Berita Sepak Bola
Everton dan Nottingham Forest Tersandung Aturan Pengeluaran Liga Premier, Hukuman Menghantui!
Everton sebelumnya telah dikenai hukuman pengurangan 10 poin di awal musim ini karena pelanggaran terhadap regulasi keuangan fair play.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Everton-and-Nottingham-Forest.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Everton dan Nottingham Forest, dua klub sepakbola Inggris, diperkirakan akan menerima pemberitahuan terkait tuduhan melanggar aturan pengeluaran Liga Premier pada hari Senin ini (15/1/2024).
Everton sebelumnya telah dikenai hukuman pengurangan 10 poin di awal musim ini karena pelanggaran terhadap regulasi keuangan fair play.
Namun, mereka kini berpotensi menghadapi hukuman tambahan atas laporan keuangan yang lebih baru. Nottingham Forest juga disebut-sebut sebagai klub lain yang mungkin terkena dampak serupa.
Dalam perhitungan Financial Fair Play (FFP) yang dilakukan selama tiga tahun hingga 30 Juni, Forest kemungkinan akan menggunakan penjualan Brennan Johnson ke Tottenham senilai £47,5 juta pada Agustus lalu sebagai bagian dari pembelaan mereka.
Kesepakatan tersebut akan dihitung dalam periode 2021-2024, bukan 2020-2023.
Menurut peraturan FFP, klub diperbolehkan mengalami kerugian keuangan sebesar £105 juta selama tiga tahun.
Forest melaporkan kerugian tahunan sekitar £45,6 juta dalam laporan keuangannya yang terakhir.
Mereka juga mengklaim memiliki opsi untuk menjual Johnson ke Brentford pada bulan Juni seharga £30 juta, yang dapat meningkatkan kondisi keuangan mereka untuk periode 2020-2023.
Namun, Forest bersikeras bahwa penerimaan dana hampir £50 juta dari penjualan Johnson ke Tottenham pada bulan Agustus adalah pilihan yang lebih baik untuk keberlanjutan keuangan klub.
Klub ini menegaskan bahwa langkah tersebut diambil dengan mempertimbangkan aturan dan tujuan keuangan jangka panjang mereka.
Everton dan Forest harus bersiap menghadapi konsekuensi yang mungkin timbul dari tuduhan ini.
Bagi Everton, yang sudah mengalami pengurangan 10 poin sebelumnya, situasinya bisa semakin sulit jika hukuman tambahan diberlakukan.
Sementara itu, Forest berupaya menjelaskan bahwa keputusan mereka terkait penjualan pemain merupakan langkah yang diambil demi keberlanjutan finansial klub.
Kedua klub akan menantikan hasil investigasi lebih lanjut dari Liga Premier terkait pelanggaran aturan pengeluaran ini.(*)