Pemkot Gorontalo

Wali Kota Gorontalo Pimpin Rapat Forkopimda, Bahas Pasar Senggol hingga Tumbilotohe

Wali Kota Gorontalo, Marten Taha memimpin rapat yang digelar dengan Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Gorontalo.

|
Penulis: Andika Machmud | Editor: Fadri Kidjab
Humas Pemkot Gorontalo
Pada rapat forkopimda, Marten taha membahas hal-hal yang terkait dengan situasi keamanan dan ketertiban Kota Gorontalo dalam menghadapi tiga event penting. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Wali Kota Gorontalo, Marten Taha memimpin rapat yang digelar dengan Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Gorontalo.

Pada rapat tersebut, Marten Taha membahas hal-hal yang terkait dengan situasi keamanan dan ketertiban Kota Gorontalo dalam menghadapi tiga event penting.

"Rapat Forkopimda hari ini fokus untuk membahas hal yang terkait dengan situasi keamanan dan  ketertiban menghadapi tiga event penting yang akan berlangsung di Kota Gorontalo," ungkap Marten, Rabu (03/04/2024).

Ketiga event penting tersebut adalah:

  • Pelaksanaan Pasar Senggol
  • Gebyar Tumbilotohe
  • Pelaksanaan Pasca Lebaran, Perayaan Ketupat

Baca juga: 5 Ribu Lampu Botol dan 200 Lampion Akan Terangi Taman Taqwa saat Festival Tumbilotohe

Marten ingin memastikan bahwa seluruh event atau kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

Selain itu, Marten menjelaskan bahwa di Kota Gorontalo masyarakat harus dapat menikmati hari raya idulfitri dengan nyaman karena terpenuhi seluruh kebutuhan pokoknya.

"Kami memastikan bahwa masyarakat dalam menghadapi Idulfitri itu barang kebutuhan pokok baik dari sisi ketersediaan barang dan keterjangkauan harga dijamin oleh pemerintah," jelasnya.

Seluruh bahan pokok dimulai dari beras, gula pasir, daging ayam, daging sapi, telur, bawang, rica, tomat, minyak goreng bisa terjamin ketersediaan dan keterjangkauan harganya.

"Seluruh kebutuhan ada 12 macam jenis bahan pokok yang kita jamin barang dan harga aman," ungkap Marten.

Marten menekankan jika nanti implementasi di lapangan harus sesuai dengan hasil rapat.

"Misalnya pasar senggol, pemerintah hanya memfasilitasi, masyarakat yang melaksanakan, tidak ada pungutan yang memberatkan masyarakat, kalo terjadi itu di lapangan itu yang kita atasi," tuturnya.

Marten pun menekankan jika nanti perayaan Tumbilotohe harus semarak dan meriah untuk menyambut Idul Fitri.

Namun, lanjut  Marten, tidak bisa menimbulkan kesemrawutan seperti kemacetan lalu lintas dan lain sebagainya.

"Misalnya orang pasang lampu tengah jalan, kalau terjadi apa-apa misalnya kebakaran, mobil pemadam sudah tidak bisa masuk karena terhalang," jelasnya.

Untuk kebersihan pun demikian, lanjut Marten, pihak dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tidak bisa masuk jika adanya kemacetan saat perayaan tersebut.

"Saya sudah instruksikan kepada Camat dan Lurah agar mengarahkan semua kegiatan berjalan dengan baik, aman dan sukses," ungkap Marten.

Terakhir, Marten menjelaskan bahwa ketiga kegiatan tersebut harus sukses dilaksanakan.

"Ini tradisi Gorontalo, kita harus sukseskan untuk masyarakat," tandasnya. (Adv)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved