Rabu, 1 April 2026

Wisata Gorontalo

Cegah Pungli, CCTV di Danau Perintis Gorontalo Akan Diperbanyak

Objek wisata Danau Perintis di Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, akan diperbanyak kamera pengawas (CCTV).  

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Cegah Pungli, CCTV di Danau Perintis Gorontalo Akan Diperbanyak
TRIBUNGORONTALO/ALDIPONGE
PEMASANGAN CCTV - Objek Wisata Danau Perintis. Pemkab Bone Bolango akan menambah CCTV di sejumlah titik untuk mencegah pungli. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Objek wisata Danau Perintis di Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, akan diperbanyak kamera pengawas (CCTV).  

Menurut Kepala Bidang Pariwisata Bone Bolango Yudiawan Maksum, penambahan CCTV bertujuan untuk mencegah pungutan liar (pungli).

"Ke depan yang kami butuhkan adalah pemasangan CCTV di area Danau Perintis," ungkapnya saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com melalui WhatsApp, Minggu (27/4/2025).

Sejauh ini, CCTV di Danau Perintis baru terpasang di tiga titik, yakni pintu masuk, parkiran, dan kawasan booth jualan.

Pemasangan cctv ini juga sebagai bentuk menegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 tahun 2024 dan juga untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Khusus di Danau Perintis yang kewenangannya ada di dinas, kami pungutan telah diatur melalui perda tersebut," bebernya.

Ia menjelaskan khusus di Danau Perintis yang masuk retribusi daerah seperti tarif parkir mobil Rp5 ribu, sepeda motor Rp 3 ribu.

Sementara gazebo Rp20 ribu per jam. Untuk booth-booth yang berjualan di dalam dikenakan biaya Rp10 ribu per hari.

"Kalau untuk booth itu belum optimal karena pedagang jarang menjual di dalam," jelas 

"Kami terus melakukan sosialisasi dan penguatan kepada teman-teman retributor agar tetap menjalankan tugas pungutan," tambahnya.

Baca juga: Fakta-fakta Seputar Pemekaran Kabupaten Gorontalo Barat, Direncanakan Sejak 13 Tahun Lalu

DANAU PERINTIS - Potret gazebo di Danau Perintis, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
DANAU PERINTIS - Potret gazebo di Danau Perintis, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. (Dok TribunGorontalo.com)

Ia menegaskan apabila para retributor ini kedapatan melakukan pungutan liar, maka akan ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Jika nanti kedapatan kami akan memberikan sanksi teguran langsung bahkan tidak lagi bersama Disparpora Bone Bolango," tegasnya.

Selain Danau Perintis beberapa wisata yang merupakan kewenangan Disparpora Bone Bolango juga diberlakukan hal yang sama.

Demi kemajuan wisata di Bone Bolango semua pihak harus memiliki andil untuk terus menjaga dan merawat fasilitas yang ada.

Sebelumnya Tim Satuan Sapu Bersih (Saber) pungutan liar Bone Bolango telah melakukan rapat koordinasi dengan upaya membebaskan adanya pungutan liar.

Rapat itu dihadiri oleh Wakil Bupati Bone Bolango, Wakapolres Bone Bolango selaku ketua Tim Satgas Saber Kabupaten Bone Bolango dan pihak kejaksaan serta jajaran.

Rapat koordinasi dilaksanakan di Naffil Cafe Kabupaten Bone Bolango, Jumat (25/4/2025).

Wakil Bupati Bone Bolango, Risman Tolingguhu menegaskan bahwa kegiatan Saber Pungli atau sapu bersih pungutan liar ini merupakan salah satu program pemerintah dalam upaya menghilangkan dan membebaskan adanya pungutan liar. 

"Pungutan liar harus dihilangkan karena dapat merugikan masyarakat dan merusak tatanan pemerintahan," terangnya.

Baca juga: Kebakaran Pabrik di Ilangata Gorontalo Utara, Berton-ton Jagung Nyaris Ludes

Wakil Bupati Bone Bolango juga menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada kegiatan Satgas Saber pungli ini. 

"Pemerintah kabupaten Bone Bolango sangat mendukung kegiatan ini karena pada dasarnya tindakan pungutan liar dapat merusak tatanan pemerintahan," ujarnya.

Dalam rapat koordinasi ini, Tim Satgas Saber Pungli membahas berbagai strategi dan taktik untuk mengatasi pungutan liar di Bone Bolango. 

Mereka juga membahas tentang pentingnya kerja sama dengan masyarakat dan stakeholder lainnya dalam upaya memberantas pungutan liar.

Kemudian, Wakapolres Bone Bolango Karsum Ahmad berharap bahwa dengan kerja sama yang kuat dan strategi yang tepat, pungutan liar dapat dihilangkan dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

 "Kita harus terus berupaya menghilangkan pungutan liar dan memastikan bahwa masyarakat dapat merasakan manfaatnya," tandasnya.


(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved