Gempa Bumi
Baru Saja Terjadi Gempa Bumi Magnitudo di Wilayah Bali, Tidak Berpotensi Tsunami
Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi terkait aktivitas gempa dari sumber terpercaya.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEMPA-BUMI-8-Jan-2025-101417.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Gempa bumi dengan magnitudo 4,2 terjadi pada Rabu, 8 Januari 2025, pukul 10.14 Wita.
Berdasarkan data dari BMKG, lokasi gempa terletak di koordinat 8,94° Lintang Selatan dan 115,45° Bujur Timur, dengan kedalaman mencapai 118 kilometer.
Titik gempa ini berada di kawasan Laut Bali, sekitar 13 kilometer di tenggara Desa Penelokan, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali.
Wilayah ini termasuk dalam zona seismik aktif yang dipengaruhi oleh pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia.
Gempa berkekuatan 4,2 termasuk dalam kategori gempa ringan, namun kedalamannya yang mencapai 118 kilometer menunjukkan bahwa gempa ini tergolong gempa menengah (intermediate-depth earthquake).
Gempa pada kedalaman ini biasanya disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng dan memiliki potensi untuk dirasakan lebih luas tetapi dengan dampak kerusakan yang minimal.
BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami, mengingat magnitudo dan mekanisme gempa tidak cukup signifikan untuk memicu perpindahan massa air laut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan atau korban akibat guncangan.
Namun, beberapa warga di wilayah Bangli dan Gianyar melaporkan getaran ringan yang dirasakan selama beberapa detik.
Wilayah Bali termasuk dalam zona seismik aktif karena keberadaannya di jalur pertemuan lempeng tektonik utama dunia.
Aktivitas gempa bumi yang sering terjadi di wilayah ini biasanya dipicu oleh subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah lempeng Eurasia.
Gempa menengah seperti ini sering kali menjadi indikator aktivitas tektonik di zona tersebut dan penting untuk terus dipantau.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi terkait aktivitas gempa dari sumber terpercaya.
Warga juga diingatkan untuk mengenal tata cara mitigasi bencana gempa, termasuk perlindungan diri saat terjadi guncangan.(*)