AC Milan

AC Milan Terancam Sanksi, Benarkah Ada Kongkalikong dengan PIF Arab Saudi?

Namun, penyelidikan yang sedang berlangsung mengungkap adanya dokumen yang memicu dugaan pelanggaran finansial.

|
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
Maps/Dana Linhartová
Ruang ganti pemain AC Milan. Saat ini, klub berjuluk Rossoneri ini tengah menjalani penyelidikan otoritas resmi. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Pejabat AC Milan terus membantah rumor penjualan sebagian saham klub kepada Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi.

Namun, penyelidikan yang sedang berlangsung mengungkap adanya dokumen yang memicu dugaan pelanggaran finansial.

Dokumen yang disebut 'Presentasi Investor' tersebut mengindikasikan rencana PIF untuk mengakuisisi 41,7 persen kepemilikan Rossoneri.

Caranya adalah dengan mengambil alih 80 persen pinjaman vendor dari Elliott Management kepada RedBird Capital, senilai total €487,5 juta.

Baca juga: Penggerebekan Casa AC Milan, Akankah Investor Arab Segera Datang?

Dana ini kemudian akan dikonversi menjadi kepemilikan saham di klub.

Menurut penyelidik, dokumen tersebut menjadi bukti bahwa pemilik lama AC Milan, keluarga Singer, mungkin masih memiliki kendali atas klub meski kepemilikan resmi sudah berpindah tangan dua tahun lalu.

Saat itu, Gerry Cardinale selaku petinggi RedBird Capital berdalih bahwa penggunaan pinjaman vendor adalah pilihannya sendiri dan bukan berasal dari keluarga Singer.

Jika benar terjadi akuisisi saham oleh PIF, AC Milan berpotensi melanggar regulasi UEFA terkait kepemilikan klub.

Pasalnya, PIF saat ini juga menjadi pemilik mayoritas Newcastle United yang mereka beli senilai €350 juta pada tahun 2021.

Baca juga: Kantor AC Milan Digerebek, Dokumen Penting Disita, Diduga karena Kasus Korupsi

Selain itu, PIF juga menguasai empat tim besar Liga Profesional Saudi. Dana yang mereka kelola sendiri mencapai nilai fantastis, yaitu $861 miliar.

Kejaksaan Kota Milan kini tengah mendalami proses akuisisi AC Milan oleh RedBird Capital.

Mereka mencurigai sebagian besar dana yang digunakan RedBird tidak berasal dari perusahaan yang mereka kendalikan secara langsung, melainkan melalui skema keuangan yang rumit.

Federasi Sepakbola Italia (FIGC) juga berencana membuka penyelidikan terpisah.

Jika tuduhan pelanggaran finansial terbukti benar, AC Milan terancam sanksi denda atau pengurangan poin klasemen. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved