Selasa, 3 Maret 2026

Update Sepak Bola

AC Milan Hampir Bangkrut di Era "Jahat" Yonghong Li

Yonghong Li membeli Milan dari Silvio Berlusconi pada April 2017 seharga €740 juta, namun kepemilikannya hanya seumur jagung, yaitu setahun.

Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto AC Milan Hampir Bangkrut di Era "Jahat" Yonghong Li
Getty
Cerita AC Milan nyaris bangkut di tangan orang ini. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Presiden AC Milan, Paolo Scaroni, membeberkan detail baru mengenai betapa buruknya kepemilikan Yonghong Li terhadap klub tersebut.

Scaroni menyebut era Li sebagai sesuatu yang buruk bagi Milan.

"Kisah saya dengan Milan dimulai pada era jahat Yonghong Li," ujar Scaroni kepada reporter dan fans saat pengumuman perayaan 125 tahun Milan.

Baca juga: Morata Segera Berseragam AC Milan, Gaji Rp 88 Miliar dan Kontrak 4 Tahun

Bukan rahasia lagi bahwa situasi Milan saat itu mengerikan.

Yonghong Li membeli Milan dari Silvio Berlusconi pada April 2017 seharga €740 juta, namun kepemilikannya hanya seumur jagung, yaitu setahun.

Untuk bisa membeli Milan, Li harus berhutang €303 juta kepada Elliott Management dengan bunga yang tinggi.

Baca juga: Resmi! Morata Gabung AC Milan, Fonseca Perkuat Lini Depan Rossoneri

Li gagal membayar hutangnya setahun kemudian, sehingga kepemilikan Milan pun berpindah tangan.

Lebih parahnya lagi, menurut Scaroni, keuangan Milan saat itu sangat tidak beres.

"Ada banyak kewajiban yang harus dipenuhi dan laporan keuangan kami tidak pernah rapi," ungkap Scaroni.

Parahnya kondisi keuangan Milan membuat mereka nyaris tak bisa mengikuti kompetisi Serie A musim berikutnya.

Selamatkan Milan di Detik-Detik Terakhir

Di Italia, setiap klub harus membuktikan kestabilan keuangan mereka sebelum bisa didaftarkan untuk kompetisi.

Jika gagal, klub tersebut terancam bangkrut dan harus memulai lagi dari liga semi-profesional.

"Tepat di detik-detik terakhir, kami menerima €5 juta yang memungkinkan kami untuk mendaftar ke musim baru," ujar Scaroni.

Jumlah tersebut menyelamatkan Milan dari kebangkrutan.

Scaroni dan Elliott Bangun Kembali Milan

Setelah mengambil alih Milan, Scaroni bersama Elliott harus membangun kembali klub tersebut.

"Itu adalah masa yang buruk ketika Elliott datang dan meminta saya menjadi Presiden. Tanggal 22 Juli 2018, saya menghadiri pertemuan dewan di mana para pemegang saham tampak murung dan hanya sedikit jurnalis yang hadir," kenang Scaroni.

AC Milan saat itu sudah lima tahun tidak bermain di Liga Champions.

Meski begitu, di bawah kepemimpinan Elliott, Milan berhasil meraih Scudetto musim lalu.

Menariknya, Scaroni turut melontarkan sindiran kecil ke rival sekota mereka, Inter Milan, yang baru saja menjadi juara Serie A.

"Kami tetap selamanya menjadi klub besar di Milano, kami tidak mengenal yang lain," tutup Scaroni. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved