Tradisi Ketupat Gorontalo
Rayakan Tradisi Ketupat di Malam Hari, Warga Pabean Gorontalo Sajikan Kuliner Gratis
Perayaan Lebaran Ketupat di Kampung Pabean, Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, menggelar acara pada malam hari.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Warga-Pabean-mendirikan-tenda-yang-disediakan-untuk-perayaan.jpg)
Ringkasan Berita:
- Perayaan Malam Hari di Kampung Pabean: Berbeda dari biasanya, warga Kampung Pabean menggelar Lebaran Ketupat pada Sabtu malam (28/03/2026) pukul 19.30 WITA
- Rekayasa Lalu Lintas di Pusat Tradisi: Satlantas Polres Gorontalo telah menyiapkan skema jalur alternatif (arus masuk dan balik) menuju Desa Yosonegoro (Kampung Jawa) yang menjadi pusat keramaian
- Pihak kepolisian memprioritaskan jalur GORR untuk kendaraan darurat dan akses bandara. Masyarakat sangat diimbau untuk menggunakan sepeda motor
TRIBUNGORONTALO.COM – Perayaan Lebaran Ketupat di Kampung Pabean, Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, tampil beda dengan menggelar acara pada malam hari.
Agenda ini akan menyuguhkan kuliner gratis bagi masyarakat yang dibalut dengan hiburan musik.
Ketua Panitia Semarak Ketupat Kampung PSP Pabean, Dhanny Djafar, menyampaikan bahwa kegiatan akan dimulai selepas waktu Isya. Ia menjelaskan bahwa waktu pelaksanaan sengaja dipilih pada malam hari agar berbeda dari perayaan ketupat di daerah lain yang umumnya digelar sejak pagi hingga sore hari.
"Kegiatan akan dimulai sekitar pukul 19.30 Wita sampai dengan selesai," ujar Dhanny kepada TribunGorontalo.com, Jumat (27/3/2026).
Acara ini direncanakan akan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting di Kota Gorontalo, mulai dari Wali Kota, Sekretaris Daerah, hingga Camat Hulonthalangi, guna memeriahkan suasana kebersamaan warga.
Sajian Khas dan Gotong Royong Warga
Dalam perayaan tersebut, masyarakat secara gotong royong menyiapkan beragam hidangan khas Lebaran Ketupat, mulai dari ketupat dan Opor Ayam, Nasi Bulu, hingga aneka hidangan tradisional lainnya.
Panitia juga menyediakan fasilitas tenda khusus agar pengunjung dapat menikmati hidangan dengan nyaman.
"Kami sediakan tenda di titik-titik penyajian makanan gratis," imbuh Dhanny.
Tradisi ini, menurut Dhanny, bukanlah hal baru bagi warga Pabean. Kegiatan serupa rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari pelestarian budaya sekaligus ajang silaturahmi.
Hal yang membuat perayaan tahun ini semakin unik adalah konsep penyajian makanan yang membentang di sepanjang jalan utama kawasan Pabean, mulai dari depan RM Ohara hingga area sekitar Kantor Pertamina Gorontalo.
"Penyajiannya menggunakan setengah badan jalan dan kami sudah mengantongi izin dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Gorontalo, demi kelancaran acara," jelasnya.
Dhanny menegaskan bahwa semangat utama dari kegiatan ini adalah kebersamaan dan keterbukaan. Perayaan ini terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
"Terbuka untuk masyarakat umum. Siapa saja boleh datang, yang penting niatnya bersilaturahmi," tambahnya.
Sebagai pelengkap kemeriahan, panitia turut menghadirkan hiburan musik dari band lokal ternama Gorontalo, yakni Jarang Break dan Nada Santo Band, untuk menemani momen halalbihalal antarwarga tersebut.
Rekayasa Lalu Lintas Menuju Kampung Jawa
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gorontalo menyiapkan skema rekayasa lalu lintas menjelang perayaan Ketupat yang akan digelar besok, Sabtu (28/3/2026).
Rekayasa ini difokuskan menuju pusat perayaan di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Lonjakan kendaraan diprediksi terjadi karena tradisi tahunan ini selalu menarik ratusan ribu warga.
Untuk mengantisipasi kepadatan, polisi telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif, baik untuk arus masuk maupun arus balik.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Gorontalo, Ipda A Rahim, menjelaskan bahwa pihaknya telah memetakan jalur yang bisa digunakan masyarakat agar distribusi kendaraan tidak menumpuk di satu titik.
“Terkait tradisi perayaan Ketupat tahun 2026, kami dari Satlantas Polres Gorontalo menginformasikan jalur-jalur yang akan dilewati,” kata Rahim berdasarkan laporan yang dikutip TribunGorontalo.com, Jumat (27/3/2026).
Jalur Masuk (Menuju Tugu Ketupat)
Untuk arus masuk dari Kota Gorontalo menuju lokasi perayaan di Tugu Ketupat, terdapat tiga jalur alternatif:
- Jalur Pertama: Melalui Jalan Ahmad A. Wahab, belok kanan ke Jalan Pilohayanga, masuk ke Jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) hingga simpang empat Botumoputi, lalu belok kiri menuju Tugu Tani, dan terakhir belok kiri menuju Tugu Ketupat.
- Jalur Kedua: Melalui Jalan Ahmad A. Wahab hingga simpang traffic light perbatasan Kecamatan Telaga Biru dan Limboto, belok kiri ke Jalan Reformasi (TL Gama) hingga simpang empat Patung Berdoa, lalu melintasi Jalan Trans Sulawesi hingga sampai di Tugu Ketupat.
- Jalur Ketiga: Melalui Jalan Batudaa menuju Simpang Tiga Bongomeme, dilanjutkan ke Tugu Tani, lalu belok kanan menuju lokasi perayaan.
Baca juga: Bupati Gorontalo Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Tradisi Ketupat 2026, Tekankan Pelayanan Humanis
Jalur Arus Balik (Menuju Kota Gorontalo)
Polisi juga mengatur empat jalur arus balik guna mengurai kepadatan:
- Jalur Pertama: Dari Isimu menuju kota melalui Tugu Tani dan Jalan Trans Sulawesi, belok kiri ke Jalan Amal Mojo hingga pertigaan Ambulo, lalu belok kanan masuk ke Jalan GORR.
- Jalur Kedua: Dari Tugu Ketupat langsung menuju Desa Pone, melintasi Lapangan Desa Pone ke arah Menara Keagungan Limboto, dan selanjutnya ke Kota Gorontalo.
- Jalur Tiga: Dari Tugu Ketupat belok kanan ke Jalan Trans Sulawesi, ke Jalan Reformasi hingga traffic light Gama, lalu belok kanan ke Jalan Ahmad A. Wahab menuju kota.
- Jalur Keempat: Dari Desa Reksonegoro menuju Tugu Tani, belok kanan ke Simpang Tiga Pasar Bongomeme, dan melewati Jalan Batudaa menuju Kota Gorontalo.
Dalam skema ini, jalur GORR diprioritaskan sebagai akses bagi kendaraan darurat maupun masyarakat yang hendak menuju bandara. Di akhir keterangannya, Rahim mengimbau masyarakat untuk mendukung kelancaran lalu lintas.
“Untuk kelancaran berlalu lintas, diimbau kepada masyarakat untuk melakukan gerakan sehari tanpa mobil; gunakan motor saja,” pungkasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.