Berita Viral
Kronologi Kasus Pembunuhan Satpam di Bogor, Korban Ditikam saat Tidur Pulas
Kasus pembunuhan satpam di Bogor sempat heboh di media sosial. Melansir Tribunnews.com, pelaku merupakan Abraham Michael.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Abraham-ternyata-sudah-merencanakan-untuk-membunuh-satpam-Septian-37.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Kasus pembunuhan satpam di Bogor sempat heboh di media sosial.
Melansir Tribunnews.com, pelaku merupakan Abraham Michael.
Menurut Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi Nugroho, Abraham telah merencanakan pembunuhan tersebut.
Enam jam sebelum kejadian, Abraham membeli pisau.
"Kita dapatkan struk pembelian pisau. Ini pada pukul 20.05. Tersangka ini membeli barang barang melakukan tindakan tersebut (pembunuhan)," kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi Nugroho, kepada wartawan, Senin (20/1/2025).
Septian sendiri dibunuh pada sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu, korban sedang tertidur dan langsung ditikam oleh Abraham.
Tersangka kesal lantaran diadukan oleh korban kepada ibunya karena sering pulang larut malam.
"Tidak ada perlawanan. Karena baru dibangunkan tidurnya dan dia (korban) kaget," ujarnya.
Septian mendapatkan 22 luka tusukan. Dari semua luka itu, ada satu luka yang membuatnya kehilangan nyawa.
Luka tersebut di leher bagian kiri korban. Abraham menggorok leher itu hingga urat terputus.
"Dari hasil ini, penyebab kematian berdasarkan gorokan terakhir yang dilakukan tersangka di bagian leher," ucapnya.
Barang Bukti
Sejumlah barang bukti dalam kasus ini berhasil diamankan. Di antaranya ialah pisau yang dipakai tersangka Abraham Michael untuk menghabisi nyawa Septian.
Kemudian, ada beberapa barang lain, yakni satu buah palu hingga sepasang sepatu hitam milik tersangka.
"Untuk barang buktinya pisau, struk pembelian untuk melakukan pembunuhan, satu buah palu, satu buah sepasang sepatu hitam tersangka yang berlumuran darah," kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo, kepada wartawan, Senin.
Lebih lanjut, AKP Aji Riznaldi Nugroho berujar, palu itu digunakan oleh Abraham untuk memecahkan kaca jendela.
"Tidak digunakan untuk membunuh. Tapi, digunakan untuk memecah kaca jendela," ucap Aji.
Ia menyebut, Abraham memecahkan kaca jendela karena kesal dengan ibunya, Farida Felix.
"Karena yang bersangkutan (Abraham) kesal kepada ibunya," terangnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tersangka Kasus Pembunuhan Satpam di Bogor Ditahan, Polisi Pastikan Tak Ada Keistimewaan