Kamis, 12 Maret 2026

Berita Viral

Hanya Gegara Kuah Padang Habis, Gerombolan Pria Ngamuk hingga Keroyok Pegawai Rumah Makan

Sebuah video menayangkan aksi sekelompok pemuda di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeroyok pegawai Rumah Makan (RM) Padang.

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Hanya Gegara Kuah Padang Habis, Gerombolan Pria Ngamuk hingga Keroyok Pegawai Rumah Makan
Instagram.com/@merapi_uncover
Sebuah video menayangkan aksi sekelompok pemuda di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeroyok pegawai Rumah Makan (RM) Padang diduga gara-gara kuah, menjadi sorotan viral di media sosial. 

TRIBUNGORONTALO.COM-Sebuah video menayangkan aksi sekelompok pemuda di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeroyok pegawai Rumah Makan (RM) Padang diduga gara-gara kuah, menjadi sorotan viral di media sosial.

Video kejadian di antaranya diunggah akun Instagram @babesumbar. Kasus pengeroyokan ini terjadi di sebuah rumah makan area Godean, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam narasi yang ditulis, pengeroyokan itu bermula dari kuah padang. Pemuda itu kesal karena kuah padang di rumah makan itu habis.

"Kejadian pada hari/tanggal: Rabu, 01 Januari 2025, pukul 04.00 WIB. Lokasi kejadian: Di RM Padang Sinar Minang Timur, perempatan Pasar Godean," tulis keterangan video tersebut.

Baca juga: Dua Muda-mudi di Gorontalo Cecok hingga Nyaris Baku Pukul Karena Petasan di Malam Pelepasan 2025

"Kronologi singkatnya: Para pelaku menanyakan dan meminta kuah Padang, namun dijawab oleh pegawainya bahwa kuah Padang sudah habis. Lalu terjadilah indikasi pengeroyokan tersebut. Silakan segera para pelaku menemui manajemen RM Sinar Minang Godean," sambung keterangan itu, melansir dari Kompas.com.

Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Salamun membenarkan terjadinya peristiwa tersebut.  Dia mengatakan bahwa kasus ini sudah ditangani oleh Polsek Godean. 

"Sudah ditangani oleh unit Reskrim Polsek Godean," katanya, Rabu (1/12/2024) dikutip dari Kompas.com.

Namun, lanjut dia, peristiwa pengeroyokan itu belum dilaporkan ke Polsek Godean.

"Namun, petugas Polsek Godean sudah mendatangi TKP dan melakukan interogasi pada pemilik RM Padang Minang," pungkasnya.

Sebelumnya, video satpam dikeroyok rombongan pendekar yang maksa masuk Kebun Raya Bogor juga viral di media sosial.

Identitas rombongan wisatawan itu pun terungkap. Diketahui, video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @metrobogor.

Baca juga: Viral, Ogah Beli Baru, Cincin Nikah yang Jatuh ke Selokan Dievakuasi Damkar Gambir

Di awal video terlihat sekelompok orang dengan mayoritas mengenakan kaos hitam menyerang seorang satpam. Para pelaku tampak mengejar satpam, kemudian mendorong dan memukul hingga satpam tersebut jatuh ke jalan. 

Tak hanya itu, mereka juga terlihat menendang gerbang pintu masuk Kebun Raya Bogor.  Bahkan salah satu dari rombongan tersebut tampak melempar papan pemberitahuan ke arah gerbang.

Kapolsek Bogor Tengah, AKP Agustinus Manurung mengatakan, insiden itu terjadi pada Minggu (15/12/2024) sekitar pukul 16.00 WIB. 

Keributan itu terjadi antara petugas pengamanan dengan rombongan wisatawan. 

“Itu tuh ada dua bis dari Banten. Mereka jalan-jalan tamasya ke Bogor. Sampai di Kebun Raya sekitar jam 16.00 sore, tapi pada waktu itu Kebun Raya sudah tutup. Mereka memaksa ingin masuk, tapi tidak diizinkan oleh satpam,” ucap Agustinus saat dikonfirmasi, Rabu (18/12/2024), melansir dari TribunJakarta.

Rombongan tersebut adalah anggota salah satu perguruan pencak silat dari Banten.  Karena tidak diizinkan masuk, rombongan menjadi marah dan menyerang petugas keamanan yang berjaga di pintu masuk. 

“Rombongan perguruan pencak silat dari Banten mereka memaksa masuk. Ketika diberi tahu bahwa jam 16.00 WIB sudah tidak bisa menerima pengunjung lagi, mereka tetap memaksa sambil beralasan ingin masuk sebentar untuk berdoa. Namun, satpam tetap tidak memberikan izin sehingga keributan terjadi,” tambah Agustinus. 

Dalam keributan tersebut, tujuh satpam terdorong, dan satu orang dipukul.  Para korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polresta Bogor Kota. 

“Saat ngamuk, pokoknya langsung ngejar satpam. Tujuh satpam kedorong, satu lagi dipukul. Setelah keributan selesai, rombongan tersebut langsung meninggalkan lokasi dengan menggunakan bus,” pungkas Agustinus. 

Dikonfirmasi terpisah Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Aji Riznaldi Nugroho mengatakan, saat ini laporan ini sedang ditindaklanjuti.

“Sudah ada laporan. Kita lakukan penyelidikan,” ujar Aji.

Baca juga: Detik-detik Pengacara di Bone Ditembak hingga Tewas, Rusdy S Gany Sedang Makan Malam

Netizen yang melihat tingkah arogan rombongan silat tersebut merasa kesal.

"Jelas ini mukanya, semakin lemah mahluk dia akan semakin berkelompok, ditunggu hasil penangkapannya min"

"Tangkap anggota ormas tsb...kapolresta bogor jgn beri toleransi...tangkap bukti sudah kuat"

"Ga ditahan berarti luar biasa hukum di konoha"

 

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Gegara Kuah Padang Habis, Gerombolan Pria Ngamuk Keroyok Pegawai Rumah Makan, Polisi Bertindak, https://jatim.tribunnews.com/2025/01/02/gegara-kuah-padang-habis-gerombolan-pria-ngamuk-keroyok-pegawai-rumah-makan-polisi-bertindak?page=all.

Sumber: TribunJatim
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved