Berita Sepak Bola
Mauricio Pochettino Ciptakan Sejarah dengan Tim Muda Chelsea di Liga Premier
Setelah berhasil mencetak gol perdana di Liga Premier dalam kekalahan 2-1 dari Wolves pada Malam Natal, Christopher Nkunku tampil dalam starting eleve
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mauricio-Pochettino-memeluk-pemainnya.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Mauricio Pochettino mencatat pencapaian bersejarah dengan membentuk lineup termuda sepanjang sejarah Chelsea di Liga Premier dalam pertandingan melawan Crystal Palace pada Rabu malam (27/12/2023).
Dengan rata-rata usia starting lineup Chelsea mencapai 23 tahun 21 hari, ini menjadi rekor sebagai tim termuda dalam sejarah klub di Liga Premier.
Tim ini juga menduduki peringkat kedelapan sebagai tim termuda sepanjang sejarah liga.
Setelah berhasil mencetak gol perdana di Liga Premier dalam kekalahan 2-1 dari Wolves pada Malam Natal, Christopher Nkunku tampil dalam starting eleven Mauricio Pochettino untuk pertama kalinya sejak bergabung dengan klub pada musim panas.
Nkunku diplotkan untuk bermain di posisi nomor 10, berada di belakang Nicolas Jackson.
Starting lineup Chelsea pada Rabu menjadi yang termuda dalam Liga Premier sejak tim Manchester United melawan Crystal Palace pada Mei 2017, dengan rata-rata usia 22 tahun 284 hari.
Baca juga: Man City Bangkit, Chelsea Menang Dramatis di Liga Premier
Meski Chelsea versi Pochettino mengalami tiga kekalahan dalam lima pertandingan terakhir Liga Premier, saat ini mereka menempati posisi ke-11 dalam klasemen.
Tim ini berambisi meraih kemenangan di Stamford Bridge pada Rabu sebelum melakoni pertandingan terakhir mereka di tahun 2023 menghadapi Luton Town pada Sabtu.
Keberadaan tim muda membawa dampak positif dan sekaligus tantangan. Mereka akan membawa dinamika dan kekuatan atletik yang cukup, namun, ketidakberpengalaman mereka mungkin terlihat dalam situasi tertentu, terutama saat mereka perlu mengendalikan tempo permainan.(*)