PEMPROV GORONTALO
5 Program Unggulan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail yang Dipaparkan di Paripurna ke-29
Rapat Paripurna ke-29 DPRD Provinsi Gorontalo digelar Selasa (8/7/2025) sore dengan agenda penting: pembicaraan tingkat I terhadap Rencana
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PARIPURNA-Gubernur-Gorontalo-Gusnar-Ismail.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Rapat Paripurna ke-29 DPRD Provinsi Gorontalo digelar Selasa (8/7/2025) sore dengan agenda penting: pembicaraan tingkat I terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Gorontalo Tahun 2025–2029.
Rapat dimulai pukul 14.45 WITA di ruang sidang utama DPRD Provinsi Gorontalo, dan dihadiri langsung oleh Gubernur Gusnar Ismail, yang memaparkan pokok-pokok pikiran strategis dalam dokumen RPJMD tersebut.
“RPJMD ini adalah arah besar pembangunan yang akan kita tempuh lima tahun ke depan,” tegas Gusnar saat menyampaikan sambutan.
Ia menjelaskan bahwa rancangan RPJMD telah melalui berbagai proses, termasuk diskusi publik dan ruang partisipasi masyarakat.
“Kami membuka diskusi ruang publik, menanggapi dan memperkaya isi dokumen agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Gorontalo,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Gusnar menekankan bahwa semua sasaran dan tujuan dalam RPJMD akan berpijak pada lima program unggulan yang telah menjadi komitmennya bersama Wakil Gubernur.
1. Peningkatan Kualitas SDM
Gusnar memulai dengan sektor pendidikan. Ia menyoroti masalah klasik: menumpuknya siswa hanya di sekolah-sekolah favorit.
“Pertama, kita harus menumbuhkan sekolah-sekolah unggulan setiap tahun. Tapi juga mendistribusikan guru hebat ke sekolah-sekolah yang kurang diminati, agar bisa menarik minat siswa,” jelasnya.
Tak hanya itu, pembangunan infrastruktur pendidikan dan dukungan hingga jenjang S3 menjadi bagian penting dari misi SDM unggul.
“Kami ingin mencetak pionir-pionir pembangunan dari anak-anak Gorontalo sendiri,” imbuhnya.
2. Penguatan Sektor Pertanian dan Kelautan
Dua sektor ini disebut sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Pemerintah provinsi akan terus mendorong program Agromaritim.
“Kami gelorakan kembali program agromaritim sebagai basis ketahanan ekonomi Gorontalo,” tegas Gusnar.
3. Pemberdayaan UMKM
Gusnar menilai pembinaan UMKM harus lebih terstruktur. Ia mengusulkan adanya klasifikasi pelaku usaha dalam beberapa klaster.
“Ke depan, UMKM kita bagi dalam klaster pemula, menengah, dan mapan. Sehingga pembinaan dan bantuan bisa lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kelemahan dalam distribusi bantuan UMKM yang kerap tak termonitor dengan baik.
4. Pengembangan Pariwisata
Sektor ini juga masuk dalam prioritas pembangunan. Strateginya: satu kabupaten/kota, satu destinasi unggulan.
“Setiap daerah harus punya satu destinasi yang bisa menjadi ikon pariwisata Gorontalo,” kata Gusnar.
5. Pembangunan Infrastruktur
Program kelima adalah infrastruktur dasar, yang dianggap sebagai kebutuhan mendesak.
“Kita masih punya banyak PR seperti jalan rusak dan distribusi listrik yang belum merata. Ini akan jadi prioritas pembangunan ke depan,” tutupnya. (*)
ADV Pemprov Gorontalo
| Pemprov Gorontalo Tak Tambah Anggaran BBM Kendaraan Dinas, Voucer BBM Habis Isi Pakai Dana Pribadi |
|
|---|
| Sambut PENAS XVII, Gorontalo Gorontalo Tanam Jagung di Kawasan Gorontalo Outer Ring Road |
|
|---|
| Dua IPR di Pohuwato Gorontalo Ditargetkan Bulan Ini Diresmikan dan Bakal Beroperasi |
|
|---|
| APBD Menyusut, Gorontalo Ubah Strategi: Andalkan Program Pusat untuk Dongkrak Pembangunan |
|
|---|
| WFH ASN Gorontalo Resmi Cuma 1 Hari, Berlaku Mulai Rabu Pekan Ini |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.