Kamis, 5 Maret 2026

Berita Nasional

Ricuh di Lapas Nabire! Polisi Diserang Napi Saat Olah TKP Kaburnya 3 Tahanan

Insiden mengejutkan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Ricuh di Lapas Nabire! Polisi Diserang Napi Saat Olah TKP Kaburnya 3 Tahanan
Humas Lapas
RICUN DI LAPAS -- Polisi diserang para napi saat melakukan olah TKP di Lapas Nabire. Kapolda Papua Tengah, Brigadir Jenderal Polisi Alfred Papare, membenarkan adanya penyerangan tersebut. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Insiden mengejutkan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Sejumlah anggota kepolisian dari Satuan Reskrim Polres Nabire diserang oleh narapidana.

Penyerangan saat hendak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kasus kaburnya tiga tahanan dari lapas tersebut pada Jumat (9/5/2025).

Kapolda Papua Tengah, Brigadir Jenderal Polisi Alfred Papare, membenarkan adanya penyerangan tersebut.

"Ia benar, anggota kami dari Satuan Reskrim Polres Nabire diserang saat hendak melakukan olah TKP guna menyelidiki kasus kaburnya narapidana yang kabur dari Lapas Nabire," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (10/5/2025).

Menurut Brigjen Polisi Alfred Papare, penyerangan terjadi saat aparat kepolisian memasuki lapas untuk melakukan penyelidikan.

Sejumlah narapidana tiba-tiba melempari petugas dengan batu.

Tak hanya itu, beberapa anggota polisi juga mengalami penganiayaan dan pengeroyokan oleh para narapidana.

"Ada dua anggota polisi sempat dikeroyok dan dianiaya sebelum berhasil diselamatkan oleh petugas lapas," ungkap Kapolda Alfred.

Akibat insiden tersebut, seorang anggota polisi mengalami luka di bagian kepala, sementara beberapa lainnya mengalami memar dan cedera ringan.

"Beberapa warga binaan juga dilaporkan luka dalam insiden tersebut. Mereka pun telah mendapat penanganan medis," imbuhnya.

Untuk meredam situasi yang memanas, Polda Papua Tengah segera menurunkan personel tambahan di sekitar area lapas, termasuk dari Satuan Brimob, guna melakukan pengamanan.

"Kami juga masih mengusut insiden penyerangan yang dilakukan oleh sejumlah narapidana terhadap aparat kepolisian tersebut," tegas mantan Wakapolda Papua Barat itu.

Lebih lanjut, Kapolda Alfred menjelaskan bahwa penambahan personel pengamanan difokuskan di luar lapas untuk menghindari potensi memperkeruh suasana di dalam.

"Kami menempatkan pengamanan tambahan di luar, bukan di dalam lapas, agar tidak memperkeruh suasana. Brimob dan Polres Nabire kini siaga penuh," pungkasnya.

Insiden ini menambah daftar panjang permasalahan di Lapas Nabire dan menimbulkan pertanyaan serius mengenai keamanan serta pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved