Universitas Negeri Gorontalo
Mahasiswa UNG Riset Perasaan Buah Belimbing Wuluh Jadi Pencegah Pertumbuhan Mikroorganisme
Mahasiswa Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menciptakan inovasi baru di dunia me
Penulis: Redaksi | Editor: Ponge Aldi
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Mahasiswa Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menciptakan inovasi baru di dunia medis.
Mahasiswa UNG Sri Mastuty Nurkamiden, ini menjadikan perasaan buah belimbing wuluh atau Averrhoa bilimbi Linn sebagai penghambat pertumbuhan mikroorganisme atau bakteri dan jamur.
Belimbing wuluh merupakan spesies dalam keluarga belimbing atau Averrhoa. Tanaman ini banyak dipelihara di pekarangan dan biasanya tumbuh secara liar di ladang atau tepi hutan.
Tanaman yang hanya dikenal sebagai bumbu masakan atau ramuan jamu, ternyata dapat membantu menghambat pertumbuhan mikroorganisme.
Sri menuliskan prosedur penelitiannya dengan runtut. Ia mencuci buah belimbing wuluh hingga bersih menggunakan aqudest steril.
Setelah dicuci bersih, buah dikeringkan lalu dipotong kecil-kecil menggunakan pisau. Lalu buah yang telah dipotong kecil diblender hingga halus.
Proses selanjutnya, buah belimbing yang telah diblender halus diperas menggunakan kain paris sehingga menghasilkan air perasan. Air perasan yang akan digunakan sebanyak 60 ml.
Sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini, yaitu starter bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli serta jamur Candida albicans.
"Buah belimbing wuluh ini mengandung banyak vitamin C alami yang berguna sebagai penambah daya tahan tubuh dan melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit," tulis Dri Mastuty Nurkamiden dalam skripsinya.
Selain itu, belimbing wuluh juga memiliki kandungan unsur kimiawi diantaranya Saponin, tannin, glukosida, kalsium oksalat, sulfur, asam format, peroksida dan kalsium sitrat.
Skripsi ini berjudul "Pengaruh Konsentrasi Perasaan Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi Linn) Terhadap Pertumbuhan Mikroorganisme" menggunakan metode eksperimen dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terbit 2017.
Sri berharap untuk peneliti berikutnya dapat melakukan pengujian antimikroba dari buah belimbing wuluh terhadap pertumbuhan mikroorganisme dengan menggunakan bakteri lainnya, selain bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan jamur Candida albicans.
Sri juga berharap untuk peneliti selanjutnya dapat menggunakan konsentrasi 60 persen untuk bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli serta 100 persen untuk jamur Candida albicans dalam proses pengujian. (Magang/Atika Otaha)
| UNG Kembangkan Riset Kulit Jeruk Nipis, Buka Peluang Produk Herbal dan Nutraseutikal |
|
|---|
| Optimistis 2026 Jadi Momentum Emas, UNG Satukan Visi Tingkatkan Prestasi Mahasiswa |
|
|---|
| FK UNG Resmi Buka Prodi Anestesiologi, Rektor: Fokus Hasilkan Dokter Spesialis Kompeten |
|
|---|
| Wamen Diktisaintek Stella Christie Dorong Peneliti UNG Go Global, Soroti Tantangan dan Peluang Riset |
|
|---|
| Mahasiswa UNG Galang Dana untuk Korban Kebakaran Rumah di Siendeng Gorontalo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2024-04-26_Pintu-gerbang-Kampus-4-Universitas-Negeri-Gorontalo-UNG.jpg)