Real Madrid
2 Alasan Toni Kroos Pilih Pensiun Ketimbang Perpanjang Kontrak Real Madrid
Toni Kroos memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya di Real Madrid.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Toni-Kroos-resmi-mengumumkan-keputusannya.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Toni Kroos memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya di Real Madrid.
Pemain internasional Jerman itu memilih pensiun sebagai pesepakbola profesional selepas Euro 2024.
Kabar tersebut disampaikan oleh Real Madrid melalui situs resmi mereka.
"Real Madrid ingin menyampaikan terima kasih dan afeksi kepada Toni Kroos, pemain yang akan tercatat dalam sejarah sebagai salah satu legenda terhebat klub dan sepak bola internasional," bunyi pernyataan di situs resmi mereka.
"Toni Kroos tiba di klub pada 2014 dan telah menjadi pemain kunci dalam salah satu periode tersukses 122 tahun dalam sejarah Real Madrid."
"Selama sepuluh musim bersama kami, ia telah meraih 22 gelar dalam 463 penampilan: 4 Liga Champions, 5 Piala Dunia Klub, 4 Piala Super Eropa, 4 titel Liga Spanyol, 1 Copa del Rey, dan 4 Piala Super Spanyol."
"Selain kesuksesannya bersama Real Madrid, Toni Kroos dinobatkan sebagai juara bersama timnas Jerman di Piala Dunia Brasil 2014."
"Toni Kroos akan selamanya berada di hati setiap Madridista berkat penguasaaannya dalm bermain sepak bola dan fakta bahwa dia telah memberikan segalanya untuk seragam kami, sebuah contoh yang teguh dari nilai-nilai Real Madrid."
"Real Madrid mendoakan yang terbaik bagi dirinya dan keluarga dalam babak baru kehidupannya," tutup pernyataan tersebut.
Kroos pun sudah berpamitan di instagram pribadinya @toni.kr8s pada Selasa (21/5/2024).
"Setelah 10 tahun, pada akhir musim, lembaran kisah ini akan berakhir," begitu ketiknya.
"Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang menyambut saya dengan tangan terbuka dan memercayai saya."
"Terutama saya ingin berterima kasih kepada kalian, Madridistas, atas kasih sayang dan cinta dari hari pertama sejak terakhir."
"Karier saya sebagai pesepak bola aktif akan berakhir musim panas ini setelah kejuaraan Euro."
"Seperti yang selalu saya bilang: Real Madrid masih dan akan selalu menjadi klub terakhir saya."
"Saya senang dan bangga menemukan waktu yang tepat untuk keputusan saya dan saya dapat memilihnya sendiri."
"Ambisi saya selalu untuk mengakhiri karier di puncak level performa saya," begitu yang dikutip BolaSport.com.
Sebelumnya, sejumlah media internasional mengklaim Kross telah bernegosiasi dengan Real Madrid soal perpanjangan kontrak satu tahun.
Namun sang pemain akhirnya tak mengambil opsi itu.
Lantas, apa alasan utama kroos memilih pensiun?
1. Ingin Pensiun di Level Terbaik
Seperti disampaikan Toni Kroos melalui akun instagramnya, pensiun di level terbaik adalah hal diinginkannya.
Kroos menjalani musim luar biasa bersama Real Madrid
Musim ini, Los Blancos berhasil menjuarai LaLiga dan kini melakoni satu partai puncak Liga Champions.
Final Liga Champions melawan Dortmund di Wembley akan menjadi persembahan terakhir Kroos untuk klubnya.
Selama berseragam El Real, kolektor 108 caps bagi timnas Jerman itu membukukan 463 penampilan dengan kontribusi 28 gol dan 98 assist.
Baca juga: Baru 10 Kali Bermain, Arda Guler Langsung Bikin Sejarah di Real Madrid
2. Tak ingin jadi cadangan
Selain pensiun di level terbaik, Toni Kroos tidak ingin menjadi cadangan.
Real Madrid sejatinya telah menawarkan perpanjangan kontrak satu tahun.
Kroos memungkinkan untuk bertahan setidaknya hingga musim 2024/2025.
Namun, Real Madrid saat ini dihuni gelandang-gelandang muda berbakat.
Pihak klub pun mulai mengurangi porsi bermain untuk gelandang senior. Sehingga Toni Kroos dan Luka Modric harus berbagi menit bermain.
Hasrat Toni Kroos untuk berada di atas lapangan masih sangat tinggi.
Ia tidak ingin duduk di bangku cadangan.
"Saya bisa bermain beberapa tahun lagi tetapi saya tidak ingin berada di bangku cadangan. Saya ingin menikmatinya (bermain)," jelas Toni Kroos seperti dikutip Fabrizio Romano.
"Sudah 10 tahun, ini istimewa, klub ini istimewa, penggemarnya istimewa dan Real Madrid mengubah hidup saya.
"Aku ingin kau mengingatku sebagai pemain sekarang.
"Tujuan saya adalah menyelesaikan dengan cara terbaik, musim ini telah menjadi salah satu yang terbaik saya.
"Ini adalah saat yang baik untuk pergi.
Aku ingin kau mengingatku seperti sekarang.
"Ini keputusan tersulit dalam karir saya - tetapi saya yakin ini yang terbaik dan yang tepat untuk kita semua
"Penggemar Real Madrid, aku cinta kalian. Aku akan menjadi salah satu dari kalian selamanya.
"Sekarang saya ingin Anda melupakan kata-kata saya dan fokus pada final Liga Champions. Hala Madrid Y Nada Mas"
Selama satu dekade membela Real Madrid, Kroos telah mengoleksi 22 trofi.
Ia berpotensi menambah koleksinya andai final Liga Champions dimenangkan.
Sebagian artikel ini telah tayang di Bolasport.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.