PEMPROV GORONTALO
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Serahkan Bonus untuk Atlet dan Official PON 2024
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyerahkan bonus kepada para atlet dan official perwakilan Provinsi Gorontalo di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-Gubernur-Gorontalo-Gusnar-Ismail-menyerahkan-bonus.jpg)
(Penulis: Sri Yolanda Tangahu, Peserta Magang dari Universitas Negeri Gorontalo)
TRIBUNGORONTALO.COM – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyerahkan bonus kepada para atlet dan official perwakilan Provinsi Gorontalo di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.
Penyerahan bonus tahap pertama ini berlangsung di Gedung Olah Raga (GOR) Nani Wartabone, pada Minggu (18/5/2025).
Ketua Umum KONI Provinsi Gorontalo, Fikram Salilama, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas terlaksananya penyerahan bonus yang selama ini tertunda.
“Kesempatan yang berbahagia ini, yang paling berbahagia kali ini di Gorontalo, kenapa demikian? Karena hari ini harus kita lakukan penyerahan bonus. Selama ini bonus belum ditetapkan atau diserahkan. Ini adalah murni bonus dari provinsi. Alhamdulillah hari ini tahap pertama penyerahan bonus selesai,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Fikram juga menyampaikan harapan agar para atlet dapat terus meningkatkan prestasinya.
“PON akan dilaksanakan lagi tahun depan, kami minta teman-teman atlet untuk lebih meningkatkan prestasinya. Semoga medali yang kita dapatkan ini akan kita raih kembali bahkan lebih baik pada PON berikutnya,” bebernya.
Alasan bonus terlambat
Sementara itu, Gubernur Provinsi Gorontalo, Gusnar Ismail, dalam sambutannya menjelaskan alasan keterlambatan penyerahan bonus.
Menurutnya, jumlah atlet yang berprestasi pada PON lalu sangat banyak sehingga anggaran yang tersedia tidak mencukupi.
“Bonus memang disediakan pemerintah provinsi bagi yang berprestasi. Namun karena banyak atlet yang meraih medali, anggaran tidak cukup,” ujarnya.
Bonus semula dianggarkan sebesar Rp100 miliar. Namun akhirnya dikurangi karena efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Kini dana yang diterima Provinsi Gorontalo hanya sekitar Rp50 miliar. Penyesuaian anggaran ini harus melalui persetujuan DPRD, sehingga prosesnya memakan waktu cukup lama.
“Alhamdulillah, semua sudah selesai dan hari ini secara resmi pemprov menyerahkan bonus yang tertunda beberapa bulan lalu. Selain itu, ada juga bonus untuk prestasi internasional yang hari ini juga kami serahkan,” jelas Gusnar.
Ia menambahkan, pemberian bonus diharapkan para atlet semakin termotivasi.
Pemerintah daerah disebut akan terus membuka ruang sebesar-besarnya untuk pengembangan olahraga di Gorontalo.
Baca juga: BREAKING NEWS: Fauzan Gani Remaja 15 Tahun Tenggelam di Sungai Bolango Gorontalo
Setelah menyampaikan sambutan, Gubernur Gusnar Ismail memberikan bonus secara simbolis kepada atlet dan pelatih dari berbagai cabang olahraga, antara lain sebagai berikut:
- Atlet cabang sepak takraw peraih medali perak mendapat bonus Rp100 juta per orang.
- Atlet bulutangkis peraih medali perunggu menerima Rp50 juta.
- Asisten pelatih taekwondo dan billiard masing-masing menerima Rp12,5 juta.
- Atlet e-Sport yang sedang bertanding di Tiongkok mendapat Rp50 juta.
- Atlet atletik disabilitas peraih medali perunggu mendapat Rp50 juta.
Bonus untuk atlet peraih medali emas sudah diserahkan sebelumnya, yakni sebesar Rp 150 juta per orang.
Penyerahan bonus ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi dan dukungan Pemerintah Provinsi Gorontalo terhadap para atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama daerah dalam ajang olahraga nasional dan internasional.
Pemerintah berharap mempertahankan prestasi edisi PON mendatang.
(TribunGorontalo.com/*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.