Jumat, 20 Maret 2026

Tribun Podcast

Cerita Hindun Hulopi Sosok Putri Indonesia Gorontalo, Pernah Jualan Nasi hingga Tak Punya Uang

Hindun Hulopi merupakan mantan finalis Putri Indonesia 2024. Ia mewakili Provinsi Gorontalo di kancah nasional setelah menjuarai kompetisi regional.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Cerita Hindun Hulopi Sosok Putri Indonesia Gorontalo, Pernah Jualan Nasi hingga Tak Punya Uang
TribunGorontalo.com
Hindun Hulopi (tengah) saat menghadiri program Podcast Tribun Gorontalo pada Rabu (16/10/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Hindun Hulopi merupakan sosok finalis Putri Indonesia 2024.

Ia mewakili Provinsi Gorontalo di kancah nasional setelah menjuarai kompetisi regional.

Meski tak memenangkan kompetisi tersebut, Hindun merasa bersyukur atas pencapainnya saat ini.

Melalui Podcast Tribun Gorontalo, Rabu (16/10/2024), Hindun Hulopi bercerita tentang kehidupan pribadinya.

Awal mula Hindun mengenal dunia modeling ketika dirinya berkuliah di Universitas Negeri Gorontalo.

Kala itu, ia masih menjadi mahasiswi Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Hindun ditunjuk oleh seniornya jadi perwakilan kelas dalam ajang pemilihan putri di tingkat fakultas.

Meski sempat menolak, Hindun akhirnya menurut kemauan rekannya tersebut.

Wanita kelahiran 22 November 2000 ini pun mulai tertarik di bidang modeling.

Hindun sempat menjadi Puteri Kebudayaan Indonesia Provinsi Gorontalo 2020. Lalu Winner The Best Talent Putri Kebudayaan Indonesia Berbakat 2020, Top 3 The Best National Costume Puteri Kebudayaan Indonesia 2020, hingga Harapan II Nou Kota Gorontalo 2020.

Baca juga: Sosok Hindun Hulopi, Anak Nelayan yang Mewakili Gorontalo di Ajang Puteri Indonesia 2024

Kehidupan Pribadi

Hindun Hulopi mewakili Provinsi Gorontalo di Puteri Indonesia 2024
Hindun Hulopi mewakili Provinsi Gorontalo di Puteri Indonesia 2024 (Instagram @hnnclarista_)

Hindun Hulopi lahir di Molotabu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Ayah kandung Hindun, Cino Hulopi setiap hari bekerja sebagai nelayan. Sementara sang ibu, Nurlaila Sudrajat adalah tenaga honorer yang sudah mengabdi selama 20 tahun di SMP Negeri 1 Kabila Bone.

Hindun memiliki seorang kakak dan dua adik. Irmayani Hulopi, sang kakak merupakan lulusan Ilmu Keperawatan Universitas Negeri Gorontalo.

Adik pertama Hindun adalah Lilis Hulopi, saat ini menjadi tenaga kontrak di Dinas Perikanan Bone Bolango.

Sementara si bungsu, Muhamad Jibran Riski Hulopi adalah siswa kelas 1 SMA di Rumah Qur'an Pondok Pesantren Hidayatullah Kota Gorontalo.

Di usianya ke-23 tahun ini, ia sudah menorehkan segudang prestasi baik akademik maupun non-akademik.

Apa yang diraihnya saat ini, menurut Hindun, adalah buah dari kerja kerasnya.

Di sela-sela aktivitas perkuliahan, Hindun pernah bekerja sebagai Sekretaris Pribadi (Sespri) Bupati Bone Bolango, Hamim Pou.

Meski bertugas sebagai Sespri, Hindun juga pernah berjualan nasi kucing (nasi porsi kecil).

Setiap hari ia membawa sekitar 100 bungkus nasi kucing. 

Hindun tak merasa malu demi membantu perekonomian keluarganya.

Nasi kucing itu sejatinya milik orang lain.

Karena rasa iba, Hindun berniat membantu penjualan. Setiap satu bungkus ia mendapatkan imbalan Rp1 ribu.

"Itu akan jalanin selama dua bulan lebih, dan aku tenteng tiap hari, dibawa ke kantor," ujarnya.

Ia menjajakan nasi kucing kepada para pegawai Kantor Bupati Bone Bolango.

"Kata mamaku, mereka itu akan bangga ketika melihat kamu jualan," ujarnya.

Sepulangnya dari Kantor Bupati Bonebol, Hindun menyempatkan diri mengajar di sebuah tempat bimbingan belajar di Kota Gorontalo hingga pukul 11.00 Wita.

"Kurang lebih ada 6 sampai 7 bulanan aku ngajar, ke kantor, adakalanya orang undang-undang aku buat makeup wisudawan," ungkapnya.

Kata Hindun, ia pernah merasakan tidak punya uang sewaktu wisuda.

"Titik terendah Hindun Hulopi itu adalah pada tahun 2023," ungkap Hindun dalam Podcast TribunGorontalo.com, Kamis (17/10/2024).

"Titik terendah aku juga, pas waktu di wisuda itu aku gak ada uang sama sekali, tapi alhamdulillah, bisa dilalui," tambahnya.

Hindun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Gorontalo hingga pemerintah provinsi maupun daerah.

Ia berpesan kepada para muda-mudi untuk berani mengambil keputusan.

"Semoga kalian bisa mencapai mimpi-mimpi kalian, mungkin anak daerah yang dengan penuh keterbatasan ekonomi, kalian harus raih mimpi kalian, dan perjuangkan itu," tutur Hindun.

Terakhir, ia berterima kasih sedalam-dalamnya kepada kedua orang tua yang selalu mendukung dan mendoakannya.

"Hindun berharap semoga kalian sehat selalu, keberkahan selalu menyertai kalian, dan semoga Hindun bisa menjadi anak yang selalu membanggakan kalian dan Gorontalo," tandasnya.

 

Nonton wawancara eksklusif Hindun Hulopi di Podcast Tribun Gorontalo di bawah ini:

 

Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved