Minggu, 15 Maret 2026

Berita Viral

Tampang 3 Anggota TNI AL Penembak Bos Rental Mobil, Kini Ditahan Puspomal

Bos rental bernama Ilyas Abdurrahman (48) diketahui ditembak di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak, pada Kamis (2/1/2025).

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Tampang 3 Anggota TNI AL Penembak Bos Rental Mobil, Kini Ditahan Puspomal
Kompas TV
Konferensi pers Panglima Komando Armada TNI Angkatan Laut Laksamana Madya Denih Hendrata dan Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) Laksamana Muda TNI Samista serta Kapolda Banten Irjen Suyudi Ario Seto di Markas Koarmada RI, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2025). Konferensi pers terkait penembakan bos rental mobil di Rest Area KM 45 Tol Merak-Tangerang, Kamis (2/1/2024) lalu. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Tiga anggota TNI AL terlibat dalam kasus penembakan bos rental mobil.

Bos rental bernama Ilyas Abdurrahman (48) diketahui ditembak di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak, pada Kamis (2/1/2025).

Adapun sosok pelaku penembakan diungkapkan langsung oleh Panglima Komando Armada (Parkoarmada), Laksdya TNI Denih Hendarta.

Dalam konferensi pers di Markas Koarmada RI, Jakarta Pusat, Denih menyebut bahwa pelakunya yaitu Sertu AA, Sertu RH, dan KLK BA.

Melansir TribunJakarta.com, ketiga personel TNI itu telah ditahan oleh Pusat Polisi Militer AL (Puspomal).

Lebih lanjut, Denih mengatakan dua dari anggota TNI AL itu merupakan anggota pasukan elit Komando Pasukan Katak (Kopaska).

Sementara, satu lagi, KLK BA, merupakan bagian dari KRI Bontang.

"Kalau bicara satuan, tiga orang itu, dua dari satuan Kopaska Armada I, satu dari KRI Bontang," imbuh dia.

Denih mengaku mengetahui ada insiden penembakan yang melibatkan anak buahnya dari Asintel Pangkoarmada RI.

(Foto 1) Ajat Supriatna ketika ditangkap, (Foto 2) Ajat Supriatna dengan mobil Brio yang disewanya dan Sosok Oknum Anggota TNI AL yang menembak mati bos rental.
(Foto 1) Ajat Supriatna ketika ditangkap, (Foto 2) Ajat Supriatna dengan mobil Brio yang disewanya dan Sosok Oknum Anggota TNI AL yang menembak mati bos rental. (Kolase TribunJakarta)

Dari laporan yang diterimanya, ketiga anggota TNI AL dikeroyok oleh 15 orang tak dikenal (OTK) saat berada di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak.

"Saya pertama kali mendapat laporan terkait insiden ini pada tanggal 2 Januari 2025 malam sekitar pukul 20.00 WIB dari Asintel Pangkoarmada RI."

"Ada tiga anggota yang pada saat itu berada di Pangkalan Pondok Dayung, yaitu Sertu AA, Sertu RH, dan KLK BA," jelas Denih, dikutip dari Kompas.com.

"Mereka mengalami pengeroyokan oleh sekitar 15 orang tak dikenal di rest area," lanjutnya.

Denih lantas mengakui, ada seorang anggotanya yang menembakkan senjata api hingga menewaskan Ilyas dan melukai rekan Ilyas, Ramli.

Menurut dia, permasalahan diakibatkan soal pembelian mobil.

"Insiden berpangkal dari permasalahan pokok, yaitu pembelian mobil. Dalam insiden tersebut, diakui bahwa salah satu anggota melakukan tindakan penembakan," tuturnya.

Saat ini, ketiga anggota TNI AL telah menjalani proses hukum.

Denih pun memastikan pihaknya akan menindak tegas ketiga anggota TNI AL jika terbukti bersalah.

"Kami ingin menegaskan sikap Angkatan Laut bahwa siapapun anggota kami jika terbukti bersalah kami akan tindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di TNI," pungkasnya.

Kronologi Kejadian

Jumpa pers kasus penembakan bos rental mobil yang digelar di Mako Koarmada RI, Gunung Sahari, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2025).
Jumpa pers kasus penembakan bos rental mobil yang digelar di Mako Koarmada RI, Gunung Sahari, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2025). (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Insiden penembakan yang menewaskan Ilyas Abdurrahman bermula saat seorang pria bernama Ajat Sudrajat menyewa mobil Honda Brio dari korban pada Selasa (31/12/2024), selama tiga hari hingga Kamis (2/1/2025).

Korban kemudian melacak mobil karena GPS menunjukkan aktivitas mencurigakan.

Saat dilacak pada Rabu (1/1/2025), dua dari tiga GPS telah dirusak di daerah Pandeglang.

Ilyas bersama rekannya, termasuk sang anak, Rizky Agam Syahputra, lantas berangkat ke Pandeglang untuk mengecek mobil.

Mereka bertemu dengan pelaku pertama kali di pertigaan Saketi.

Tetapi, pelaku yang mengaku sebagai anggota TNI AU, menodongkan senjata ke arah korban.

Tiba-tiba, ada mobil Sigra Hitam muncul dan menabrak mobil yang ditumpangi Ilyas bersama rekannya, namun langsung kabur.

Korban lantas mengejar ke arah Labuan hingga Carita dan berakhir di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak.

Ilyas dan tim langsung berusaha mengadang di lokasi, tapi situasi berakhir kacau setelah pelaku melepaskan tembakan sebanyak empat kali.

Akibatnya, Ilyas tertembak di bagian tangan dan dada. Sementara rekannya, Ramli, terkena peluru di bawah ketiak kanan.

"Korban Ilyas tertembak di bagian dada dan tangan kiri, serta Ramli di bawah ketiak kanan," ungkap Kasatreskrim Polresta Tangerang, Kompol Arif N Yusuf, Kamis, dikutip dari TribunBanten.com.

Akibat insiden tersebut, Ilyas meninggal dunia dan jenazahnya dibawa ke RSUD Balaraja untuk dilakukan pemeriksaan forensik oleh dokter Polda Banten. 

"Sementara korban Ramli yang terluka parah dirujuk ke RSCM Jakarta untuk mendapatkan perawatan intensif," pungkasnya.

Selain tiga anggota TNI AL, dua warga sipil juga telah ditangkap terkait kasus penembakan yang menewaskan Ilyas.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Terungkap Identitas 3 Anggota TNI AL Pelaku Penembakan Bos Rental, 2 Berasal dari Kopaska 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved