Minggu, 8 Maret 2026

HUT ke 80 RI

Sosok Armelya dan Rahmat, Dua Siswa Gorontalo yang Terpilih Jadi Paskibraka Nasional 2025

Dua siswa asal Gorontalo, Armelya dan Rachmat, terpilih jadi Paskibraka Nasional HUT ke-80 RI di Istana Merdeka. Ini sosok keduanya

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Sosok Armelya dan Rahmat, Dua Siswa Gorontalo yang Terpilih Jadi Paskibraka Nasional 2025
Capture gambar dari laman BPIP
PASKIBRAKA NASIONAL - Tangkapan layar dua pelajar asal Gorontalo yang terpilih jadi Calon Paskibraka tingkat nasional 2025, Kamis (3/7/2025). Ini sosok kedua siswa-siswi yang bakal bertugas di 17 Agustus 2025 di Istana Merdeka, Jakarta nanti. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Suasana semangat kemerdekaan terasa di seluruh Indonesia saat peringatan HUT ke-80 RI.

Lomba-lomba menuju 17-an pun mulai digalakkan.

Baik itu lomba per tim seperti gerak jalan dan lomba individu.

Di setiap rumah pun kini telah terpasang bendera merah putih menambah kemeriahan di bulan Agustus ini.

Di tengah kemeriahan itu, setiap daerah juga bangga mengirimkan wakil terbaiknya untuk tampil di Istana Merdeka.

Tahun 2025 ini, Gorontalo ikut berbangga karena dua siswanya terpilih menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional.

Kedua siswa-siswi tersebut adalah Armelya Habibie dan Rahmat Hidayat.

Keduanya kini sedang menjalani pemusatan latihan di Jakarta sebelum akhirnya bertugas pada 17 Agustus 2025.

Berikut sosok keduanya:

1. Armelya Indira Zahra Habibie

Siswi MAN 1 Kota Gorontalo ini terpilih sebagai anggota Paskibraka Nasional 2025 dan akan mewakili Provinsi Gorontalo di Istana Negara pada 17 Agustus mendatang.

Armelya, gadis 16 tahun asal Desa Pentadio Timur, Kabupaten Gorontalo, mengaku tak menyangka dirinya bisa lolos hingga ke level tertinggi dalam seleksi Paskibraka.

“Saya tidak percaya bisa sampai di titik ini. Saat seleksi, yang saya pikirkan hanya ingin tampil maksimal,” ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Jumat (4/7/2025).

Armelya tak hanya puas menjadi bagian dari Paskibraka Nasional. 

Namun, Ia punya mimpi besar yakni menjadi ppembawa baki bendera Merah Putih di Istana Negara saat upacara HUT Kemerdekaan RI.

“Target saya saat di istana nanti tentu saja ingin jadi pembawa baki. Tapi kalau tidak, saya berharap bisa masuk pasukan delapan, pasukan inti,” ucapnya penuh semangat.

Armelya berangkat ke Jakarta pada 15 Juli 2025.

Setibanya di sana, proses seleksi tidak lagi dilakukan. 

Peserta hanya akan melalui latihan intensif, dan saat itulah pembagian tugas seperti pembawa baki, danpok, danpas, dan pengerek bendera akan ditentukan.

“Semua akan ditentukan saat pelatihan. Yang penting sekarang saya siapkan mental dan fisik sebaik mungkin,” jelasnya.

Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, mengaku bangga atas capaian anak didiknya.

Ia menyebut sejak awal Armelya memang aktif dalam organisasi paskibra sekolah dan menunjukkan semangat luar biasa.

“Ia memang sudah punya tekad sejak masuk madrasah. Latihannya rutin, setiap pekan beberapa kali. Dan ini buah dari kerja kerasnya,” jelas Karjianto.

Ia juga menyebut tahun ini menjadi tahun yang membanggakan bagi MAN 1 Kota Gorontalo karena selain Armelya, ada lima siswa lolos ke tingkat provinsi dan enam ke tingkat kota.

“Ini bukan hanya pencapaian pribadi, tapi hasil dari kedisiplinan dan pembinaan bersama,” tambahnya.

Sebagai bentuk penghargaan, pihak sekolah akan memberikan reward dan apresiasi khusus, sebagaimana yang diberikan kepada siswa berprestasi sebelumnya.

“Kami akan terus mendukung, karena prestasi seperti ini bukan hanya membanggakan sekolah, tapi juga daerah,” tutup Karjianto.

2. Rahmat Hidayat

Nama Rahmat Hidayat kini menjadi buah bibir di Kabupaten Boalemo, Gorontalo.

Siswa kelas 10 SMA Negeri 1 Wonosari ini berhasil mencatatkan sejarah kecil bagi daerahnya.

Sebab, ia menjadi satu-satunya perwakilan Boalemo yang lolos seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Gorontalo.

Selanjutnya, ia akan melangkah ke gerbang seleksi tingkat nasional.

Setelah penantian selama sembilan tahun, sosok Rahmat membawa secercah harapan dan kebanggaan bagi masyarakat Boalemo.

Rahmat bukanlah sosok yang lahir dengan kemudahan. Ia adalah putra dari pasangan petani sederhana, Maslur dan Sariah.

Sehari-hari, di sela-sela kewajibannya sebagai seorang pelajar, Rahmat tak sungkan membantu orang tuanya mengurus ternak dan mengolah sawah.

Namun, keterbatasan ekonomi tak pernah mematahkan semangatnya untuk meraih mimpi setinggi langit, yakni menjadi anggota Paskibraka nasional.

Sejak awal menanamkan impian tersebut, Rahmat menunjukkan kegigihan yang luar biasa.

Ia mempersiapkan diri secara matang, baik dari segi fisik dengan latihan rutin, maupun mental dengan menanamkan disiplin dan fokus yang tinggi.

Ketekunan Rahmat ini diakui oleh Ucok Alwi, Pembina sekaligus Panitia Seleksi Paskibraka Boalemo.

Menurut Ucok, Rahmat memiliki karakter yang sangat dibutuhkan: rajin berlatih, selalu disiplin, dan cepat dalam menyerap materi pelatihan.

Performa luar biasa Rahmat terbukti di setiap tahapan seleksi tingkat provinsi.

Ia berhasil melewati berbagai ujian, mulai dari tes fisik yang menguji ketahanan tubuh, tes minat dan bakat yang menggali potensi diri, hingga tes wawasan kebangsaan yang mengukur kecintaannya pada tanah air. 

Di balik sosoknya yang pendiam namun penuh semangat, Rahmat juga memiliki bakat di bidang bela diri.

Ia aktif sebagai pelatih silat di perguruan Kera Sakti di desanya.

Aktivitas ini tak hanya membentuk fisiknya menjadi kuat, namun juga menanamkan nilai-nilai disiplin, ketahanan mental, dan jiwa kepemimpinan yang sangat penting bagi seorang calon Paskibraka.

"Saya ingin membuktikan bahwa anak petani dari desa juga bisa berprestasi di tingkat nasional. Alhamdulillah, semua usaha dan doa orang tua tidak sia-sia," ujar Rahmat dengan nada penuh syukur melalui sambungan telepon.

Kata-kata sederhana ini menggambarkan tekad kuat seorang pemuda yang ingin mengharumkan nama daerahnya di kancah nasional.

Kini, Boalemo menaruh harapan besar di pundak Rahmat Hidayat.

Masyarakat Boalemo pun diimbau untuk memberikan doa dan dukungan penuh kepada Rahmat, berharap putra daerah ini dapat membawa harum nama Gorontalo, khususnya Boalemo, di panggung nasional yang bergengsi.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved