Universitas Negeri Gorontalo
Krim Wajah dari Jeruk Bali Ala Mahasiswa Farmasi Universitas Negeri Gorontalo
Dalam penelitian tahun 2016 tersebut, Arista menjelaskan jeruk bali merupakan buah tropis yang dapat tumbuh di Indonesia yang berasal dari Asia Tengga
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2024-04-26_Jeruk-bali.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Seorang mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menciptakan krim wajah wanita atau Moisturizer dari sari buah jeruk bali.
Penelitian ini dibuat oleh Arista Pasisingi, mahasiswa jurusan Farmasi UNG. Judulnya Formulasi dan Uji Efektivitas Mikroemulsi Sari Buah Jeruk Bali Sebagai Moisturizer.
Dalam penelitian tahun 2016 tersebut, Arista menjelaskan jeruk bali merupakan buah tropis yang dapat tumbuh di Indonesia yang berasal dari Asia Tenggara.
Meskipun buah ini lebih sering didapati di daerah Jawa Timur dan Bali, namun, jeruk bali pun kerap dibudidayakan di Gorontalo.
Baca juga: Anggaran Pembangunan Jalan Ringroad Gorontalo Segmen 3 Rp 740 Miliar, Terkendala Pembebasan Lahan
Karena keberadaanya di Gorontalo yang berlimpah, maka ia pun tertarik memanfaatkan buah ini agar dapat digunakan sebagai produk kecantikan.
Tak hanya itu, buah jeruk bali pun dapat digunakan sebagai pelembab kulit dan bersifat sebagai antioksidan.
Buah jeruk bali juga mengandung karbohidrat jenis gula seperti sukrosa.
Hal ini mampu melembabkan kulit dengan cara menarik air masuk dalam kulit sehingga kulit tidak menjadi kering.
"Kandungan utama yang digunakan sebagai moisturizer yaitu karbohidrat jenis sukrosa," tulisnya dalam skripsi tersebut.
Dalam penelitian yang dilakukan oleh Arista, buah jeruk bali diperolehnya dari kelurahaan Buliide, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Baca juga: Latihan 50 Soal Ujian Sekolah Matematika Kelas 6 SD Tahun 2024, Lengkap dengan Kunci Jawabannya
Buah jeruk tersebut di kelompokan lebih dahulu berdasarkan keseragaman ukuran dan warna hijau. Kemudian di cuci dan kulitnya dibuang.
Buah jeruk bali pun dihancurkan menggunakan mesin blender ataupun juicer, sehingga menghasilkan sari buah.
Dalam skripsinya, Arista berharap dapat memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat akan manfaat jeruk bali.
Skripsi ini pun telah disetujui oleh Nur Ain Thomas, S.Si., M.Si., Apt sebagai dosen pembimbing satu dan Madania, S. Farm., M.Sc,. Apt sebagai dosen pembimbing dua.(*)