Piala Dunia 2026
Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026 usai Kalah Telak dari Australia
Timnas Indonesia baru saja mengalami kekalahan telak 5-1 dari Australia di Sydney Football Stadium, Kamis (21/3/2025) malam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ole-selebrasi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Apakah Timnas Indonesia masih berpeluang lolos ke Piala Dunia 2026?
Timnas Indonesia baru saja mengalami kekalahan telak 5-1 dari Australia di Sydney Football Stadium, Kamis (21/3/2025) malam.
Kekalahan ini membuat Indonesia harus berjuang untuk mempertahankan posisi keempat klasemen grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.
Di grup C sendiri sudah meloloskan Jepang ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat (AS), Meksiko dan Kanada.
Jepang bertengger di puncak klasemen sementara grup C dengan 19 poin usai mengalahkan Bahrain dengan skor 2-0.
Dengan hanya sisa tiga pertandingan lagi, Jepang sudah dipastikan tak terkejar tim lainnya.
Laga timnas Indonesia vs Australia membuat Australia kini menduduki posisi kedua klasemen dengan torehan 10 poin.
Sedangkan Indonesia harus turun ke posisi keempat klasemen sementara dengan nilai 6.
Tim Garuda disalip oleh Arab Saudi yang kini menduduki posisi ketiga dengan raihan 9 poin.
Timnas Indonesia bakal menghadapi Bahrain, China dan Jepang di tiga pertandingan berikutnya.
Menghadapi Bahrain pada Selasa (25/3/2025), dan China di tempat yang sama pada Juni mendatang bakal menjadi penentu untuk bisa lolos langsung atau tidaknya Indonesia ke Piala Dunia 2026.
Tambahan enam poin akan membuat persaingan dengan Australia dan Arab Saudi untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026 semakin ketat.
Namun, jika tergelincir di salah satu pertandingan tersebut, melanjutkan ke putaran keempat kualifikasi Piala Dunia yang diberikan untuk tim posisi ketiga dan keempat menjadi yang realistis.
Sementara itu, laga melawan Jepang diyakini bakal menyulitkan Timnas Indonesia.
Sebab selain bermain tandang, Marselino Ferdinan dkk kalah 0-4 saat berlaga di SUGBK.
Review pertandingan
Pada babak pertama timnas Indonesia tertinggal dengan skor 3-0 dari Australia.
Indonesia mendapatkan penalti saat Rafael Struick dilanggar oleh Rowless di kotak penalti Australia.
Kevin Diks yang jadi eksekutor mengarahkan bola ke sisi kanan dan mengenai tiang gawang (8').
Pada menit 18 Australia unggul lewat penalti Boyle karena pelanggaran Nathan Tjoe-A-On kepada Miller di kotak penalti.
Selanjutnya, Nishan Velupillay sukses memanfaatkan kesalahan pertahanan Indonesia yang sudah memasang garis tinggi.
Velupillay akhirnya duel satu lawan satu dengan kiper Maarten Paes dan eksekusinya sukses menghujam gawang Indonesia.
Jackson Irvine membuat Australia semakin menjauh lewat golnya pada menit ke-34.
Irvine di kotak penalti melepaskan tendangan keras yang sukses ditepis kiper Paes.
Bola kembali ke Irvine dan dengan cerdik eksekusinya sukses masuk ke gawang lawan.
Australia mencatatkan gol keempat lewat sundulan Lewis Miller memanfaatkan umpan dari Craig Goodwin pada menit ke-61.
Satu gol untuk Indonesia tercipta lewat Ole Romeny memanfaatkan umpan cerdik dari Kevin Diks pada menit ke-78.
Tendangan datar Ole gagal dijangkau kiper Australia.
Masih belum selesai, ada gol Irvine pada menit ke-90 yang memanfaatkan umpan Craig Goodwin lewat tendangan sudut.
Indonesia membalas satu gol lewat Ole Romeny pada menit ke-78.
Mendapatkan umpan terobosan dari Kevin Diks, Ole sukses melakukan eksekusi jitu ke gawang Australia.
Peluang kali ini lewat Eliano Reijnders di depan gawang Australia tapi masih bisa ditepis kiper Ryan pada menit ke-84.
Gol kelima bagi Australia pada menit ke-90 lewat Jackson Irvine.
Sebelumnya ada umpan yang diberikan oleh Craig Goodwin lewat tendangan sudut.
Ini merupakan debut Patrick Kluivert yang pahit dengan kebobolan lima gol.
Artikel ini telah tayang di KompasTV dan Bolasport.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.