimpi (Base Jam), dan Konservatif (The Adams).
Pernyataan Personel PWG
Menurut Reza Satiri, personel PWG, proses pembuatan mini album memakan waktu sekitar 1,5 bulan saja.
“Meski pengerjaannya tergolong cepat, namun pada prosesnya, kami cukup menghadapi tantangan, terutama dalam hal pemilihan lagu. Ada beberapa lagu yang seharusnya jadi pilihan kami, namun sayang sekali, tidak mendapat izin dari penciptanya, jadi kami harus mencari lagu lain,” ungkap pria yang akrab disapa Omo tersebut seperti dilansir dari Antara, Kamis (18/9/2025).
Sementara itu, Muhammad Fauzan Santoso alias Sansan, sang vokalis PWG menuturkan bahwa aransemen album EP ini tidak menghilangkan esensi lagu itu sendiri.
Hanya saja, PWG menambahkan synthesizer yang melambangkan ciri khas band tersebut.
"Semoga fans dari band yang sudah kami kurasi ini tetap bisa menikmati karya-karya ikonik dengan aransemen khas kami,” beber Sansan.
Adapun lagu-lagu dari mini album PWG bisa Anda dengarkan di kanal YouTube Pee Wee Gaskins TV.
Profil Band Pee Wee Gaskins
Melansir dari Grid.id, Pee Wee Gaskins (PWG) adalah band pop punk asal Jakarta yang telah berkiprah di industri musik Indonesia sejak tahun 2007.
Band ini dibentuk oleh Alditsa Sadega, Muhammad Fauzan Santoso, Harry Pramahardhika, Reza Satiri, dan Renaldy Prasetya.
Awalnya, band ini memulai perjalanan mereka dengan tampil di panggung-panggung kecil di sekitar Jakarta.
Pada awal kemunculannya, Pee Wee Gaskins sempat menjadi subjek kebencian dari kelompok yang menamakan diri Anti Pee Wee Gaskins (APWG).
Mereka seringkali mendapat perlakuan kurang menyenangkan, bahkan dilempari batu saat manggung, seperti yang terjadi di Soundrenaline 2009.
Meskipun begitu, Pee Wee Gaskins tidak patah semangat dan terus berkarya, membuktikan bahwa musik mereka lebih kuat dari kebencian.
Pee Wee Gaskins kian dikenal luas, tidak hanya di Indonesia tetapi juga hingga mancanegara.
Menurut laporan majalah HAI, pencapaian terbesar PWG adalah bisa tampil di festival musik internasional bergengsi, Summer Sonic 2012 di Jepang, satu panggung dengan band-band ternama seperti Green Day, Franz Ferdinand, dan Hoobastank.
Pee Wee Gaskins dikenal dengan genre musik pop punk, synthpunk, melodic punk, dan pop rock.
Mereka telah merilis beberapa album dan single, termasuk album "Welcoming the Sophomore" (2009), "Ad Astra Per Aspera" (2010), dan "Mixed Feelings".
Mereka sebelumnya sempat mengaransemen ulang lagu-lagu hits era 90-an dengan gaya khas mereka, seperti "Dan" milik Sheila on 7 dan "Salah" dari Potret.
Personel band PWG
Pee Wee Gaskins digawangi oleh Alditsa "Dochi" Sadega yang mengisi posisi vokal, bass, dan gitar.
Di barisan depan, ada juga Muhammad Fauzan "Sansan" Santoso pada vokal dan gitar.
Sementara itu, Harry "Ayi" Pramahardhika memainkan gitar, bass, serta backing vokal, dan Reza "Omo" Satiri bertanggung jawab atas synthesizer, piano, gitar, dan backing vokal.
Terakhir, Renaldy "Aldy" Prasetya melengkapi formasi dengan mengisi drum dan perkusi.
(tribungorontalo.com/grid.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/chord-lagu-pee-wee-gaskins.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.