MOTOGP
Dominasi Tanpa Tanding Marc Marquez "si Raja" Sirkuit di Aragon MotoGP
Pembalap Ducati ini tampil perkasa dengan memenangi Grand Prix Aragon dari posisi pole, memperlebar jarak keunggulannya di puncak klasemen MotoGP, Min
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2025-06-09_-Marc-Marquez-saat-melaju-di-lintasan-MotoGP-Photo-by-Photosport.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Marc Marquez sekali lagi membuktikan julukannya sebagai "Raja Sirkuit" di MotorLand Aragon.
Pembalap Ducati ini tampil perkasa dengan memenangi Grand Prix Aragon dari posisi pole, memperlebar jarak keunggulannya di puncak klasemen MotoGP, Minggu (8/6/2025).
Kemenangan sensasional Marquez ini melengkapi podium yang didominasi Ducati, dengan sang adik, Alex Marquez, finis kedua untuk Gresini Racing, dan rekan setim Marc, Francesco Bagnaia, menempati posisi ketiga.
Sebuah pemandangan yang langka dan menakjubkan bagi para penggemar "Merah Borgo Panigale"!
Ini adalah pengulangan sejarah bagi Marc, yang tahun lalu juga mencetak kemenangan pertamanya dalam 1043 hari di sirkuit yang sama.
Kini, ia kembali mengukir prestasi gemilang sebagai polesitter dan pemenang sprint, sekaligus mencatatkan rekor kemenangan MotoGP ketujuhnya di lintasan ini.
Kedigdayaan Marc di akhir pekan ini sungguh luar biasa. Ia menjadi pembalap pertama dalam satu dekade terakhir yang berhasil memimpin di setiap sesi – termasuk pemanasan, latihan bebas, dan kualifikasi – sebuah pencapaian yang terakhir ia lakukan sendiri di Grand Prix Jerman pada tahun 2015.
"Ini akhir pekan yang luar biasa. Memimpin di semua sesi latihan, fokus penuh, konsentrasi penuh," ujar Marquez, yang kini unggul 32 poin dari Alex di klasemen kejuaraan.
"Seperti yang saya duga, pembalap lain semakin mendekat di setiap sesi. Dalam balapan, kecepatan Alex dan Pecco (Bagnaia) sangat cepat, tapi konsisten. Saya hanya mengendalikan jarak balapan."
"Dan selebrasi bersama adik saya sungguh luar biasa. Cara terbaik untuk kembali dengan podium penuh Ducati di posisi teratas!" tambahnya dengan senyum lebar.
Dua bersaudara Marquez ini juga merayakan kemenangan dengan menari bergandengan tangan di depan para penggemar tuan rumah yang memadati tribun khusus, sebuah area yang didedikasikan untuk "saudara tercepat di Spanyol" dalam dunia balap roda dua.
Menjelang akhir pekan balapan, mereka sempat saling "ledek" di media sosial tentang siapa yang akan didukung ibu mereka.
Marc-lah yang tertawa paling akhir, ketika ia menyerahkan kaus Ducati merah kepada sang ibu di lingkaran pemenang, di area paddock.
Start Sempurna dan Drama di Lintasan
Marc telah memecahkan rekor lap untuk meraih pole ke-99 dalam kariernya sebelum mengklaim kemenangan sprint ketujuh musim ini pada hari Sabtu, meskipun startnya kurang bagus.
Namun kali ini, ia melesat dari garis start dengan "peluncuran" yang sempurna, memimpin di tikungan pertama.
Alex berhasil mempertahankan posisi kedua, namun di belakang mereka, Pedro Acosta dari KTM berduel sengit dengan Bagnaia memperebutkan posisi ketiga.
Mereka terus-menerus bertukar posisi, memanfaatkan slipstream satu sama lain untuk menyalip.
Namun, Bagnaia yang lebih berpengalaman berhasil mempertahankan posisinya.
Di depan, Marc terus mencetak lap tercepat, meninggalkan Alex yang tak mampu menandingi kecepatannya.
Perlahan tapi pasti, sang kakak memperlebar keunggulannya di salah satu sirkuit favoritnya, yang bahkan memiliki tikungan yang dinamai sesuai namanya.
Adik Marquez itu sempat menoleh ke belakang, melihat Bagnaia semakin mendekat.
Sementara itu, Brad Binder dari KTM terjatuh saat berada di posisi kelima, membuat kepala kru tim yang sedang kesulitan itu murka di pit lane.
Namun, Alex dengan cepat menemukan ritmenya untuk tetap di posisi kedua, sementara Bagnaia berhasil menahan Acosta, mencegah podium all-Spanish.
Bagnaia, yang berada di urutan ketiga klasemen, kini tertinggal 93 poin dari Marc. (*)
| Lorenzo Kembali ke MotoGP, Kini Jadi Pelatih Vinales |
|
|---|
| Bezzecchi Ngebut di Mandalika, Marc Marquez Malah Dua Kali Nyungsep! |
|
|---|
| Pecco Bagnaia Alami Hari Kelam di Sirkuit Balaton, Asa Juara Dunia MotoGP Terancam? |
|
|---|
| Jack Miller Galau, Yamaha Tunda Keputusan Line-up MotoGP 2026: Masa Depannya Terancam? |
|
|---|
| Toprak Razgatlıoglu Resmi Gabung Prima Pramac Yamaha untuk MotoGP 2026 |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.