Ketupat Gorontalo
Peserta Karapan Sapi Kecelakaan di Arena Yosonegoro Gorontalo, Penonton Panik Berhamburan
Sebuah insiden kecelakaan terjadi saat babak kualifikasi kategori race 100 meter, Senin (7/4/2025).
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KARAPAN-SAPI-Insiden-Kecelakaan-Peserta-Karapan-di-Desa-Yosonegoro.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Suasana meriah Karapan Sapi di kawasan pacuan kuda Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, mendadak berubah tegang.
Sebuah insiden kecelakaan terjadi saat babak kualifikasi kategori race 100 meter, Senin (7/4/2025).
Salah satu peserta yang berada di lintasan kedua mengalami kehilangan keseimbangan ketika beberapa meter melewati garis finis.
Sapi yang dikemudikannya tiba-tiba berbelok tajam ke arah kiri, membuat sang joki tak mampu mengendalikan laju.
Baca juga: Intip Kemeriahan Ketupat Gorontalo, Ratusan Warga Mulai Padati Arena Pacuan Kuda
Dalam hitungan detik, joki tersebut terlempar dari pelana dan jatuh tersungkur, tubuhnya berguling di arena pacuan rumput hijau.
Melihat kejadian itu, para penonton yang memadati area finis langsung panik.
Banyak yang berlari menghindari sapi yang menuju ke arah mereka.
Untungnya, insiden ini tidak berujung fatal. Baik sapi maupun sang joki hanya mengalami cedera ringan dan segera mendapatkan pertolongan dari panitia.
Kecelakaan ini terjadi hanya beberapa saat sebelum rombongan pejabat penting tiba di lokasi.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli, yang baru saja mengawali perayaan ketupat di Masjid Al Maghfirah Limboto Barat, datang ke arena ditemani Sekda Provinsi Gorontalo dan jajaran Forkopimda.
Turut hadir pula Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, yang menyaksikan jalannya lomba.
Meskipun sempat dihantui ketegangan, acara karapan sapi tetap berlangsung hingga selesai dengan pengamanan ketat dari panitia dan aparat setempat.
Warga Mulai Padati Arena
Kawasan pacuan kuda di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, mulai dipadati ratusan masyarakat pada Senin (7/4/2025).
Sejak pagi, suasana sudah ramai seiring dimulainya perayaan Ketupat yang dimeriahkan dengan berbagai lomba tradisional.
Antusiasme warga terlihat jelas. Mereka berbondong-bondong datang untuk menyaksikan tiga jenis perlombaan seru: kontes sapi, karapan sapi, dan pacuan kuda.
Eman, salah satu warga yang hadir bersama istrinya, mengaku sangat menantikan momen ini.
"Memang tidak tiap tahun saya datang, tapi ini sangat seru untuk disaksikan," ujarnya sambil tersenyum.
Hal senada diungkapkan Husni Jibran. Bagi Husni, ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpeternak.
"Meskipun mereka berkompetisi, tapi silaturahmi tetap mereka jalin," katanya berharap agar kegiatan seperti ini rutin diadakan oleh pemerintah.
Pantauan TribunGorontalo.com di lapangan, ratusan warga memenuhi area pacuan kuda.
Aparat kepolisian terlihat siaga mengamankan jalannya acara, memastikan suasana tetap kondusif.
Rangkaian acara dimulai dengan kontes ternak sapi, dilanjutkan dengan adu cepat karapan sapi yang sukses mengundang sorak-sorai penonton.
Puncaknya nanti akan ditutup dengan lomba pacuan kuda, yang menjadi sajian utama dan paling dinanti.
Sorak dukungan warga menggema saat karapan sapi berlangsung. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.