Selasa, 17 Maret 2026

Berita Viral

Cerita Satrio 'Casis Bintara Polri' Lawan Begal, Jari Putus Disabet Golok, 5 Pelaku Kini Ditangkap

Satrio Mukti Raharjo (19) menjadi korban begal. Sepeda motor dan handphone miliknya raib dibawa kabur pelaku.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Cerita Satrio 'Casis Bintara Polri' Lawan Begal, Jari Putus Disabet Golok, 5 Pelaku Kini Ditangkap
Kolase TribunJakarta/istimewa
Satrio Mukti Raharjo (kiri), casis Bintara Polri yang berani duel dengan kawanan begal 

TRIBUNGORONTALO.COM – Satrio Mukti Raharjo (19) menjadi korban begal.

Sepeda motor dan handphone miliknya raib dibawa kabur pelaku.

Satrio merupakan Calon siswa (casis) Bintara Polri.

Ia dibegal saat melintasi Jalan Arjuna, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Sabtu (11/5/2024).

Awalnya Satrio mengaku sudah merasa diikuti sepeda motor para pelaku di kawasan Kebon Jeruk.

"Saat dibacok, saya enggak merasa tangan saya (terluka) terkena (sajam) karena saya merasa menangkis gagang golok," ujar Satrio saat diwawancarai, Rabu (15/5/2024).

Peristiwa yang dialami Satrio itu terjadi pada Sabtu subuh. Ia ketika itu sedang melintas di Jalan Arjuna Utara, Kebon Jeruk sekitar pukul 04.00 WIB, menuju SMK Media Informatika, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Korban yang merupakan calon siswa bintara polri ketika itu bertujuan akan menjalani psikotes yang dijadwalkan sekitar pukul 05.00 WIB.

"Sampai di Jalan Arjuna Utara (Kebon Jeruk), ada satu motor isinya tiga orang ikutin saya," kata Satrio.

Satrio curiga kepada pengendara dan memutuskan untuk berhenti di depan SPBU dengan waktu beberapa menit untuk melihat gerak gerik mereka.

Namun karena mengejar waktu untuk psikotes, Satrio kemudian melanjutkan perjalanan.

"Pas saya mau belok di bawah flyover Kebon Jeruk, saya ditabrak dari belakang oleh pelaku," ucap Satrio.

Satrio mengaku, sempat melawan para pelaku sebelum akhirnya dibacok dan ponsel serta motornya dibawa kabur.

Ia kemudian meminta tolong dengan menghampiri sopir truk yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian.

Tak lama teman Satrio melintas. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis karena luka bacok yang dialaminya cukup serius.

"Saya langsung dirujuk ke RSUD Tarakan dan langsung ditindak," lanjut Satrio.

Sementara itu, Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Sutrisno berujar, anggotanya sudah mendatangi lokasi kejadian dan kasus pembegalan tersebut tengah diselidiki.

"Kami juga sudah cek TKP, cek CCTV di Jalan Arjuna Utara sudah kami cek," kata Trisno saat diwawancarai.

Atlet Karate

Soal alasannnya berani duel dengan pelaku meski kalah jumlah karena Satrio memiliki bekal ilmu bela diri karate.

"Saya aktif karate dari kelas 4 SD. Di waktu SMP, saya sempat vakum. Habis itu saya balik lagi masuk karate itu di kelas 10 SMK," tuturnya.

Di masa SMK, Satrio pun pernah memenangkan perlombaan karate di tingkat Kota Jakarta Barat.

Sementara itu, terkait alasannya mendaftar menjadi polisi, Satrio menyebut ia memang bercita-cita menjadi anggota Bhayangkara.

"Tes ini sudah yang kedua kali, di motivasinya karena cita-cita dari kecil," ucapnya.

"Dengan kejadian ini jika mimpi ini saya harus terburuk saya ikhlas, tapi kalau dengan kejadian ini saya bisa menjadi anggota Polri saya siap," lanjutnya.

Ia pun menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian.

Mengenai kasus ini, Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Sutrisno mengaku saat ini telah membentuk tim gabungan dengan Polres Metro Jakarta Barat untuk memburu pelaku.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa lima saksi.

5 Pelaku Ditangkap

Polisi akhirnya menangkap pelaku begal terhadap calon siswa (casis) Bintara Polri berinisial SMR yang terjadi di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

"Sudah ditangkap," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Kamis (16/5/2024).

Meski begitu, mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan tersebut tidak merinci lebih jauh soal identitas hingga kronologi penangkapan.

"Pelaku lima orang," ujarnya.

Sebelumnya, seorang calon siswa (casis) Bintara Polri berinisial SMR kehilangan jari tangannya setelah menjadi korban begal di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Sutrisno mengatakan insiden pembegalan itu terjadi pada Sabtu (11/5/2024) sekira pukul 05.00 WIB.

"Itu kejadiannya Minggu lalu itu, kejadiannya itu di Jalan Arjuna, itu Casis Bintara (Polri)" kata Sutrisno saat dihubungi, Rabu (15/5/2024).

Sutrisno menyebut insiden pembegalan itu terjadi saat korban hendak melakukan test Bintara di SMK Media Informatika Pesanggarahan, Jakarta Selatan.

Saat itu, korban yang tengah mengendarai sepeda motornya itu ternyata sudah dibuntuti pelaku begal yang diduga berjumlah tiga orang.

"Dia kan dari rumah di tanjung duren mau berangkat tes psikologi ke SMK media Informatika itu di Pesanggrahan, nah dari Tanjung duren itu sudah diikutin yang tiga orang pelaku ini," ucapnya.

Setelah itu, para pelaku menyalip korban, salah satunya membawa senjata tajam hingga akhirnya membacok korban.

Akibatnya, lanjut Sutrisno, jari korban terputus karena sabetan senjata tajam tersebut.

 


Artikel ini dioptimasi dari TribunJakarta.com dan Tribunnews.com

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved