Organisasi Pers

Nany Afrida dan Bayu Wardhana Memimpin AJI Indonesia Menuju Era Baru Jurnalisme Berintegritas

Kemenangan Nany dan Bayu menandai era baru bagi AJI, di mana jurnalisme yang berintegritas dan independen semakin diutamakan, terutama dalam menghadap

Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
Tribun
Nany Afrida dan Bayu Wardhana. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) memasuki babak baru kepemimpinan dengan terpilihnya Nany Afrida dan Bayu Wardhana sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal periode 2024-2027.

Pasangan ini meraih suara terbanyak dalam Pemilu AJI 2024 yang diselenggarakan secara daring selama Kongres XII AJI di Palembang, 3-5 Mei 2024.

Kemenangan Nany dan Bayu menandai era baru bagi AJI, di mana jurnalisme yang berintegritas dan independen semakin diutamakan, terutama dalam menghadapi dua tantangan besar: krisis iklim dan kemunduran demokrasi.

Pasangan nomor urut 1 tersebut mendapatkan raihan elektoral tertinggi sebanyak 90 elektoral, mengungguli tiga pasangan lain yakni pasangan nomor urut 2, Aloysius Budi Kurniawan dan Iman Dwi Nugroho (42 elektoral); pasangan nomor urut 3, Ika Ningtyas dan Laban Abraham Laisila (48 elektoral); dan pasangan nomor urut 4, Edy Can dan Asep Saefullah (37 elektoral).

Ini merupakan kali pertama pemilihan ketua umum dan sekretaris jenderal AJI dilakukan secara daring melalui laman pemiluaji.or.id.

Pemilihan ini memungkinkan seluruh anggota AJI menyalurkan secara langsung pilihan mereka. Pemilu AJI 2024 dapat diikuti seluruh anggota AJI yang sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Setelah melalui verifikasi Panitia Pemilu AJI, terdapat total 1.568 pemilih dalam DPT. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.213 anggota AJI telah menggunakan hak pilihnya.

Adapun penentuan pemenang Pemilu AJI dilakukan dengan sistem elektoral. Total terdapat 217 elektoral yang diperebutkan dari 39 AJI Kota di seluruh Indonesia.

Sistem elektoral ini merupakan sistem proporsionalitas suara dalam pengambilan keputusan pada Kongres AJI yang telah diberlakukan sejak tahun 2001.

Pada pemilihan dalam kongres-kongres sebelumnya, perolehan elektoral pasangan calon ditentukan oleh delegasi AJI Kota yang hadir di arena Kongres AJI.

Namun pada pemilihan dalam kongres kali ini, perolehan elektoral pasangan calon dihitung dengan mengkonversi perolehan suara keempat pasangan calon dari pemungutan suara yang diikuti 1.568 anggota di DPT dari 39 AJI Kota.

“Ini pertama kalinya setiap anggota AJI bisa secara langsung memilih ketua umum dan sekretaris jenderal. Hanya saja, penentuan pemenang pemilihan bukan dengan sistem suara terbanyak, melainkan dengan mengkonversi suara pemilih menjadi perolehan elektoral di setiap AJI Kota,” kata Yoso Muliawan, Ketua Panitia Pemilu AJI.

Nany Afrida dan Bayu Wardhana terpilih menggantikan Sasmito Madrim dan Ika Ningtyas yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal AJI periode 2021-2024.

Kongres AJI adalah forum pengambilan keputus tertinggi AJI, dan digelar setiap tiga tahun sekali untuk membahas Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Rangga, Kode Etik, dan Garis Besar Haluan Program.

Kongres XII AJI pada 2024 digelar di Palembang, Sumatera Selatan, mengusung tema “Melindungi Kebebasan Pers Demi Keadilan Iklim dan Demokrasi.

Tema itu sesuai dua tantangan utama yang dihadapi jurnalis di seluruh dunia yakni memburuknya krisis iklim dan demokrasi yang menyebabkan meningkatnya represi terhadap kebebasan pers. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved