Berita Kabupaten Boalemo
Masyarakat Desa Mohungo Gorontalo Protes Drainase Sudah Tiga Tahun tak Kunjung Rampung
Masyarakat Desa Mohungo, Kabupaten Boalemo, Gorontalo protes proyek drainase tiga tahun tak kunjung rampung.
Penulis: Nawir Islim | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-drainase-yang-dikeluhkan-warga-Desa-Mohungo-Kabupaten-Boalemo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo – Masyarakat Desa Mohungo, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo protes proyek drainase tiga tahun tak kunjung rampung.
Terpantau, ada dua titik saluran masih belum dilanjutkan. Lubang drainase itu mengarah ke jalanan.
Titik pertama berada di kawasan SDN 05 Tilamuta dan Kantor Desa Mohungo.
Titik kedua di perempatan Alfamart. Masyarakat sekitar mengeluh karena setiap hujan, kawasan itu selalu digenangi air.
Walaupun ujung saluran menuju sungai, tapi jika sungai meluap bencana banjir kerap terjadi.
Yanto Pade (29), warga Desa Mohungo, mengatakan drainase sudah ada sejak 2021.
"Saya melihat pekerjaan drainase ini dilakukan sejak 2021, tapi sampai sekarang masih belum rampung," kata Yanto kepada TribunGorontalo.com, Jumat (16/2/2024).
Ia menambahkan, rembesan air hujan akan mengalir ke rumah warga.
"Setiap hujan deras, banjir selalu terjadi. Ini kerugian bagi warga Desa Mohungo," ungkapnya.
Belum lagi kebiasaan warga membuang sampah sembarangan. Akibatnya lubang drainase itu tersumbat.
Yanto hanya berharap drainase segera diperbaiki oleh pemerintah.
"Perbaikan harus dilakukan secepatnya," tandas Yanto.