Rabu, 11 Maret 2026

Kebakaran di JDS

Kerugian Akibat Kebakaran di JDS Kota Gorontalo Diestimasi Rp 500-an Juta

Kebakaran tepatnya berlokasi di Jl Pangeran Hidayat, Kelurahan Heledulaa Utara, Kota Gorontalo. Bangunan ini berfungsi sebagai tempat usaha termasuk b

Tayang:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Kerugian Akibat Kebakaran di JDS Kota Gorontalo Diestimasi Rp 500-an Juta
TribunGorontalo.com/Arianto Panambang
Kapolsek Kota Timur, Ipda Imanuel Ivan Bagus. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Total tiga fungsi tempat hilang akibat kebakaran bangunan di jalan dua susun (JDS) Kota Gorontalo, Kamis dini hari (15/2/2024). 

Kebakaran tepatnya berlokasi di Jl Pangeran Hidayat, Kelurahan Heledulaa Utara, Kota Gorontalo. Bangunan ini berfungsi sebagai tempat usaha termasuk bengkel hingga rumah huni. 

Diestimasi, kerugian materil mencapai Rp 500-an juta. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kapolsek Kota Timur, Ipda Imanuel Ivan Bagus kepada TribunGorontalo.com.

"Untuk saat ini kami belum bisa menaksirkan tepat, tapi perkiraan kami sekitar Rp500 juta," ungkapnya, Kamis (15/2/2024)

Kerugian materi akibat kebakaran itu karena bangunan tersebut hangus terbakar beserta barang berharga.

Pantauan TribunGorontalo.com, bangunan itu memanjang sekitar 30 meter kebagian belakang.

Bagian depan bangunan digunakan untuk tempat usaha berupa bengkel, kemudian bagian belakang tersambung digunakan sebagai tempat tinggal.

Tempat tinggal tersebut merupakan rumah warga yang ditinggali oleh tiga kepala keluarga.

Pemilik rumah adalah Yuriko Mahmud, Rustam Mahmud dan Ervan Mahmud, mereka tinggal bersama dibangun itu sebanyak 8 orang.

Ketiga pemilik rumah itu keseharian bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT), Pengemudi Becak Motor (Bentor) dan tukang bangunan.

Saat terjadi kebakaran tujuh orang anggota keluarga yang berada dirumah tersebut berhasil diamankan oleh warga sekitar sekitar.

Namun satu anggota keluarga tertinggal didalam bangunan itu. Menurut Keluarga Dekat, Fahri Gue mengatakan satu anggota keluarga yang tertinggal itu adalah Nanang Akuba.

"Saat kebakaran dia tertidur, orangnya juga memang susah dibangunkan, jadi dia meninggal dunia di dalam rumah yang terbakar itu," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com

Akibat kebakaran itu, sebanyak 17 personil kepolisian dikerahkan bersama tiga unit pemadam kebakaran dengan personil sekitar 15 orang.

Petugas langsung melakukan pertolongan dan upaya penyelamatan baik pihak keluarga dan barang berharga yang bisa diselamatkan.

Sekitar pukul 05.45 WITA, api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran dan kepolisian. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved