Banjir Bandang Gorontalo
Banjir Bandang Gorontalo Menerjang Desa Pulubala, Jembatan Vital Ambruk Total
Namun, dengan kejadian hari ini, jembatan yang juga menjadi penghubung menuju Kecamatan Bongomeme dan sekitarnya ini kini benar-benar ambruk total, me
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, GORONTALO - Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Desa Pulubala, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, pada Rabu (26/6/2024).
Hujan menyebabkan sungai yang membelah desa tersebut meluap dan mengakibatkan jembatan vital di desa tersebut ambruk.
Jembatan yang selama ini menjadi salah satu akses penting bagi warga desa kini tak lagi bisa digunakan.
Arus lalu lintas yang biasanya lancar melalui jembatan ini pun lumpuh total.
Rafia Unti, seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian, dalam wawancara dengan TribunGorontalo.com mengungkapkan jika jembatan ambruk sekitar pukul 15.00 Wita.
Beruntung, dalam insiden ini tidak ada korban jiwa. Rafia menyebut, saat kejadian, hujan deras masih terus mengguyur wilayah tersebut.
Sebagai langkah antisipasi, telah dipasang tanda larangan untuk tidak melewati area jembatan yang ambruk, guna mencegah timbulnya korban jiwa lebih lanjut.
Jembatan yang ambruk ini berada tepat tak jauh dari simpang tiga komplek pasar Pulubala.
Sejak tahun 2021, kondisi jembatan ini memang sudah memprihatinkan dan rawan untuk dilewati.
Bagian badan jembatan terlihat nyaris ambruk dan bengkok ke arah bawah.
Warga desa secara sukarela melakukan perbaikan sementara dengan membuat tonggak penyangga agar jembatan bisa tetap digunakan.
Namun, dengan kejadian hari ini, jembatan yang juga menjadi penghubung menuju Kecamatan Bongomeme dan sekitarnya ini kini benar-benar ambruk total, memutus akses dan mengakibatkan keresahan bagi warga yang bergantung pada infrastruktur tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kondisi-Jembatan-Pulubala-yang-ambruk-akibat-banjir-Rabu-2662024.jpg)