Berita Viral
Kesal Tidur Terganggu Suara Mesin Penebang Pohon, Pria Ini Todongkan Pistol ke Petugas PPSU
Pria berinisial FA menodongkan pistol ke anggota Penanganan Prasrana dan Sarana Umum (PPSU) karena merasa tidurnya terganggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pohon-tumbang-di-Kota-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Pria berinisial FA menodongkan pistol ke anggota Penanganan Prasrana dan Sarana Umum (PPSU) karena merasa tidurnya terganggu.
FA mengaku tidak bisa tidur akibat mendengar suara mesin penebang pohon di depan rumahnya.
Dilansir dari TribunJatim.com, insiden ini terjadi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2024) pagi.
FA kemudian dibekuk polisi beberapa jam setelah kejadian.
Kronologi
Lurah Pejaten Barat Asep Ahmad Umar menceritakan awal kejadian.
Mulanya Asep memerintahkan tujuh anggota PPSU untuk menebang pohon di depan rumah FA, di Komplek Buncit Indah, Jalan Mimosa, Pejaten Barat, Pasar Minggu, sekitar pukul 06.05 WIB.
Penebangan pohon itu dilakukan karena permohonan dari Ketua Paguyuban Komplek Ketua Buncit Indah.
Permohonan dari Ketua paguyuban itu berdasarkan permintaan dari kakak ipar FA.
Sebab, ranting itu dikhawatirkan menimpa pejalan kaki atau pengendara ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
“Pukul 08.00 WIB, tujuh anggota PPSU meluncur ke lokasi tersebut sambil membawa mesin potong pohon. Sampai di lokasi, mereka melakukan pembersihan dan diawali dengan izin kepada sekuriti, diperbolehkan,” ucap Asep saat dikonfirmasi, Rabu (16/10/2024), dikutip dari Kompas.com.
Selain pihak keamanan, anggota PPSU juga telah meminta izin kepada tante FA.
Kemudian, tujuh anggota PPSU melaksanakan pemangkasan ranting pohon di depan rumah FA sekitar pukul 08.00 WIB.
Namun, FA tiba-tiba membuka jendela dari lantai dua rumahnya, menodongkan pistol, dan berkata kasar kepada anggota PPSU.
“Tadinya anak-anak belum engeh kalau itu pistol, harus memperhatikan, baru tahu itu pistol. Mereka menghentikan pekerjaan lalu turun orang tersebut. Lalu anak-anak merapikan alat, berlari menuju pos sekuriti,” ujar Asep.
Karena merasa terancam, anggota PPSU langsung melapor ke Asep selaku pemangku wilayah.
Tak berselang lama, Asep mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) lalu berbicara dengan FA.
Kepada Asep, FA mengaku nekat menodongkan pistol ke anggota PPSU karena kesal.
Sebab, ia merasa para anggota PPSU yang menebang pohon di depan rumahnya memunculkan suara bising sehingga membuat tidurnya terganggu.
“Yang bersangkutan (FA) mengaku tidurnya terganggu karena dia baru tidur sekitar pukul 02.00 WIB, terganggu dengan mesin potong itu,” ujar Asep.
Asep berujar, FA tak tahu soal adanya pekerjaan menebang pohon yang dilakukan para anggota PPSU di depan rumahnya.
“Dia bilang, ‘saya tidak tahu kalau ada pohon tumbang biasa juga saya yang merapikan'. Jadi, tantenya dia yang minta ke paguyuban (merapikan pohon). Dia tidak tahu kalau lagi dipotong pohonnya,” kata Asep.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Gogo Golesung menyampaikan FA telah ditangkap.
Kini, kasus ini ditangani oleh Polsek Pasar Minggu.
"Yang menangani Polsek Pasar Minggu dan pelaku sudah diamankan," ujar Gogo saat dihubungi, Rabu.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam menyebut FA sedang diperiksa di Polsek Pasar Minggu untuk mengetahui motif dan alasan kepemilikan senjata api.
"Dengan kejadian tersebut, melaporkan ke Polsek Pasar Minggu Jakarta Selatan guna pengusutan lebih lanjut," kata Ade Ary dalam keterangannya, Rabu.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Baru Tidur Jam 2 Pagi, Pria Kesal Terganggu Suara Tebang Pohon Depan Rumah, Todong Pistol ke Petugas
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.