Kamis, 19 Maret 2026

Berita Viral

Viral Calon Mertua Pamer Harta & Merusak Rumah Pihak Pria Karena Uang Panai Rp100 juta Tak Dipenuhi

Terekam kesombongan calon mertua usai pria itu batal melamar anaknya. Kemungkinan, niatnya untuk membuat pria yang batal melamar anaknya menyesal.

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Viral Calon Mertua Pamer Harta & Merusak Rumah Pihak Pria Karena Uang Panai Rp100 juta Tak Dipenuhi
Polres Jeneponto
UANG PANAIK - Viral Calon Mertua Pamer Harta & Merusak Rumah Pihak Pria Karena Uang Panai Rp100 juta Tak Dipenuhi. Rumah milik calon pengantin pria berinisial MK di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), dirusak oleh massa usai batal membawa uang panai Rp 100 juta untuk lamaran kepada calon pasangannya. 

TRIBUNGORONTALO.COM-Rumah milik calon pengantin pria berinisial MK di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), dirusak oleh massa usai batal membawa uang panai Rp 100 juta untuk lamaran kepada calon pasangannya.

Polisi menilai insiden yang diduga dilakukan massa dari pihak perempuan tersebut berkaitan dengan persoalan adat siri' atau harga diri.

Terekam kesombongan calon mertua usai pria itu batal melamar anaknya. Kemungkinan, niatnya untuk membuat pria yang batal melamar anaknya menyesal.

Usai viral karena pengrusakan rumah mempelai pria, orang tua wanita yang batal dilamar Rp100 juta di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali menjadi sorotan.

Baca juga: Terungkap Motif Jumran Anggota TNI AL Bunuh Juwita Jurnalis Banjarbaru, Tak Mau Nikahi Korban

Ibunda Putri, kembali viral karena memamerkan kekayaannya melalui video berdurasi tiga menit 16 detik.

Video tersebut diunggah akun Nurjannah, Senin (7/4/2025). Link video

Dari tayangan video itu, memperlihatkan keadaan Putri sedang berbaring di tempat tidur mewah.

Putri tampak melempar senyum meski batal menikah dengan sang kekasih, Miko warga Dusun Embo, Desa Turatea, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto.

"Itu anak cantikku, anak berlianku tidak sakit ji hatinya, semangat nak, anak cintaku, orang cantik toh," kata ibunda Putri dalam video tersebut.

Tak hanya memperlihatkan keadaan putrinya, kamera ponsel ibunda Putri bahkan menyorot sejumlah fasilitas mewah di dalam kamar.

Seperti lemari berwarna emas yang dibeli ayah Putri.

"Lihatko lemarinya Rp 30 juta satu set, lihat tempat tidurnya, kita ini orang bahagia sayang orang tidak pernah kesusahan," ucapnya.

Ibunda Putri bahkan menyinggung Miko yang batal mempersunting anaknya dengan mahar fantastis itu.

Ia juga bersyukur karena putrinya tidak jadi menikah dengan Miko.

"Untung tidak samaji itu Miko dari gunung gua-gua sayang, orang cantik toh tidak pantas dengan Miko. Jadi itu dibatalkan secara langsung oleh Allah karena akan disiapkan jodoh yang terbaik buat kedepannya," terangnya.

Sejumlah netizen menyayangkan pernyataan ibunda Putri.

Kalimat dalam video tersebut dinilai angkuh dan tidak etis.

Baca juga: 11 Hari Jelang PSU Gorontalo Utara, Gubernur Gusnar Ismail: Masalah Anggaran Sudah Kita Selesaikan

Baca juga: Bupati Gorontalo Sofyan Puhi Sampaikan LKPJ 2024, Realisasi PAD Rp 145 Miliar

"Terlalu sombong ko ingat dunia ji ini harta yang dimiliki hanya titipan jika Allah berkehendak hilang dalam sekejap," tulis akun Hendra Daeng Sijaya dalam kolom komentar.

"Ingat iblis dihusir dari Surga karena kesombongannya," Tambah akun Andi Takdir.

Diberitakan sebelumnya, kejadian memilukan terjadi di Dusun Embo, Desa Turatea, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (5/4/2025) malam.

Sebuah rumah menjadi target amarah lantaran pemiliknya diduga melanggar kesepakatan membawa uang panai kepada pihak perempuan.

Peristiwa ini viral di media sosial Facebook oleh akun Citra Erang.

Dalam postingan videonya, memperlihatkan detik-detik penyerangan rumah orang tua laki-laki oleh pihak keluarga perempuan.

Bahkan terdengar suara perempuan diduga terlibat cekcok dengan pihak keluarga laki-laki.

"Rumahnya sudah hancur, telepon saja keluargamu, rumahnya sudah hancur," teriak seorang wanita dengan dialek Jeneponto.

Dari postingan lain diunggah Citra Erang, pemilik rumah tersebut bernama Darma.

Sementara anak pemilik rumah yang melakukan lamaran adalah Miko.

Miko dan seluruh penghuni rumah tak kunjung datang membawa uang panai dan seserahan dari jadwal yang disepakati.

Saat penyerangan rumah terjadi, Miko sekeluarga bahkan tidak berada di tempat.

"Melamar tidak punya uang, nda ada uang panaikna. Tidak sanggup alhasil dimassa," jelas Citra Erang.

Kapolsek Tamalatea, Iptu Suardi saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

Insiden penyerangan rumah ini terjadi pada pukul 21.30 Wita.

Baca juga: Daftar Harga HP Samsung di Bulan April 2024: Bandingkan Galaxy Z dan Galaxy S

"Menurut perempuan memang begitu (gegara uang panai) kemarin jadwalnya tapi (pihak laki-laki) tidak datang," ujar Iptu Suardi via telepon, Minggu (6/4/2025).

Orang tua Miko telah melaporkan kejadian pengrusakan rumahnya ke Mapolsek Tamalatea.

"Orang tuanya sementara melapor, sekarang sudah ada di kantor," tuturnya. (*)

 

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved