Berita Ekonomi Gorontalo
Target Pasar Jepang dan Amerika Serikat, Nelayan Kota Gorontalo Dapat Suntikan Dana Rp 500 Juta
Menurut Sekretaris Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian Kota Gorontalo Hariyanto Hiola, potensi perikanan Kota Gorontalo tahap suplai ke Jepang
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/562023_TPI_Pelabuhan-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Nelayan di Kota Gorontalo mendapat alokasi dana sebesar Rp 500 juta.
Bukan tanpa alasan, anggaran itu difokuskan untuk pengadaan sarana dan prasarana perikanan. Pemerintah Kota Gorontalo menargetkan pasar Jepang hingga Amerika Serikat.
Menurut Sekretaris Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian Kota Gorontalo Hariyanto Hiola, potensi perikanan Kota Gorontalo sudah tahap suplai ke negara Jepang dan Amerika Serikat.
"Khususnya untuk komoditas tuna dan lajang," kata Hariyanto kepada TribunGorontalo.com, Kamis (4/1/2023).
Selain kebutuhan sarana prasarana, bantuan diperuntukkan pengadaan mesin dan jaket tuna.
"Jaket tuna dimaksudkan agar mempermudah para nelayan untuk menangkap (ikan tuna). Selain itu, alat tersebut juga bisa menambah waktu masa segar tuna," jelasnya.
Hariyanto menuturkan, para nelayan tradisional memiliki jangkauan tangkap yang luas. Sementara untuk kapal dengan gross ton besar dibatasi jangkauan 12 mil dari garis pantai.
"Itu bertujuan agar para nelayan tradisional tidak dapat dengan bebas menangkap di mana. Jika kita batasi, maka hasil tangkapannya akan kalah dengan gross ton besar," terangnya.
Adapun bantuan pemerintah itu akan dicairkan kepada kelompok-kelompok nelayan dan koperasi perikanan.
"Perikanan ada dua cakupannya, yakni perikanan laut dan perikanan umum darat.
"Syaratnya mereka memasukkan proposal ke kita, nanti kita akan kaji materinya untuk mendapat bantuan," pungkas Hariyanto.