Liga Champions
Final Liga Champions Real Madrid Vs Dortmund - Persembahan Terakhir Toni Kroos dan Marco Reus
Final Liga Champions (UCL) mempertemukan Real Madrid dan Borussia Dormund akan berlangsung pada Minggu (2/6/2024).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Marco-Reus-kala-bertemu-Toni-Kroos.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Final Liga Champions (UCL) mempertemukan Real Madrid dan Borussia Dormund akan berlangsung pada Minggu (2/6/2024) dini hari WIB.
Laga ini sekaligus persembahan terakhir Toni Kroos dan Marco Reus untuk klub mereka masing-masing.
Toni Kroos telah memutuskan pensiun sebagai pesepakbola profesional.
Ini menjadi musim terakhir bagi Kroos di Real Madrid. Ia segera gantung sepatu setelah membela timnas Jerman di Euro 2024.
Sementara Marco Reus akan mengakhiri petualangannya bersama Borussia Dormund.
Reus akan pindah ke klub lain pada musim depan.
Sehingga final Liga Champions 2023/2024 di Stadion Wembley nanti jadi laga perpisahan kedua pemain Jerman tersebut.
Kroos sendiri telah membela Real Madrid sejak 2014.
Selama memperkuat klub ibu kota Spanyol itu, Kroos berhasil memenangkan 21 trofi.
Yang paling istimewa tentu saja adalah keberhasilannya merengkuh 4 trofi Liga Champions.
Gelandang berusia 34 tahun itu juga mencatatkan 464 penampilan selama berkostum Real Madrid.
Dari jumlah penampilan tersebut, Kroos berhasil membukukan 28 gol dan 98 assist.
Sementara itu, Reus bergabung dengan Dortmund sejak 2012.
Kala itu ia diboyong Dortmund dari Borussia Moenchengladbach.
Sampai saat ini, Reus telah tampil 428 kali untuk Dortmund dengan catatan 170 gol dan 131 assist.
Pemain berpostur 180 cm itu juga mempersembahkan 2 gelar DFB Pokal dan 3 DFL Supercup untuk Die Borussen.
Real Madrid diunggulkan pada laga ini. Namun Borussia Dortmund akan berjuang mati-matian.
Baca juga: Here We Go! Kylian Mbappe Akhirnya Tanda Tangani Jersi Real Madrid
Statistik
Mengutip pemberitaan Marca, Real Madrid memang bukanlah tim yang paling banyak berlari di Liga Champions 2023-2024.
Karakter Madrid berbanding terbalik dengan Borussia Dortmund yang dikenal dengan kekuatan, kecepatan, dan kemampuan meladeni duel fisik dengan setiap lawan.
Statistik menyatakan bahwa Borussia Dortmund asuhan Edin Terzic menonjol dalam banyak aspek fisik, seperti duel sukses, tekel, dan tingkat keberhasilan merebut bola.
Berkaca dari data di situs UEFA, Dortmund tercatat 549 kali merebut bola dari penguasaan lawan. Dalam aspek ini, Die Schwarzgelben (Si Hitam-Kuning) adalah yang terbaik, berselisih empat puluh dari PSG yang berada di posisi kedua.
Mats Hummels dan Nico Schlotterbeck menjadi andalan utama Dortmund untuk mencuri bola dari kaki lawan. Kekuatan Dortmund itu jelas jadi perhatian Carlo Ancelotti dan stafnya.
Sang pelatih asal Italia pun menyiapkan timnya agar siap mengatasi tantangan fisik dan kecepatan Borussia Dortmund.
"Kepada tim, pesan yang disampaikan adalah perlunya para pemain Real Madrid untuk lebih banyak berlari daripada biasanya," tulis Marca.
Karakter Borussia Dortmund kian terjelaskan dengan melihat kepada akurasi operan (82,7 persen/peringkat 21 dari 32 kontestan) dan persentase penguasaan bola (47,2 persen/peringkat 19).
"Fakta lain yang dengan sempurna menggambarkan senjata mereka (Dortmund), mencuri (bola) dan berlari," tulis Marca, media yang berbasis di Kota Madrid.
Artikel ini dioptimasi dari Bolasport.com dan Kompas.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.