Kamis, 12 Maret 2026

Berita Viral

Siswa SD di Kepri Viral Akibat Dikeluarkan Sekolah Gegara Protes Hadiah Lomba Dipotong 50 Persen

Gegara protes sekolah memotong hadiah lomba berbahasa melayu yang dilakukan oleh siswanya, siswa tersebut dikeluarkan dari sekolah. Orangtuanya pun ta

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Siswa SD di Kepri Viral Akibat Dikeluarkan Sekolah Gegara Protes Hadiah Lomba Dipotong 50 Persen
Instagram
Kolase foto JS saat memenangkan lomba dengan hadiah Rp 4 juta. Orang tua SD di Kota Pangkalpinang protes gegara uang hadiah sang anak justru dipotong. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Salah satu siswa SD di Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) ini memenangkan lomba pidato berbahasa melayu.

Ia pun menerima hadiah sebesar Rp 4 juta dari lomba tersebut.

Namun, uang yang diterima sang anak hanya Rp 1,9 juta.

Sisanya diambil oleh pihak sekolah.

Baca juga: Viral, Video Seorang Dokter Koas di Palembang, Sumsel Dianiaya Heboh di Media Sosial

Orangtuanya pun tak terima uang hasil jerih payah anaknya diambil oleh pihak sekolah.

Padahal untuk ikut lomba tersebut, pihak sekolah tidak memfasilitasi siswa tersebut.

Siswa SD di Kota Tanjungpinang berinsial JS (10) telah mengharumkan nama sekolahnya karena ia berhasil memenangkan lomba pidato berbahasa melayu.

Namun siapa sangka, hadiah yang didapat JS justru dipotong oleh pihak sekolah.

Orang tua JS pun protes karena adanya pemotongan uang hadiah lomba tersebut, hingga akhirnya JS dikeluarkan dari sekolah.

Kasus ini pertama kali diungkap oleh akun twitter (X) Miss Tweet.

Baca juga: Gegara Ikuti Maps, Dua Wanita di Bogor Viral Tersesat di Pegunungan, Terpaksa di Jemput Damkar

Akun tersebut menceritakan kronologio seorang siswa SD  di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri dikeluarin dari sekolah, karena orang tua protes terkait dugaan pemotongan hadiah lomba sebesar 50 persen.

Siswi berinisial JS (10)  mendapatkan hadiah juara satu lomba pidato berbahasa melayu di Kota Batam  sebesar Rp4jt.

Sang Murid Berangkat Lomba tidak difasilitasi oleh pihak sekolah dan Dinas Pendidikan (Disdik).

Saat pulang ke Tanjungpinang, uang tersebut langsung diserahkan kepada pihak sekolah, maksud dan tujuan agar nama JS dapat diumumkan sebagai pemenang lomba saat hari guru.

"Ternyata tidak diumumkan, uangnya juga malah dipotong, jadi sang anak  cuma dapat Rp1,9 juta.

Menurut informasi yang bereda, JS memang dari dulu kerap mengikuti lomba dan mendapatkan juara.

Baca juga: Karena Ingin Cicipi Cokelat yang Viral, Wanita Ini Ditipu Rp 50Juta oleh Akun Jastip di Palembang

Diungkapkan orang tua JS, jika dulu setiap JS mendapatkan hadiah lomba tak ada pemotongan dari pihak sekolah.

Rupanya semenjak kepala sekolah yang baru, hadiah lomba dipotong oleh pihak sekolah.

JS (10) mendapat hadiah juara satu lomba pidato berbahasa melayu di Kota Batam  sebesar Rp4jt.

Karena potongan dari pihak sekolah, sang anak hanya mendapat Rp 1,9 Juta.

"Anak saya ini lomba pidato tingkat provinsi di Batam tepatnya di hotel Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru, sampai singkat ceritanya anak saya juara ini kembali ke sekolah dengan uang yang kita serahkan ke sekolah terlebih dahulu, tidak kita langsung mengambil inisiatif sendiri, walupun tanda tangan kita sendiri," ujar orang tua siswa dilansir dari Twitter @Miss Tweet.

Mulanya orang tua JS bermaksud untuk menjaga adat, akhirnya semua uang lomba diberikan dulu pada pihak sekolah.

Baca juga: Gegara Suka Ganggu Keluarga, Bocah 4 Tahun Viral Dibawa Ke Kantor Polisi, Pulang Langsung Minta Maaf

"Karena untuk menjaga adat kita serahkan uangnya ke sekolah dulu pak, mana secara mengenai uangnya, istri saya bilang kepala sekolah potong 50 persen, jadi anak saya ini menangnya jumlah uangnya itu Rp 4 Juta, dipotong pajak jadi terima bersih Rp 3,8 juta. Karena dibagi dua jadi Rp 1,9 juta, "ungkap orang tua siswa.

Dalam pengakuannya itu, orang tua siswa memang sempat mengatakan pada kepala sekolah bahwa jika uang tersebut diambil maka ia tak ikhlas dan tak ridho.

"Tapi kan gak kayak gitu juga caranya, dia (kepala sekolah) tak terima langsung berkelit-kelit jadi langsung saya karena bentuk kecewa tadi jadi saya memang ada bilang kalimat saya tidak ikhlas ini saya tidak ridho saya minta uang dikembalikan kepada saya, nah besoknya anak saya ini dipindahkan dia," jelas orang tua JS.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Protes Hadiah Lomba Dipotong 50 Persen, Siswa SD di Tanjungpinang Dikeluarkan, Ortu: Tak Ikhlas

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved