Minggu, 15 Maret 2026

Human Interest Story

Cerita Karim Dude 20 Tahun Ditinggal Istri, Jualan Bensin di Kota Gorontalo demi Hidupi Diri Sendiri

Karim Dude (68) merupakan penjual bensin di depan Masjid Al-Mubarak, Jalan HB Jassin, Kelurahan Wumialo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Cerita Karim Dude 20 Tahun Ditinggal Istri, Jualan Bensin di Kota Gorontalo demi Hidupi Diri Sendiri
TribunGorontalo.com/Prailla
Penjual bensin di Kota Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Karim Dude (68) merupakan penjual bensin di depan Masjid Al-Mubarak, Jalan HB Jassin, Kelurahan Wumialo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.

Karim mengaku sudah lama jualan bensin untuk menghidupi diri sendiri.

Pria paruh baya ini hanya memiliki ijazah Sekolah Dasar (SD).

Setelah lulus SD, Karim langsung ikut sang ayah menggarap lahan sawah milik orang lain. Masa remaja Karim dihabiskan untuk bekerja serabutan.

"Lama saya di sawah itu," kata pria kelahiran 1956 ini.

Karim menjadi buruh tani sampai ia menikah.

Buruh tani adalah pengelola lahan pertanian, di mana hasilnya dibagi dengan pemilik lahan.

"Istilahnya itu saya makan gaji dari sawahnya orang," lanjutnya.

Baca juga: Aninda Nur Sabriah, Siswa Gorontalo Peraih Silver International Medallion Student Championship

Namun ketika memasuki usia renta, Karim mengaku sudah tidak diperbolehkan lagi menjadi buruh tani oleh anak-anaknya.

"Anak-anak sudah tidak perbolehkan saya bekerja di sawah karena sudah berumur," ujarnya.

Selepas dari buruh tani, Karim tidak bekerja. Dia hanya membantu usaha milik anaknya.

Karim tinggal di Kelurahan Bulota Da'a, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo.

Ia sudah berpisah dengan isterinya hampir 20 tahun. Keempat anak Karim ikut bersama isteri.

"Kayak pisah ranjang begitu saya dengan istri," tandasnya.

Kini Karim bergantung pada usaha bensin. Ia membuka dagangannya itu dari pukul 08.00 WITA hingga 17.00 WITA.

"Saya cuma numpang di sini. Malam gantian dengan yang punya lapak jualan nasi," imbuhnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved