Bacaan Doa
Doa Ketika Sulit Melunasi Utang, Diajarkan Rasulullah kepada Sahabat
Utang merupakan kewajiban yang harus dibayar. Tidak melunasi utang sama saja membebani diri sendiri.
TRIBUNGORONTALO COM – Simak bacaan doa ketika sulit melunasi Utang.
Utang merupakan kewajiban yang harus dibayar. Tidak melunasi utang sama saja membebani diri sendiri. Karena utang yang tak tuntas di dunia akan menjadi beban di akhirat.
Celakanya, utang bisa mendorong seseorang untuk melakukan perbuatan buruk seperti mencuri bahkan mengakhiri hidup.
Namun kamu tak perlu khawatir. Allah SWT sudah menyebutkan bahwa setiap kesulitan pasti ada kemudahan, bukan?
Dilansir TribunGorontalo.com dari Nu Online, Rasulullah ﷺ pernah mengajarkan kepada seorang sahabat Anshar mengenai doa melunasi utang, sebagaimana yang diriwayatkan Abu Dawud, nomor hadis 1555, berikut ini.
Disebutkan oleh Abu Sa‘id al-Khudri, pada suatu hari, Rasulullah ﷺ masuk ke masjid.
Ternyata di sana sudah ada seorang laki-laki Anshar yang bernama Abu Umamah.
Beliau kemudian menyapanya, “Hai Abu Umamah, ada apa aku melihatmu duduk di masjid di luar waktu shalat?”
Abu Umamah menjawab, “Kebingungan dan utang-utangku yang membuatku (begini), ya Rasul.” Beliau kembali bertanya, “Maukah kamu jika aku ajarkan suatu bacaan yang jika kamu membacanya, Allah akan menghapuskan kebingunganmu dan memberi kemampuan melunasi utang?”
Umamah menjawab, “Tentu, ya Rasul.”
Beliau melanjutkan, “Jika memasuki waktu pagi dan sore hari, maka bacalah:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ، وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Allâhumma innî a‘ûdzu bika minal hammi wal hazan. Wa a‘ûdzu bika minal ‘ajzi wal kasal. Wa a‘ûdzu bika minal jubni wal bukhl. Wa a‘ûdzu bika min ghalabatid daini wa qahrir rijâl]
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kebingungan dan kesedihan, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu dari ketakutan dan kekikiran, aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan tekanan orang-orang.”
(Sumber: NU Online)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Utang2.jpg)